• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Rupiah akan Menguat Jika Joe Biden Menang Pemilu AS. Berikut Alasannya!

5 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dibatalkan Joe Biden

Januari 27, 2021
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

April 17, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

Anggota  DPRD kota Batam Dabbal Tapis Siahaan Respon cepat Dugaan PHK Bayu Suhendra Usai Sholat Jumat Di Kawasan Tunas Industrial Prima Kabil

April 16, 2026
Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

Polda Metro Jaya Bongkar Pengoplosan Elpiji 3 Kg ke 12 Kg di Jabodetabek, Kerugian Negara Miliaran

April 16, 2026
Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

Kasal Resmikan Bus Listrik Perdana di Mabesal, Bukti Nyata Komitmen TNI AL Menuju Zero Emission 2060

April 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

5 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dibatalkan Joe Biden

[Internasional]

Januari 27, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden membatalkan sejumlah kebijakan pendahulunya, Donald Trump, yang banyak mengundang kontroversi tak lama setelah dia dilantik pada Rabu (20/1/2021).

Di hari perdananya menjabat di Gedung Putih itu, Biden menandatangani belasan perintah eksekutif untuk mencabut sejumlah kebijakan Trump

Berikut lima dari beberapa kebijakan Trump yang dibatalkan Biden.

Larangan masuk AS terkait corona

Joe Biden, membatalkan keputusan Trump, dan kembali menerapkan larangan masuk bagi penduduk dari sejumlah negara di dunia untuk berkunjung ke AS akibat virus corona.

Dalam aturan terbaru itu, Biden turut melarang penduduk Afrika Selatan, Brasil, Inggris dan Irlandia datang ke AS untuk sementara waktu.

Biden melarang penduduk Afrika Selatan berkunjung untuk sementara karena di negara itu tengah terjadi penyebaran virus corona jenis baru.

Padahal, Trump memutuskan mencabut larangan kunjungan warga negara asing itu sehari sebelum Biden dilantik, yakni pada 19 Januari lalu.

Pada pekan lalu, Biden juga menerbitkan keputusan presiden yang mewajibkan pendatang asing menjalani karantina saat tiba di AS.

Biden juga mewajibkan penduduk AS berusia 2 tahun atau lebih untuk menyertakan hasil pemeriksaan yang menyatakan mereka negatif Covid-19 tiga hari sebelum berangkat.

Reformasi kebijakan Imigrasi

Biden menandatangani perintah eksekutif untuk mencabut larangan masuk bagi warga dari tujuh negara mayoritas Muslim yang diterapkan Trump pada Januari 2017.

Biden juga memutuskan menghentikan proyek pembangunan tembok di perbatasan AS dengan Meksiko yang digembar-gemborkan Trump untuk mencegah imigran ilegal masuk ke Negeri Paman Sam.

Biden melakukan terobosan yakni mengajukan undang-undang kewarganegaraan yang bisa memberikan peluang bagi setidaknya 11 juta imigran ilegal di AS untuk mendapat status warga negara dalam kurun waktu delapan tahun.

Pandemi virus corona

Biden menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan aturan menjaga jarak bagi para pegawai negeri sipil dan honorer di seluruh kantor pemerintah.

Biden juga meminta seluruh penduduk AS selalu mengenakan masker selama seratus hari masa pemerintahannya. Selain itu, dia menjanjikan mempercepat vaksinasi dengan target 100 juta penduduk dalam seratus hari kerja.

Biden juga membatalkan keputusan Trump yang menyatakan AS keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump menarik AS keluar dari lembaga itu akibat kecurigaannya bahwa WHO tidak terbuka dalam penanganan pandemi Covid-19.

Biden berencana membuat AS bergabung lagi sebagai negara anggota WHO. Dia bahkan mengutus epidemiolog, Dr. Anthony Fauci, sebagai perwakilan AS untuk menyampaikan pidato di WHO pada Kamis (21/1/2021) lalu.

Paris Agreement

Biden juga memerintahkan kabinetnya untuk segera menyatakan AS akan kembali menaati Perjanjian Iklim Paris. Dia menjanjikan Negeri Paman Sam akan berupaya untuk menekan tingkat emisi karbon guna menahan laju perubahan iklim dengan mengembangkan energi ramah lingkungan.

Saat Trump berkuasa, dia menyatakan pemerintahannya keluar dari Perjanjian Iklim Paris dengan alasan ingin menjaga kestabilan ekonomi di sektor eksplorasi energi, terutama minyak bumi, gas alam dan batubara.

Kebijakan LGBT

Pemerintahan Biden juga mencabut kebijakan Trump yang melarang individu transgender masuk militer AS.

Mantan Presiden Barack Obama pada 2016 mengizinkan orang trans secara terbuka melakukan pengabdian di militer dan menerima pelayanan medis sesuai dengan gender mereka.

Namun pada era Presiden Donald Trump, penerimaan orang transgender dibekukan meski membiarkan yang telah direkrut tetap bertugas. (ms/CNNI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpInternasionalJoe Biden
ShareTweetSend

Related Posts

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026
Lawan Rezim Boneka Prabowo Subianto, Front Mahasiswa Serukan Rakyat Bersatu

Lawan Rezim Boneka Prabowo Subianto, Front Mahasiswa Serukan Rakyat Bersatu

Maret 8, 2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026

Wakil Ketua Komisi I: Kesepakatan Dagang Amerika-Indonesia Perkuat Hubungan Kedua Bangsa

Februari 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?