• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Wali Kota Tangerang Marah soal Paman Bopong Jenazah Ponakan

Wali Kota Tangerang Marah soal Paman Bopong Jenazah Ponakan

Agustus 25, 2019
Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hormati Putusan Hakim Tolak Praperadilan

Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hormati Putusan Hakim Tolak Praperadilan

Agustus 28, 2026
Tanggapi Kebijakan Efisiensi, DPD RI : Otsus Papua Bukan Beban APBN

Tanggapi Kebijakan Efisiensi, DPD RI : Otsus Papua Bukan Beban APBN

Agustus 28, 2026
ADVERTISEMENT
Gagal Melindungi Kawasan Hutan, Pemerintah dan DPR RI Didesak Revisi UU Kehutanan

Gagal Melindungi Kawasan Hutan, Pemerintah dan DPR RI Didesak Revisi UU Kehutanan

Agustus 28, 2026
Antara Peluncuran Satelit dan Pangkalan Militer di Bandara Antariksa Biak Papua

Antara Peluncuran Satelit dan Pangkalan Militer di Bandara Antariksa Biak Papua

Agustus 28, 2026
Wamendagri Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Hasilkan Investasi Nyata

Wamendagri Dorong APKASI Otonomi Expo 2026 Hasilkan Investasi Nyata

Agustus 28, 2026
DPR RI Sahkan RUU P2 APBN 2025, Purbaya Bicara Resiliensi Ekonomi Indonesia

DPR RI Sahkan RUU P2 APBN 2025, Purbaya Bicara Resiliensi Ekonomi Indonesia

Agustus 28, 2026
Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Agustus 28, 2026
Pertamina Ajak Masyarakat Ikut Awasi Penyaluran BBM dan LPG Subsidi

Pertamina Ajak Masyarakat Ikut Awasi Penyaluran BBM dan LPG Subsidi

Agustus 28, 2026
Pimpinan DPR RI Ajak Masyarakat Kawal RUU Perampasan Aset hingga Disahkan

Pimpinan DPR RI Ajak Masyarakat Kawal RUU Perampasan Aset hingga Disahkan

Agustus 28, 2026
Secerah Harapan Bagi Warga Kampung Nara, Prajurit TNI AL Tempuh Medan Ekstrem Bantu Korban Gempa NTT

Secerah Harapan Bagi Warga Kampung Nara, Prajurit TNI AL Tempuh Medan Ekstrem Bantu Korban Gempa NTT

Agustus 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Agustus 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Wali Kota Tangerang Marah soal Paman Bopong Jenazah Ponakan

[Ragam Info]

Agustus 25, 2019
in Ragam Info
0
0
SHARES
61
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah (Foto : istimewa)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kesal ketika mendengar kabar warganya tidak dipinjami Ambulans oleh Puskesmas Cikokol untuk membawa jenazah ponakannya ke rumah untuk disemayamkan. Dia mengaku bakal menegur pihak terkait agar mengubah standar operasional prosedur (SOP).

Video warga Tangerang Supriyadi membawa jenazah ponakannya, Husein yang telah meninggal dunia viral di media sosial. Dia melakukan itu karena Puskesmas Cikokol, Tangerang menolak meminjamkan ambulans kepada Supriyadi yang ingin membawa jenazah Husein (8) ke rumah.

“Saya juga marah. Saya bilang, wah enggak ada kemanusiaannya sama sekali. Maksud saya ya diubahlah SOP-nya. Ini kan istilahnya kegawatdaruratan. Beda kalau meninggal di rumah, di RS masih bisa pakai mobil jenazah,” kata Arief saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (25/8/19).

Arief mengaku sudah menegur Kepala Dinas Kesehatan Tangerang untuk mengubah SOP yang berlaku. Ia meminta agar seluruh Dinas Kesehatan mengedepankan kemanusiaan dalam melayani masyarakat.

“Artinya petugas puskesmas enggak ada empati walaupun petugas puskesmas SOP begitu ya. Makanya tadi saya tegur kepala Dinas Kesehatan, SOP diubahlah. Kan memang teman-teman bekerja berdasarkan aturan ya kita juga paham. Tapi kita juga punya fungsi kemanusiaan lah,” lanjutnya dengan nada yang masih meninggi.

Ia juga mengingatkan Dinas Kesehatan Tangerang untuk menggunakan fasilitas kesehatan untuk kepentingan masyarakat. Fasilitas banyak, menurutnya, akan tidak memiliki arti apa-apa jika tidak bermanfaat bagi warga.

Dia menjamin akan ada perubahan sistem pelayanan kesehatan di Tangerang. Dia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.

“Ya haruslah (berubah). Saya ngadain fasilitas puskesmas kelurahan dan sebagainya buat apa kan buat kepentingan masyarakat. Itu ya, ya saya mohon maaf ya,” jelas dia.

Kronologi

Arief menjelaskan kronologi penolakan Puskesmas Cikokol. Mulanya sang paman bernama Supriyadi meminta Puskesmas Cikokol untuk mengantar jenazah Husein menggunakan ambulans. Husein meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Cisadane.

“Dia pinjam, minta diantar sama ambulans bawa jenazah ponakannya yang tenggelam karena rumah tidak jauh dari situ,” jelas Arief.

Supriyadi tidak kunjung diberikan ambulans setelah menunggu beberapa jam. Karena sudah terlalu lama dan semakin sore, Supriyadi memutuskan untuk membawa jenazah ponakannya dengan berjalan kaki.

“Ternyata pihak puskesmas enggak mau nganterin karena SOP bahwa ambulans bukan bawa jenazah,” jelas dia.

Supriyadi lalu bertemu dengan warga yang tengah melintas menggunakan mobil. Warga itu lalu membantu membawa jenazah Husein ke rumahnya. Husein pun dimakamkan di TPU Cikokol, Kelapa Indah, Tangerang pada Jumat malam (23/8/19).

Arief mengaku telah mendatangi rumah almarhum Husein untuk takziah. Dia mengaku meminta maaf kepada keluarga atas perlakuan yang kurang mengenakkan dari puskesmas.

Di sana, ia juga mendapatkan cerita dari nenek Husein bahwa almarhum memang sudah sempat dilarang untuk bermain di kali. Namun seorang teman Husein terus memanggil namanya.

“Karena ceritanya itu anak sudah dilarang dari Jumat itu sama neneknya jangan ngayap. Tapi ditungguin sama temannya diajak mancing,” jelas Arief.

Kemudian saat memancing, Husein melihat seekor ikan mas dan ingin menangkapnya. Saat menangkap Husein terbawa arus kali. Nahas. Dia terjerembab dan tidak bisa berenang.

“Ikannya hilang. Temannya nolongin malah dua-duanya kena,” ujar Arief.

Arief mengatakan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Husein. Mereka juga memahami kejadian yang menimpa Husein murni musibah.

“Mereka juga enggak butuh apa-apa waktu saya silaturahmi. Keluarganya sudah paham itu musibah,” tutup dia.(GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: ambulanspuskesmasRagam InfoTangerang
ShareTweetSend

Related Posts

Percontohan Uji Coba Deteksi Dini Kanker Serviks di Dua Puskesmas Kabupaten Jayapura

Percontohan Uji Coba Deteksi Dini Kanker Serviks di Dua Puskesmas Kabupaten Jayapura

Oktober 24, 2025
Anggota TNI AD Ditangkap BNN di Tangerang, Diduga Terlibat Kasus Ganja

Anggota TNI AD Ditangkap BNN di Tangerang, Diduga Terlibat Kasus Ganja

Mei 3, 2023
Zulkarnain Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon Ketua KADIN

Zulkarnain Resmi Daftarkan Diri sebagai Calon Ketua KADIN

Desember 1, 2022

Kepala BNPB Cek Kesiapan Rakornas Penanggulangan Bencana 2022

Februari 17, 2022

Tri Rismaharini Langsung Turun ke Lapangan Ungkap Pelaku Pemotongan Bansos di Tangerang

Juli 29, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?