
SORONG, SatukanIndonesia.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Papua Barat Daya menetapkan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya terpilih dibkota Sorong, Kamis (06/0/2025).
Penetapan yang dilaksanakan pada 6 Februari 2025 itu, dihadiri para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan para pejabat lainnya.
Rapat pleno terbuka itu dipimpin Ketua KPU Papua Barat Daya, Andarias Daniel Kambu. Penetapan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya itu didasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 276/PUPU.HUB-XXIII/2025 tanggal 5 Februari 2025. Putusan itu menolak pemohonan perselisihan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya , sehingga Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya tidak mengalami perubahan.
Pasangan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau meraih 144.598 suara sah atau 45,42 persen dari total suara sah yang masuk. Keputusan ini dituangkan dalam Berita Acara Nomor 11-BF.02.7-BA-96-2025, yang ditandatangani oleh Ketua serta Anggota KPU Papua Barat Daya.
Rapat pleno terbuka KPU Papua Barat Daya pada Kamis malam dihadiri Ketua Majelis Rakyat Papua Barat Daya, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Kepala Kepolisian Papua Barat Daya, Panglima Komando Armada II, serta para pejabat lainnya.
Selain itu, Jeffrey Obed Kambu dan Alexander Duit yang tengah berada di Jakarta turut mengikuti proses penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya terpilih itu secara daring melalui layanan aplikasi Zoom.
Ketua KPU Papua Barat Daya menyampaikan, terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Kini saatnya kita bersatu membangun Papua Barat Daya tanpa perbedaan. Mari kita jadikan daerah ini sebagai rumah bersama demi kemajuan masyarakat,”ujar Andarias Daniel Kambu.
Ia juga mengapresiasi, jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum Papua Barat Daya yang telah bekerja keras dalam mengawasi jalannya pemilihan kepala daerah (Pilkada) sehingga berlangsung jujur, adil, dan transparan.
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Mohammad Musa’ad juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pilkada. Ia menegaskan, suksesnya pilkada itu menunjukkan semakin matangnya demokrasi di Papua Barat Daya.
“Keberhasilan pemilu ini merupakan bukti bahwa masyarakat Papua Barat Daya semakin dewasa dalam berdemokrasi. Semua pihak telah bekerja sama untuk memastikan proses ini berjalan lancar,”ujar Musa’ad.
Ia juga mengapresiasi, tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada yang mencapai 73 persen. “Antusiasme masyarakat yang datang ke Tempat Pemungutan Suara dengan sukarela menunjukkan bahwa demokrasi kita semakin matang. Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rakyat Papua Barat Daya yang telah melaksanakan hak pilihnya,”katanya.
Musa’ad mengajak, semua kandidat dan para pendukung mereka, untuk menerima hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya.
“Setiap skenario yang Tuhan rencanakan, pasti terjadi pada waktunya. Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas hasil yang telah ditetapkan hari ini,”ujar Musa’ad.
Ditegaskannya, keberhasilan pilkada itu hasil dari kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga tingkat kampung.
“Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, kita telah membuktikan bahwa Papua Barat Daya mampu menyelenggarakan pemilu yang aman, jujur, dan adil. Mari kita terus bersatu untuk membangun daerah ini lebih baik,”pungkasnya. [GRW]











