
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (DPP PPGI) mengucapkan turut berduka yang mendalam atas tragedi yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Lapangan Sepak Bola Kanjuruhan Malang. Jawa Timur pada hari Sabtu, 1 Oktober 2022 yang menelan korban meninggal dunia ratusan jiwa sekitar 131 jiwa.
Selain itu, keluarga besar PPGI juga mengucapkan rasa turut berduka terhadap korban jiwa akibat gempa bumi di Tapanuli Utara yang terjadi bersamaan dengan tragedi Kanjuruhan, pada Sabtu, 1/10/2022 yang mengakibatkan beberapa korban jiwa dan kerusakan hebat dimana-mana.
“Kami keluarga besar PPGI mengucapkan turut berduka yang mendalam atas korban jiwa akibat tragedi Kanjuruhan Malang, yang bersamaan dengan gempa bumi di Tapanuli Utara pada hari Sabru, 1 Oktober 2022. Kiranya keluarga yang ditinggalkan tabah dan kuat menghadapi musibah tersebut,” ujar Maruli Tua Silaban, Ketua Umum DPP PPGI kepada Media ini, pada hari Selasa, 4 Oktober 2022.
Terhadap tragedi Kanjuruhan, lebih lanjut Maruli berharap Pemerintah segera melakukan langkah-langkah yang tepat dan terukur guna mencari penyebab dan menyelesaikan masalah sehingga tidak terulang kembali dimasa yang akan datang.
Sedangkan terhadap dampak gempa bumi yang terjadi di Tapanuli Utara dan sekitarnya, Maruli berujar Pemerintah perlu segera melakukan langkah-langkah guna memberikan pertolongan dan terpenuhinya kebutuhan dasar warga, serta membuat regulasi penanganan bencana yang terjadi di daerah bencana wilayah Tapanuli sekitarnya.
“Pemerintah perlu lebih tanggap dan cepat untuk memberikan pertolongan kepada warga guna memenuhi kebutuhan dasar, warga termasuk pendampingan terhadap warga yang trauma akibat dampak gempa dan segera membuat ketentuan atau standar opresional prosedur (SOP) penanggulangan bencana di wilayah Tapanuli Raya”, ujar Maruli putra Humbang Hasundutan itu. (Redaksi).













