• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
TNI Sebut Warga Papua yang Diduga Dianiaya Prajurit Adalah Anggota KKB Definus Kogoya

TNI Sebut Warga Papua yang Diduga Dianiaya Prajurit Adalah Anggota KKB Definus Kogoya

Maret 25, 2024
DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

Juli 25, 2026
Kemendagri dan KPK Jalin Sinergi, Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Kemendagri dan KPK Jalin Sinergi, Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Daerah

Juli 25, 2026
ADVERTISEMENT
Prakiraan Cuaca Jakarta 25 Juli 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian!

Prakiraan Cuaca Jakarta 25 Juli 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian!

Juli 25, 2026
Menteri UMKM Sebut Nobar Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi Daerah dan Penjualan UMKM

Menteri UMKM Sebut Nobar Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi Daerah dan Penjualan UMKM

Juli 25, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan usai Jadi Tersangka TPPU

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan usai Jadi Tersangka TPPU

Juli 25, 2026
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa

Juli 24, 2026
30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

30 Juli, DAP wilayah III Doberai Akan Gelar RDP Masyarakat Adat

Juli 24, 2026
Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Menkomdigi Dorong Registrasi SIM Biometrik Mudah, Inklusif, dan Aman

Juli 24, 2026
MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

MK Putuskan Operator Seluler Diwajibkan Sediakan Opsi Sisa Kuota Tetap Aktif

Juli 24, 2026
Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Wyndham Panbil Batam Raih Penghargaan Hotel Terbaik Diajang Trip.com Appreciation Night

Juli 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

TNI Sebut Warga Papua yang Diduga Dianiaya Prajurit Adalah Anggota KKB Definus Kogoya

[Hukum]

Maret 25, 2024
in Hukum, News
0
0
SHARES
390
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – TNI mengungkap identitas warga Papua yang diduga dianiaya sejumlah prajuritnya di Pos Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar mengungkapkan, korban penyiksaan itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Definus Kogoya.

 

“Diduga oknum prajurit TNI melakukan tindak kekerasan terhadap seorang tawanan, yang merupakan anggota KKB bernama Definus Kogoya,” ujar Kapuspen TNI di Jakarta, sebagaimana dilansir Beritasatu.com, Sabtu (23/3/2024).

Penganiayaan tersebut terjadi di Pos Gome, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Kapuspen menegaskan, TNI mengambil serius dugaan penganiayaan ini.

“Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung,” kata Gumilar.

Terkait pelaku, Kapuspen menyatakan, TNI masih menyelidiki dugaan bahwa mereka adalah oknum prajurit.

“Penyelidikan masih berlangsung. Jika dalam video tersebut terdapat lebih dari satu orang, ada yang melakukan pemukulan dan ada yang melakukan perekaman,” ujar Kapuspen TNI.

Dalam video yang menjadi viral di media sosial, seorang pria terikat dan luka-luka dianiaya oleh sejumlah orang, di antaranya diduga merupakan prajurit TNI.

Dalam rekaman tersebut, seorang pelaku kekerasan diduga sebagai prajurit TNI. Hal itu karena mengenakan kaos yang kemungkinan merujuk pada nama satuan, yaitu Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 300/Brajawijaya.

Tulisan “300” yang berwarna kuning keemasan tercetak cukup jelas di bagian dada kaos berwarna hijau khas Angkatan Darat.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi yang membenarkan atau membantah dugaan tersebut.

Kapuspen meminta publik untuk menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, karena TNI sedang melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap isi video tersebut.

“Semua yang terkait dengan video tersebut, TNI sedang melakukan penyelidikan secara mendalam,” ujar Kapuspen TNI.

Dia berjanji TNI akan mengumumkan hasil penyelidikan tersebut jika ada perkembangan lebih lanjut.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Candra Kurnia, menyampaikan informasi yang sama dengan Kapuspen, bahwa TNI masih menyelidiki isi video tersebut, termasuk keaslian rekaman dan identitas para pelaku penganiayaan.

Dia menegaskan, jika hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku adalah prajurit TNI, maka TNI akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka.

“Apabila benar itu pelakunya prajurit TNI, maka prajurit tersebut akan ditindak tegas dan diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena TNI sebagai lembaga yang juga menghormati hukum dan HAM,” kata Kapendam XVII/Cendrawasih dalam siaran tertulisnya yang diunggah dalam Instagram Kodam XVII/Cendrawasih @kodam17, Jumat (22/3/2024).

Dia menekankan, TNI dan masyarakat Papua memiliki hubungan yang harmonis, termasuk antara Satgas Yonif 300/R dengan masyarakat di Ilaga, tempat para prajurit bertugas selama hampir satu tahun.

ADVERTISEMENT

“Tidak pernah ada keluhan tentang perilaku kasar terhadap masyarakat. Sebaliknya, masyarakat sangat senang dengan Satgas Yonif 300/R dan diberi penghargaan oleh Suku Dani dengan gelar Kogoya dari Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak di Gome,” ujar Candra.

Satgas Yonif Raider 300/Brajawijaya mulai bertugas dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan di Papua sejak 3 April 2023.

Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI AD dengan pangkat letnan jenderal, melepas keberangkatan para prajurit tersebut di Markas Yonif Raider 300/Brajawijaya di Cianjur, Jawa Barat, pada 3 April 2023.

Agus pada saat itu memberikan pesan kepada para prajurit untuk disiplin dan selalu waspada. (***)

 

Komentar Facebook

Tags: KKBKKB Definus Kogoyapenganiayaan OAPTNITNI aniaya OAP
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Juli 20, 2026
Komisi III DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah Minta Polri, Kejagung, dan TNI Solid

Komisi III DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah Minta Polri, Kejagung, dan TNI Solid

Juli 13, 2026
TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

Juli 8, 2026

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Juni 14, 2026

Anggota Komisi I DPR: Sinergi TNI dan Komdigi Jaga Stabilitas Nasional

Juni 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?