• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Novie Marani, kontraktor Papua asal kabupaten Teluk Wondama, provinsi Papua Barat

Kontraktor Papua Soroti Kejaksaan Soal Penanganan Korupsi di Papua Barat

Juli 16, 2024
Pesta Nasabah Gebyar BPR NBP Berbagi Hadiah Istimewah

Pesta Nasabah Gebyar BPR NBP Berbagi Hadiah Istimewah

Agustus 20, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Sebut Guru PPPK Penuh Waktu Bisa Diangkat Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS

Wakil Ketua Komisi X DPR Sebut Guru PPPK Penuh Waktu Bisa Diangkat Jadi PNS Lewat Seleksi CPNS

Agustus 20, 2026
ADVERTISEMENT
Lomba Mancing Warnai HUT ke-81 RI, Jajaran Perumda Tirta Patriot Bangun Kebersamaan

Lomba Mancing Warnai HUT ke-81 RI, Jajaran Perumda Tirta Patriot Bangun Kebersamaan

Agustus 20, 2026
Dari Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Fraksi-fraksi Partai Politik Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda Usulan Wali Kota

Dari Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Fraksi-fraksi Partai Politik Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda Usulan Wali Kota

Agustus 20, 2026
Pemko Bekasi Dalam Waktu Dekat Punya Perda Larangan LGBT dan Prilaku Seks Berisiko

Pemko Bekasi Dalam Waktu Dekat Punya Perda Larangan LGBT dan Prilaku Seks Berisiko

Agustus 20, 2026
Unsur Udara TNI AL Distribusi Logistik Bencana Gempa di NTT

Unsur Udara TNI AL Distribusi Logistik Bencana Gempa di NTT

Agustus 20, 2026
TNI AL Siap Salurkan Ribuan Paket Bantuan Presiden RI untuk Korban Gempa di Sikka

TNI AL Siap Salurkan Ribuan Paket Bantuan Presiden RI untuk Korban Gempa di Sikka

Agustus 20, 2026
Gerak Cepat TNI AL Dirikan Tenda Darurat Untuk Ratusan Siswa Seminar Pasca Gempa Flores

Gerak Cepat TNI AL Dirikan Tenda Darurat Untuk Ratusan Siswa Seminar Pasca Gempa Flores

Agustus 20, 2026
Kapolda Janji Usut Insiden Maybrat, Gubernur Elisa Kambu : ‘Saya Juga Marah’

Kapolda Janji Usut Insiden Maybrat, Gubernur Elisa Kambu : ‘Saya Juga Marah’

Agustus 20, 2026
Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Agustus 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Kontraktor Papua Soroti Kejaksaan Soal Penanganan Korupsi di Papua Barat

[Daerah - Kontraktor Papua Soroti Kejaksaan Penanganan Korupsi di Papua Barat]

Juli 16, 2024
in Daerah, Ekonomi, News, Ragam Info
0
0
SHARES
331
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Novie Marani, kontraktor Papua asal kabupaten Teluk Wondama, provinsi Papua Barat
Novie Marani, kontraktor Papua asal kabupaten Teluk Wondama, provinsi Papua Barat

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Kejaksaan Tinggi (Kajati) disoroti pengusaha asli Papua terkait penanganan dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) provinsi Papua Barat.

Diantaranya Novie Marani, salah satu kontraktor asli Papua mengatakan, ada pengaduan masyarakat terkait tiga paket proyek jalan di dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) tahun anggaran (TA) 2023 yang belum dituntaskan.

“Kejaksaan harus menuntaskan pengaduan masyarakat terkait tiga paket pekerjaan jalan dengan anggaran sekitar Rp150 miliar,”kata Novie Marani, kontraktor asli Papua kepada media ini, Selasa (16/07/2024).

Dijelaskannya, tiga paket proyek pembangunan jalan itu meliputi jalan dari Triton, Lobo, Wertua, Sisir Kaimana yang dikerjakan PT. VIP dengan Nomor Kontrak 001.A/Kontr/01.06-BM/029/600/2023 kemudian Jalan Kaimana, Sisir,Wertua, Lobo diduga dikerjakan oleh PT ACP dengan nilai kontrak 002.A/Kontr/01.06-BM/029/600/2023.

Selanjutnya Jalan Werua, Sara batas Kabupaten Kaimana diduga dikerjakan oleh PT.VIP dengan nomor kontrak 031.A/Kontr/01.05-BM/600/2023.

Sebagai kontraktor asli Papua yang bergerak di bidang kontraktor, dirinya berharap, pengaduan masyarakat yang telah disampaikan kepada Kejaksaan berapa waktu lalu melalui demonstrasi, sebenarnya wajib menjadi atensi.

“Beberapa ormas dan pemuda sudah dua kali melakukan demo menanyakan dugaan korupsi tersebut, bahkan sampai saat ini sudah pergantian kepala kejaksaan Papua Barat. Intinya, sebagai kontraktor asli Papua menagih janji kejaksaan bahwa akan mengusut pengaduan tersebut,”ujarnya.

Namun, lanjut dia, semenjak pengaduan itu diserahkan ke kejaksaan, dan disampaikan Asisten Intel (Asintel) Kejati bahwa akan dilakukan penyelidikan.

“Pengaduan dugaan korupsi paket proyek pembangunan jalan ini, terkesan sudah meredup. Padahal, dengan nilai yang sangat fantastis, seharusnya penegak hukum tidak main-main dengan masalah ini. Saya (kontraktor asli-red) menagih janji Kejati Papua Barat tentang pengusutan masalah ini,”tegas Marani.

Dicecar mengenai pembuktian, Novie Marani menyebut, sebagai kontraktor asli siap untuk dimintai keterangan. Apabila, sambungnya, penyidik ingin mengetahui berbagai pihak, yang diduga terlibat mulai dari proses tender hingga mengerjakan proyek tersebut.

“Kalau penegak hukum atau penyidik ingin tahu siapa saja yang membackup proyek ini dari awal sampai saat ini, saya tahu semua. Tapi sampai sekarang janji dari Kejati (Asisten Intelijen), untuk menuntaskan masalah ini sudah mulai hilang,”aku Novie Marani.

Ditambahkannya, proyek ini merupakan paket nomor satu yang ditayangkan di Papua Barat pada sekitar bulan Juni 2023.

Dalam proses tender proyek tersebut yakni Plt kepala Dinas PUPR Papua Barat selaku kuasa pengguna anggaran, kemudian Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan di PUPR Papua Barat harus bertanggungjawab.

“Saya (Novie Marani-red) punya bukti keterlibatan Plt Kadis PUPR berinisial NB, dan AS selalu Kasi perencanaan jalan dan jembatan. Memang dari awal sudah disetting proyek ini, supaya dimenangkan oleh kontraktor tertentu,”katanya.

Menurut Novie Marani, pembuktian proses lelang hingga pekerjaan yang diduga tidak beres dikerjakan tersebut sangatlah muda. Apalagi, kata dia, penyidik Kejari sudah meminta Surat Perintah Membayar (SPM) dan sudah dicairkan 100 persen.

“Kami dapat informasi bahwa, temuan oleh BPK hanya Rp1 miliar. Itu sangat tidak masuk akal,”kata dia.

Melihat kondisi, kontraktor asli Papua Barat asal kabupaten Teluk Wondama ini meminta, Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat agar lebih selektif terhadap pejabat yang mengikuti proses lelang jabatan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan.

“Bapak PJ Gubernur, kami minta jangan sampai orang-orang ini di biarkan lolos. Bisa berbahaya, karena kedepan seenaknya mengambil kebijakan seperti yang terjadi pada proses lelang tiga paket proyek jalan,”ucapnya.

Seperti diketahui, Asintel Kejati Papua Barat Muhammad Bardan SH mengatakan, pengaduan masyarakat melaporkan adanya dugaan 3 paket proyek dengan nilai sekitar Rp150 Miliar terkait pekerjaan proyek jalan Kaimana Teluk Wondama, dan Kejaksaan telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (Baket) secara tertutup kepada pihak terkait. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Asintel Kejati Papua Barat Muhammad Bardan SHBPKkabupaten Teluk Wondamakasus tindak pidana korupsiKontraktor PapuaNovie MaraniPapua BaratPekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR)Penjabat (Pj) Gubernur Papua BaratPT. VIP
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Perkuat Lembaga Kultural Orang Papua, STIH Manokwari dan MRP Tekan MoU

Maret 28, 2026
Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Tak Ada “Lahan Baru” untuk Investasi Sawit di Wilayah Manokwari Papua Barat

Maret 19, 2026
KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026

Temui Menteri Pertanian RI, Gubernur Papua Barat Harap Dukungan Pemerintah Pusat

Maret 16, 2026

Komite III DPD RI: Pemerintah Daerah Wajib Perhatian Sekolah Polbangtan Manokwari

Maret 12, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?