• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

April 14, 2026
Kenang Lima Wartawan Yang Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Jayapura Papua Bakar 1.000 Lilin

Kenang Lima Wartawan Yang Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Jayapura Papua Bakar 1.000 Lilin

September 25, 2026
Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih

Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih

September 25, 2026
ADVERTISEMENT
Warga Sipil Terus Menanggung Akibat dari Konflik di Papua Barat

Warga Sipil Terus Menanggung Akibat dari Konflik di Papua Barat

September 25, 2026
Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

September 25, 2026
Dukung Natal Lintas Profesi 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Gedung Kapasitas hingga 5.000 Orang

Dukung Natal Lintas Profesi 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Gedung Kapasitas hingga 5.000 Orang

September 25, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Polri Siagakan 3.852 Personel untuk Pengamanan

FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Polri Siagakan 3.852 Personel untuk Pengamanan

September 25, 2026
Menkomdigi Dorong Investasi Microsoft Perkuat Kapasitas Teknologi Nasional

Menkomdigi Dorong Investasi Microsoft Perkuat Kapasitas Teknologi Nasional

September 25, 2026
Berapa hari lagi Kodam Baru di Papua Tengah Segera Diresmikan

Berapa hari lagi Kodam Baru di Papua Tengah Segera Diresmikan

September 25, 2026
TNI AL Temukan 14 Korban KM Virgo Transport 8 di Hari Ke-12

TNI AL Temukan 14 Korban KM Virgo Transport 8 di Hari Ke-12

September 25, 2026
Jaga Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat

Jaga Demokrasi, Layani Aspirasi dan Lindungi Aktivitas Masyarakat

September 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Kinerja Bahlil di Kementerian Disorot, Golkar Sebut Jangan Abaikan Fakta Ketersediaan Energi Nasional

[Politik]

April 14, 2026
in Politik
0
0
SHARES
20
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Idrus Marham. ANTARA/HO-Partai Golkar/pri. (Antara

Jakarta, satukanindonesia.com – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham merespons hasil survei Lembaga Survei Studi Indonesia Raya (LSSIR), yang menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dalam kategori bermasalah.

Ia menegaskan, penilaian terhadap kinerja seorang menteri tidak boleh dilepaskan dari fakta objektif, serta capaian nyata di lapangan.

“Survei itu sah-sah saja, tapi tidak boleh bertentangan dengan akal sehat dan fakta. Kita harus objektif dalam melihat kinerja pemerintah,” kata Idrus, Senin (13/4).

Survei tersebut memang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto masih tinggi, yakni 70,5 persen.

Namun, pada saat yang sama, muncul catatan kritis terhadap sejumlah menteri, termasuk Bahlil. Terutama terkait konsistensi kebijakan, transparansi, hingga isu integritas.

Idrus menilai, Bahlil sebagai salah satu menteri yang berada di garis terdepan dalam menjalankan visi besar Presiden dalam membangun ketahanan dan kemandirian energi nasional, harus ditempatkan sebagai subjek, bukan sekadar objek.

Menurut dia, Bahlil dinilai telah menjalankan strategi tersebut melalui pelibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya energi, termasuk di sektor pertambangan.

“Bahlil berada di garis depan, memastikan masyarakat ikut menjadi subjek pelaku dalam pengelolaan sumber daya alam, bukan hanya penonton atau objek,” tegas Idrus.

Langkah konkret itu antara lain, legalisasi dan penataan sumur minyak rakyat, pemberantasan praktik mafia tambang, serta pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak produktif atau melanggar aturan.

Berdasarkan data terbaru Kementerian ESDM hingga awal 2026, lanjut Idrus, pemerintah mencatat tren peningkatan lifting minyak nasional secara bertahap, sekaligus menjaga lifting gas tetap stabil untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Di sektor hilirisasi, investasi juga terus meningkat, terutama pada komoditas strategis seperti nikel, tembaga, dan batu bara.

Nilai proyek hilirisasi disebut mencapai ratusan triliun rupiah, termasuk pengembangan kawasan industri berbasis smelter yang mendorong nilai tambah di dalam negeri.

Sementara itu, program transisi energi terus dipercepat. Implementasi biodiesel B50 menjadi salah satu terobosan untuk menekan impor energi.

Pemerintah juga memperluas bauran energi baru terbarukan (EBT) dengan target kapasitas mencapai puluhan gigawatt dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, program pro-rakyat seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan listrik desa (Lisdes) terus diperluas.

Hingga 2026, jutaan rumah tangga berpenghasilan rendah serta wilayah terpencil telah memperoleh akses listrik.

“Rakyat di daerah terpencil yang puluhan tahun tidak menikmati listrik, sekarang sudah merasakan. Itu kerja nyata,” beber Idrus.

Ia juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional di tengah tekanan global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.

Indonesia dinilai mampu menjaga stok BBM di atas 20 hari, memastikan distribusi LPG tetap aman, serta menahan kenaikan harga BBM subsidi.

Idrus menilai, jika hasil survei bertentangan dengan fakta lapangan dan nalar publik, maka wajar jika muncul pertanyaan mengenai objektivitasnya.

“Kalau hasil survei berbeda dengan realitas dan tidak masuk akal, jangan salahkan kalau muncul kecurigaan. Bisa saja orang menilai ada faktor subjektivitas, bahkan mungkin karena pesanan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak memicu perpecahan. Idrus mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga solidaritas sosial.

“Kita semua adalah anak bangsa. Mari kita rawat rumah besar Indonesia ini bersama-sama, dengan semangat kebersamaan dan objektivitas,” pungkasnya.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Bahlil LahadaliaIdrus MarhamLembaga Survei Studi Indonesia Raya (LSSIR)Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)Wakil Ketua Umum Partai Golkar
ShareTweetSend

Related Posts

Golkar Terpukul, Fahd A Rafiq Kena OTT KPK

Golkar Terpukul, Fahd A Rafiq Kena OTT KPK

September 19, 2026
Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Bahlil Ungkap Arahan Presiden soal Listrik dan Harga BBM

Agustus 6, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Dipastikan Tetap

Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Dipastikan Tetap

Agustus 5, 2026

STOP’ Jadi Penonton, Saatnya Generasi Papua Kuasai Bisnis Tambang Profesional

Agustus 5, 2026

Menteri ESDM RI Mendorong Orang Daerah ‘Jadi Tuan di Negeri Sendiri’

Agustus 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?