• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jokowi Ajak Warga Yapen dan Nduga Papua Makan Siang di Istana

Jokowi Ajak Warga Yapen dan Nduga Papua Makan Siang di Istana

September 17, 2019
Gerak Cepat TNI AL Dirikan Tenda Darurat Untuk Ratusan Siswa Seminar Pasca Gempa Flores

Gerak Cepat TNI AL Dirikan Tenda Darurat Untuk Ratusan Siswa Seminar Pasca Gempa Flores

Agustus 20, 2026
Kapolda Janji Usut Insiden Maybrat, Gubernur Elisa Kambu : ‘Saya Juga Marah’

Kapolda Janji Usut Insiden Maybrat, Gubernur Elisa Kambu : ‘Saya Juga Marah’

Agustus 20, 2026
ADVERTISEMENT
Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Agustus 19, 2026
Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Agustus 19, 2026
‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

Agustus 19, 2026
Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Agustus 19, 2026
 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

Agustus 19, 2026
Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Agustus 19, 2026
Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Agustus 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jokowi Ajak Warga Yapen dan Nduga Papua Makan Siang di Istana

[Nasional]

September 17, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
46
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Joko Widodo mengajak warga Nduga dan Yapen Makan Bersama. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak peserta ‘Festival Gapura Cinta’ asal Kabupaten Kepulauan Yapen dan Nduga, Papua, makan siang di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/9/19).

Mereka yang ikut makan siang dengan Jokowi antara lain, Otniel Matias Kayani, Royland Worembay, dan Amos Ayum dari Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kemudian Tekius Heluka, Giyanus Kumungga, Agung Rezki, Oktavianus Tara Putra dari Kabupaten Nduga. Warga Kabupaten Kepulauan Yapen menjadi pemenang lomba gapura kategori umum, sementara Kabupaten Nduga mendapat penghargaan khusus.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, Jokowi menerima langsung mereka yang hadir sekitar pukul 13.28 WIB. Jokowi langsung mempersilakan mereka masuk ke dalam ruangan yang telah disediakan makanan.

Jokowi bersama warga Kabupaten Kepulauan Yapen dan Nduga itu makan di satu meja yang sama. Mantan wali kota Solo itu lantas meminta mereka mencicipi es yang telah dihidangkan.

Aktivitas santap siang Jokowi dengan para pemenang lomba itu berlangsung tertutup.

Sementara Ketua Adat Lapago Paus Kogoya bersama lima orang lainnya dari Papua mengaku ingin bertemu Jokowi. Namun, Paus mengaku belum bisa bertemu dengan Jokowi. Sehari sebelumnya Paus juga datang ke Istana.

Ia mengatakan diminta pihak Istana untuk membuat surat audiensi terlebih dahulu sebelum bertemu dengan Jokowi. Paus mengaku sudah membuat surat tersebut dan telah diserahkan kepada pihak Kementerian Sekretariat Negara.

“Maka surat ini saya buat untuk disampaikan sebagai audiensi. Jadi saya tidak berkecil hati. Apapun yang terjadi hari ini saya terima. Saya harus melewati proses untuk bisa bertemu bapak Presiden,” kata Paus di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Paus menyatakan dirinya ikut mendampingi Jokowi ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wamena pada 2017 lalu. Saat itu, Jokowi menunggangi motor trail saat meninjau jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1.

“Beliau baru buat sejarah presiden masuk ke hutan-hutan, apalagi di sana tempatnya TPM-OPM, tapi beliau bisa masuk. Itu karena kami mengamankan seluruh jalur dan rute yang beliau lewati,” tuturnya.

Selepas kegiatan itu, Paus mengklaim bahwa Jokowi memerintahkan stafnya untuk memfasilitasi para kepala adat agar bisa datang ke Istana. Namun, kata Paus, setelah dua tahun berlalu pihaknya belum bisa bertemu Jokowi.

“Namun perintah dan petunjuk presiden itu tidak dilaksanakan sampai lewat dua tahun sekarang ini,” ujarnya.

Paus mengaku sudah tiba di Jakarta sejak 13 Agustus lalu. Ia pun berharap setelah membuat surat audiensi dirinya bisa bertemu Jokowi.

“Saya berharap bahwa bapak Jokowi punya hati baik. Sebagai pimpinan republik ini dan hati merakyat, saya yakin bapak terima kami untuk mendamaikan Papua,” katanya.

Sebelumnya, setelah terjadi gejolak di Papua dan Papua Barat, Jokowi ingin mengundang para tokoh adat, agama, masyarakat, dan para pemuda setempat akhir bulan lalu ke Istana. Namun, rencana itu belum terlaksana karena kondisi yang belum memungkinkan.

“Kita sudah berusaha tapi waktunya saja. Sebetulnya menunggu ini, kami rencanakan tapi belum memungkinkan,” ujar Jokowi di Alun-alun Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (29/8/19).(GS)

Sumber

Komentar Facebook

Tags: Joko WidodoNasionalPapua
ShareTweetSend

Related Posts

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Agustus 19, 2026
Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Juli 26, 2026
TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

Juli 8, 2026

Golkar Nilai Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode Patahkan Isu Dua Matahari

Juni 21, 2026

Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

April 26, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?