• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Misi Selesai, Pasukan Elite Kostrad TNI Penembak Mati OPM “Pulang Kampung”

Misi Selesai, Pasukan Elite Kostrad TNI Penembak Mati OPM “Pulang Kampung”

Januari 25, 2021
Dugaan Perundungan Siswi SMPN 12 Pematangsiantar Disorot FMP3 Minta Klarifikasi Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan

Dugaan Perundungan Siswi SMPN 12 Pematangsiantar Disorot FMP3 Minta Klarifikasi Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan

September 30, 2026
Cegah KLB Campak, Dinkes Manokwari Gelar Sosialisasi Imunisasi

Cegah KLB Campak, Dinkes Manokwari Gelar Sosialisasi Imunisasi

September 29, 2026
ADVERTISEMENT
Dokumen TKA Terverifikasi BUPP KEK Tanjung Sauh Tegaskan Komitmen Kepatuhan Keimigrasian & Pemberdayaan Tenaga Lokal

Dokumen TKA Terverifikasi BUPP KEK Tanjung Sauh Tegaskan Komitmen Kepatuhan Keimigrasian & Pemberdayaan Tenaga Lokal

September 29, 2026
APBN 2027 Resmi Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp 4.106 Triliun

APBN 2027 Resmi Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp 4.106 Triliun

September 29, 2026
Perkuat BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun

Perkuat BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun

September 29, 2026
Mendagri Tito Memastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Dilaporkan Setiap Pekan

Mendagri Tito Memastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Dilaporkan Setiap Pekan

September 29, 2026
Menkum Siapkan Rp10 Triliun untuk Pembiayaan Kekayaan Intelektual

Menkum Siapkan Rp10 Triliun untuk Pembiayaan Kekayaan Intelektual

September 29, 2026
Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari ini 29 September 2026 Cerah Seharian

Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari ini 29 September 2026 Cerah Seharian

September 29, 2026
Kementerian ATR/BPN Pastikan Anggaran 2027 Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Kementerian ATR/BPN Pastikan Anggaran 2027 Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

September 29, 2026
Masalah HAM di Papua, Pemerintah Indonesia Mesti Menjawab dengan Data bukan Tekanan

Masalah HAM di Papua, Pemerintah Indonesia Mesti Menjawab dengan Data bukan Tekanan

September 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Misi Selesai, Pasukan Elite Kostrad TNI Penembak Mati OPM “Pulang Kampung”

[Nasional]

Januari 25, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
275
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kabar gembira datang dari markas militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI, Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma telah keluar dari rimba Papua dan kembali di markas komando.

Melansir VIVA, Senin (25/1/2021), pasukan Yonif Para Raider 330/Tri Dharma kembali ke markas setelah menuntaskan tugas mereka sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Penyangga Mobile RI-Papua Nugini.

Yonif yang berada di bawah komando Brigade Infanteri Para Raider 17/Kujang I dan Divisi Infanteri 1/Kostrad ini sebelumnya dikerahkan ke wilayah perbatasan RI-PNG yang terkenal berbahaya karena menjadi salah satu basis terkuat kelompok separatis OPM Papua, yakni di sekitar wilayah Nduga.

ADVERTISEMENT

Yonif Para Raider 330/TD diberangkatkan pada Juni 2020, tugas pokok mereka adalah sebagai Satgas Pamtas Penyangga Mobile terhadap Satgas Pamtas Mobile RI-PNG, Yonif Para Raider 305/Tengkorak.

Selama berada di wilayah penugasan di Papua, pasukan Yonif Para Raider 330/TD sangat ditakuti OPM. Hal itu terbukti dengan keberhasilan Yonif Para Para Raider 330/TD melumpuhkan dan menembak mati dua anggota OPM di Nduga.

Kedua anggota OPM yang diketahui anak buah Egianus Kogoya tewas dalam sebuah operasi penyergapan. Ketika itu kedua anggota OPM sedang melakukan transaksi senjata di Distrik Kenyaam. Peristiwa itu terjadi pada 18 Juli 2020.

Yonif Para Raider 330/TD bukan batalyon biasa. Mereka merupakan pasukan infanteri lintas udara yang telah banyak makan asam garam di medan operasi peperangan. Yonif ini pernah dilibatkan menumpas pemberontak seperti DI/TII, Permesta, PKI dan GAM. (*)

 

Komentar Facebook

Tags: NasionalOPM PapuaTNI
ShareTweetSend

Related Posts

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

Agustus 24, 2026
Militer Indonesia Serang Markas TPNPB di Puncak Jaya Papua

Militer Indonesia Serang Markas TPNPB di Puncak Jaya Papua

Agustus 21, 2026
Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Agustus 18, 2026

Sejumlah Warga Sipil di Maybrat Dilaporkan Ditembak

Agustus 14, 2026

Gubernur DKI Pastikan Jakarta Aman, Pemprov Bersama TNI-Polri Siap Jaga Keamanan

Agustus 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?