
KAIMANA, satukanindonesia.com – Partai Politik Golkar kabupaten Kaimana, di provinsi Papua Barat menggelar Musyarawah Daerah (Musda) IV, pada tanggal 12 Agustus 2026.
Musda tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kaimana, Hasan Achmad. Dalam arahannya, Bupati mengenaskan persatuan dan kolaborasi pembangunan.
Pasalnya, kehidupan organisasi politik tidak hanya bertujuan memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi internal, menyusun program kerja, serta merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan.
Diharapkan musyawarah dapat berlangsung dengan semangat demokrasi, kebersamaan, dan persaudaraan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Katanya, Partai Golkar memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa dan pembangunan daerah. Maka, ia percaya Partai Golkar Kaimana dapat mengambil peran konstruktif dalam pembangunan melalui kader yang memiliki integritas, kapasitas, loyalitas, serta komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
“Kaimana merupakan rumah bersama yang dihuni oleh masyarakat dengan beragam suku, agama, latar belakang, pilihan politik, dan kepentingan. Seluruh perbedaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan menjadi alasan terjadinya perpecahan,”katanya.
Pada kesempatan ini, selalu kepala daerah ,ia mengajak, kader Partai Golkar dan elemen masyarakat kabupaten Kaimana untuk terus menjaga persatuan, toleransi, keamanan, dan kedamaian yang selama ini menjadi modal sosial kita dalam membangun daerah.
Ditambahkannya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, setelah proses politik selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu demi memperjuangkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kaimana.
“Pembangunan daerah tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, partai politik, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, hingga masyarakat sipil,”ungkapnya.
Diharapkan Partai Golkar dapat menjadi salah satu kekuatan politik yang memberikan kontribusi nyata melalui gagasan, kritik yang konstruktif, pengawasan yang objektif, serta dukungan terhadap program-program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Bupati juga berharap, melalui Musda tersebut, lahir kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader dan memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah, karena kaderisasi merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan organisasi politik.
Plt Ketua DPD Tingkat II Golkar Kaimana Kelvin H. Winata mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar forum memilih ketua dan menyusun kepengurusan, tetapi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, persatuan, dan soliditas Partai Golkar.
Seperti diketahui, Musda IV ini dihadiri Sekretaris DPD Golkar Papua Barat Fery Michael Deminikus Auparay, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan partai politik, tokoh Adat, tokoh Agama. [***/GRW










