
Jakarta, SatukanIndonesia.Com –Gerakan kelompok radikal yang berlawanan dengan Pancasila di sejumlah daerah masih menjadi tantangan serius bagi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Kepala BNPT, Boy Rafli Amar, mengatakan untuk mengatasi tantangan tersebut, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan pemangku kebijakan (stakeholder) serta masyarakat luas untuk ikut berkontribusi dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.
“Kita harus kuatkan sinergi kita dengan jajaran K/L (Kementerian dan Lembaga) dalam menentukan program atau tindak lanjut kita ke depan, kita buat kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat luas dan mengundang mitra-mitra kita dalam hal ini K/L,” kata Kepala BNPT dalam keterangannya di laman resmi bnpt.go.id terkait Rapat Pimpinan Juni 2022 di Jakarta, pada Rabu (15/6/2022).
Menurut Boy Rafli, ruang publik perlu diramaikan dengan narasi positif, seperti dengan menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat, yang dilakukan bersama para mitra deradikalisasi dan masyarakat.
Tujuannya supaya kelompok-kelompok radikal semakin sulit memanfaatkan ruang publik yang telah dibekali narasi positif tersebut untuk propaganda mereka.
“Kita harus proaktif, harus bisa cari peluang untuk membina dan merangkul mitra deradikalisasi melalui program-program kita,” tuturnya
Lebih lanjut Boy Rafliu menjelaskan, dalam sinergi itu, para mitra deradikalisasi yang merupakan mantan pelaku terorisme, diajak ikut menyuarakan narasi – narasi perdamaian di lingkungan sekitar mereka.
Selain itu, BNPT dan mitra deradikalisasi juga terus menampung aspirasi – aspirasi masyarakat terkait penanggulangan terorisme.
Boy Rafli juga mengatakan, sebagai badan publik, BNPT harus terus mengupayakan penyempurnaan tata kelola organisasi agar proses pencegahan terorisme dari hulu hingga hilir dapat semakin baik kedepannya.
“Saya mengajak personel BNPT untuk bersama-sama menciptakan tata kelola organisasi yang semakin baik, kita harus meneguhkan segala ikhtiar untuk langkah BNPT kedepannya,” tandasnya.(InfoPublik)













