
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Calon presiden Prabowo Subianto berjanji akan memberikan amnesti kepada kelompok bersenjata untuk mengakhiri konflik di Papua.
Hal itu diungkap Juru Bicara Bidang HAM dan Konstitusi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Munafrizal Manan. Munafrizal mengklaim langkah itu lebih tinggi dari dialog damai yang dijalankan oleh capres nomor urut 1 dan 3, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam upaya mengakhiri konflik di Papua.
“Pemberian amnesti untuk yang kelompok yang mengangkat senjata melawan pemerintah jadi yang ingin merdeka diri lepas dari NKRI, lebih tinggi dari dialog damai,” kata Munafrizal di Kantor Komnas HAM, Jakarta, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Rabu (13/12).
Eks Komisioner Komnas HAM itu menjelaskan Prabowo akan melakukan proses dialog dengan pendekatan secara lembut (soft approach) kepada KKB. Setelah itu, kata dia, Prabowo akan memberikan amnesti kepada kelompok bersenjata di Papua.
“Ketika amnesti itu ingin diwujudkan, maka di situ akan ada proses komunikasi, dialog, negosiasi, membangun kesepakatan bersama, dan seterusnya. Itu sudah penawaran tertinggi yang diberikan,” jelasnya.
Munafrizal mengatakan langkah pemberian amnesti itu diyakini Prabowo bisa menuntaskan permasalahan di Papua.
“Kita ingin Papua itu bisa mencapai penyelesaian final seperti misalnya Aceh. Aceh ‘kan sudah selesai jadi memang perlu ada terobosan,” ujarnya.
“Makanya, itu Pak Prabowo sudah menyatakan bersedia siap untuk memberikan amnesti sebagai penyelesaian Papua,” imbuhnya. (***)













