• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Indonesia Didesak Tuntaskan Pelanggaran HAM di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia Didesak Tuntaskan Pelanggaran HAM di Tanah Papua

September 24, 2025
Siapkan Dana Rp60 Triliun untuk Aceh dan Sumatera, Purbaya: Jangan Takut, Anggarannya Ada

Siapkan Dana Rp60 Triliun untuk Aceh dan Sumatera, Purbaya: Jangan Takut, Anggarannya Ada

Mei 25, 2026
Menteri PPPA Arifah Fauzi Tekankan Pentingnya Pengembangan Bakat dan Soft Skills Anak

Menteri PPPA Arifah Fauzi Tekankan Pentingnya Pengembangan Bakat dan Soft Skills Anak

Mei 25, 2026
ADVERTISEMENT
Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Mei 25, 2026
Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Mei 25, 2026
Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 25, 2026
Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Mei 25, 2026
Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Mei 25, 2026
Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Mei 25, 2026
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

Mei 25, 2026
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Mei 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Mei 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerintah Indonesia Didesak Tuntaskan Pelanggaran HAM di Tanah Papua

[Daerah]

September 24, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
115
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Aksi peringati Hari Tani Nasional di Tanah Papua yang dilakukan KNPB di Kota Jayapura//ISTIMEWA

JAYAPURA, satukanindonesia.com – Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (BPP KNPB) mendesak, Pemerintah Indonesia menuntaskan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di tanah Papua.

Desakan itu disampaikan saat demonstrasi damai peringatan hari Tani Nasional, di kota Jayapura, Papua, Rabu (24/09/2025)

Agus Kossay, Ketua Umum KNPB Pusat, mengatakan, Presiden Prabowo Subianto segera bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran HAM di Tanah Papua.

“Pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Raka Bumi akan membahayakan kaum tani di Indonesia dan secara khusus Rakyat West Papua atas undang-undang (UU) kepemilikan tanah yang tidak memihak kepada rakyat. Karena pemerintah lebih mengutamakan kepentingan pemodal dan investasi,”kata Agus Kossay.

Menurutnya, pola seperti ini menunjukkan bahwa seluruh perusahaan di Tanah Papua bukan hanya perusahaan tambang biasa, juga bagian dari mesin kolonial yang memanfaatkan sumber daya alam papua dan tenaga kerja murah untuk keuntungan global.

Dikatakannya, sejumlah Perusahaan besar yang ada di West Papua dalam beberapa tahun terakhir ini, menjadi bukti nyata ketidakpedulian perusahaan terhadap kepemilikan tanah.

Sementarakoordinator lapangan, Sadracks Lagowan mengatakan, berbagai operasi tambang tetap berjalan dan merusak lingkungan dan masyarakat adat di Tanah Papua.

Ia menegaskan, seluruh perusahaan tambang di Tanah Papua menempatkan keuntungan di atas keselamatan manusia, hak buruh, dan ekologi Papua.

“Jadi, pengabaian ini adalah bentuk penindasan kolonial yang bersifat struktural terhadap bangsa Papu,”pungkas Lagowan.

Ia mengemukakan, konflik kepemilikan tanah antara Pemerintah Indonesia dan rakyat West Papua terus terjadi di seluruh wilayah West Papua sampai 2025. Pemerintah selalu tidak berpihak pada rakyat Papua, sebagai pemilik sumber daya alam.

Dalam momentum memperingati hari Tani Nasion di Indonesia ini, Komite Nasional Papua Barat sebagai media rakyat tertindas di Tanah Papua menyampaikan sikap kepada Pemerintah Indonesia di antaranya.

Pertama, mendesak kepada pemerintahan Prabowo-Gibran segera menutup semua perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya alam di Taah Papua, yang merusak dan mencermari sungai-sungai, hutan-hutan adat diratakan, dan masyarakat lokal terus kehilangan hak atas tanah dan ruang hidup.

Kedua, mendesak Pemerintah Indonesia segera menghentikan segala upaya mengambil alih tanah milik kaum tani di West Papua, dengan kekuatan militer atas nama kepentingan negara.

Ketiga, Pemerintah Indonesia segera menghentikan pendropan militer organik dan non organik ke West Papua untuk pengamanan pemodal dan investasi yang merugikan posisi pemilik hak tanah.

Keempat, Pemerintah Indonesia segera menghentikan penyelesaikan kejahatan negara yaitu pelanggaran HAM di Tanah Papua dengan cara pendekatan militer.

Kelima, Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran segera mengambil langkah penyelesaian konflik bersenjata antara TNI/Polri dan TPNPB yang mengakibatkan 1.313 orang mengungsi di Maybrat, Ndugama, Pegunungan Bintang, Intan Jaya dan Yahukimo.

Keenam, mendesak pembebasan seluruh tahanan politik dan tahanan perang di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Makasar, Maluku, Kalimantan dan seluruh Tanah Papua.

Ketujuh, Pemerintah Indonesia segera menutup semua perusahaan asing dan nasional di Tanah Papua, dan membuka ruang demokrasi untuk menentukan nasib sendiri melalui mekanisme referendum sebagai solusi damai dan demokratis bagi rakyat bangsa Papua Barat. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (BPP KNPB)Pelanggaran HAMPresiden Prabowo Subiantotanah PapuaTani Nasional
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya Udang Vannamei di BUBK Kebumen

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya Udang Vannamei di BUBK Kebumen

Mei 24, 2026
Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Menatap Baju Terakhir Marsinah, Prabowo: “Peristiwa Seperti Ini Seyogyanya Tidak Terjadi

Mei 16, 2026
Prabowo Resmikan 1.061 KDMP di Nganjuk, Ribuan Warga Padati Lokasi

Prabowo Resmikan 1.061 KDMP di Nganjuk, Ribuan Warga Padati Lokasi

Mei 16, 2026

Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Mendongkrak Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Mei 16, 2026

KSP Dudung Pastikan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik

Mei 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?