
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Kurang lebih 15.000 (lima belas ribu) umat Kristen lintas denominasi Gereja yang ada di Kota Bekasi sekitarnya memenuhi kursi-kursi yang ada di Stadion Olahraga Patriot Candrabhaga, pada saat Perayaan Paskah Oikumene Kota Bekasi, yang digelar pada, Sabtu, (29/4/2023).
Hal itu dikemukakan Patar Situmorang kepada Media ini diselah-selah perayaan Paskah Oikumene di tengah Lapangan Olahraga Patriot Candrabhaga, , Sabtu, (29/4/2023).
Perayaan ini diselenggarakan oleh empat lembaga Gerejawi Aras Kota Bekasi, yakni Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS), Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII), dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), dengan mengambil tema : “Ia Mendahului Kamu Ke Galilea, Jangan Takut”.
Perayaan Paskah Oikumene yang pertama kali digelar di Kota Bekasi ini dihadiri Menteri Agama RI yang diwakili Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Walikota Bekasi Tri Adiyanto, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani, S.I.K., M.P.M, Dandim Kota Bekasi Kolonel Luluk, Pdt. Gomar Gultom, M.Th (Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia) sebagai pengkhotbah.
Selain itu, untuk sesi acara hiburan diisi oleh beberapa artis, seperti Citra Scholastika, Joy Tobing, Adelways Lay, Rani Simbolon dan Dorman Manik.
Acara dipandu oleh Audi Octavia dan Vanda Hutagalung. Juga akan dimeriahkan oleh Tari-tarian dan Sangkalala dari Sekolah Mahanaim, Paduan Suara Gereja Advent, Cantata Choir dari HKBP Kemang Pratama, dan Paduan Suara Gabungan dari jemaat-jemaat gereja di Kota Bekasi.
Kegiatan keagamaan berupa Perayaan Paskah Oikumene ini baru pertama kali digelar bersama oleh Lembaga-Lembaga Gerejawi Aras yang ada di Kota Bekasi ini bisa menjadi contoh yang baik dan barometer bagi Pemerintah Daerah lain di Nusantara bagaimana beragamnya gereja-gereja bisa bersatu dan bekerjasama berdoa, bersekutu dan beribadah bersama untuk memajukan dan menyejahterakan kota .
Untuk menghadapi tahun politik sejak 2023 hingga dilanjutkan dengan pelaksanaan Pemilu tahun 2024, Panitia, Patar Situmorang selaku Ketua Panitia dan Umat Kristen yang mempunyai hak yang sama dengan semua warga negara Indonesia berpesan dan mendoakan supaya semua anak bangsa secara bersama-sama mewujudkan pemilu yang damai, tentram, jujur, adil sesuai dengan prinsip dan asas Pemilu serta seluruh rakyat Indonesia utamanya umat Kristen berperan serta aktif untuk sukseskan pemilu dengan memastikan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih.
Umat Kristiani Kota Bekasi juga berharap agar kota ini semakin meningkatkan kerukunan dan toleransi beragamanya, sehingga Kota Bekasi bisa menjadi kota toleransi nomor satu di Indonesia di tahun-tahun mendatang.
Melaui perayaan Paskah ini juga, umat Kristiani mendoakan bangsa dan negara Indonesia agar semakin maju, sejahtera, dan aman. Apalagi, tahun ini sudah memasuki tahun politik menjelang Pemilihan Umum pada tahun 2024.
Patar juga mengharapkan agar melalui perayaan ini, umat Kristiani Kota Bekasi tetap bersatu menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam keberagaman, berpartipasi aktif dalam proses-proses berbangsa dan bernegara, dan ikut menyukseskan Pemilu di tahun 2024 mendatang.
Dirjend Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia Jeane Marie Tulung yang hadir dalam kesempatan itu mengajak seluruh umat kristen untuk mensyukuri segala rahmat dan anugerah yang dari Tuhan.
Dikatan Jeane, beragama pada hakikatnya selalu mengajarkan hadirnya kedamaian ditengah lingkungan masyarakat sosial.
Selain itu, Plt. Walikota Tri Adianto dalam sambutannya menyampaikan, supaya seluruh warga Kota Bekasi bersama-sama mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan kota Bekasi.
“Kita sebagai warga bangsa, kita sebagai warga Kota Bekasi berkewajiban untuk memajukan Bekasi, Bekasi yang cerdas, Bekasi yang insan” kata Tri Adianto.
Lebih lanjut Adhianto mengatakan untuk mengingatkan semua warga Bekasi untuk tidak lupa sejarah dengan mengutip adagium pamungkas yang disampaikan Bung Karno.
“Bung Karno mengatakan, jangan pernah lupa sejarah, untuk itu, pada saat kita berada bersama di Bekasi, yuk, mari kita genggam bersama, ini rumah kita bersama, mari kita tebarkan kebahagian, kedamaian, kesejahteraan”, katanya dengan mengajak hadirin untuk menyanyikan lagu “Indonesia Tanah Pusaka”. (Bardo Silaban/Redaksi).













