• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Soroti Pemerintah, Media Didorong Beritakan Kondisi Anak di daerah Konflik Papua

Soroti Pemerintah, Media Didorong Beritakan Kondisi Anak di daerah Konflik Papua

Juli 23, 2026
Dorong Rindekraf Berdampak bagi Daerah, Komite III DPD RI Beri Lima Rekomendasi

Dorong Rindekraf Berdampak bagi Daerah, Komite III DPD RI Beri Lima Rekomendasi

September 13, 2026
TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

TPNPB Nyatakan Bertanggungjawab Terhadap Penembakan ASN di Jayawijaya

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

September 13, 2026
Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Dua adalah DPO

Terduga Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Dua adalah DPO

September 13, 2026
Anggota Komisi XIII DPR RI Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel

Anggota Komisi XIII DPR RI Dorong Aturan Imigrasi Lebih Fleksibel

September 13, 2026
Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

Komite III DPD RI Dorong Evaluasi Tata Kelola Pendidikan Kedokteran

September 13, 2026
Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

Hentikan kekerasan di Tanah Papua, PGI Desak Dialog Kemanusiaan

September 13, 2026
Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

September 13, 2026
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, September 14, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Soroti Pemerintah, Media Didorong Beritakan Kondisi Anak di daerah Konflik Papua

(Daerah)

Juli 23, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
71
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

NABIRE, satukanindonesia.com – Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof. Yohana Yembise menyoroti, pemerintah agar lebih serius memperhatikan hak pendidikan anak-anak yang hidup di wilayah konflik di Tanah Papua.

Pasalnya, perempuan dan anak sering menjadi kelompok yang paling terdampak dalam situasi konflik. Banyak anak yang akhirnya tidak bersekolah, putus sekolah, atau tidak mendapatkan pelayanan pendidikan yang layak seperti anak-anak di daerah lain.

“Anak-anak di daerah konflik juga punya hak yang sama untuk sekolah. Jangan sampai mereka menjadi korban dan tidak diperhatikan oleh pemerintah,”kata Yembise usai mengikuti kegiatan Hearing dan Dialog DPR Papua Tengah sekaligus sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak di Nabire, Selasa (22/07/2026).

Dikatakannya, pemerintah perlu melakukan kajian khusus untuk melihat kondisi anak-anak di daerah konflik, termasuk memeriksa apakah hak-hak mereka sudah terpenuhi atau belum.

Menurutnya, ada sepuluh hak anak yang bisa digunakan sebagai indikator untuk mengukur kondisi anak-anak di wilayah konflik. Hasil kajian itu kemudian dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah nyata.


Selain itu, Yembise juga mendorong, media untuk lebih banyak mengangkat persoalan anak-anak di wilayah konflik agar kondisi mereka diketahui publik.

“Media harus memberitakan kondisi anak-anak di daerah konflik, supaya semua orang tahu dan pemerintah bisa mengambil tindakan,”ujarnya.

Dicecar mengenai hak anak yang paling mendesak untuk dipenuhi saat ini, Yembise menegaskan, pendidikan harus menjadi prioritas utama.

“Hak mendapatkan pendidikan. Semua anak harus sekolah. Sangat miris kalau anak-anak di daerah konflik tidak sekolah, sementara anak-anak di daerah lain bisa belajar dengan baik. Itu tidak adil,”tegasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: konflik papuaMantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik IndonesiaProf. Yohana Yembise
ShareTweetSend

Related Posts

Penyelesaian Konflik Papua, Pemerintah Harus Prioritas Perlindungan Warga Sipil

Penyelesaian Konflik Papua, Pemerintah Harus Prioritas Perlindungan Warga Sipil

Juli 15, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026
Presiden Indonesia Diharapkan Bentuk Tim Penyelesaian Konflik Papua

Presiden Indonesia Diharapkan Bentuk Tim Penyelesaian Konflik Papua

Juni 16, 2025

Akhir Konflik Papua, Persatuan Gereja Indonesia Serukan Dialog

Mei 31, 2025

Presiden Prabowo Disoroti, Pembela HAM : Pemerintah Tak Serius Selesaikan Konflik Papua

Maret 29, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?