• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Anggota DPR Ini Ungkap Berbagai Persoalan di Teluk Wondama

Anggota DPR Ini Ungkap Berbagai Persoalan di Teluk Wondama

November 20, 2024
DEO Sorong Jadi Pintu Gerbang Raja Ampat, Yan Mandenas Dorong Penerbangan Internasional

DEO Sorong Jadi Pintu Gerbang Raja Ampat, Yan Mandenas Dorong Penerbangan Internasional

Agustus 30, 2026
Menbud Fadli Zon Dorong Kebudayaan Indonesia Bertransformasi Menjadi Pilar Ekonomi Baru

Menbud Fadli Zon Dorong Kebudayaan Indonesia Bertransformasi Menjadi Pilar Ekonomi Baru

Agustus 30, 2026
ADVERTISEMENT
KPK Dorong Penguatan TPPU untuk Pulihkan Aset Korupsi

KPK Dorong Penguatan TPPU untuk Pulihkan Aset Korupsi

Agustus 30, 2026
Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

Agustus 30, 2026
Pasal Penghinaan Pemerintah Dihapus, Warga Bebas Kritik Tanpa Pidana

Pasal Penghinaan Pemerintah Dihapus, Warga Bebas Kritik Tanpa Pidana

Agustus 29, 2026
Bahas Lingkungan hingga Kolaborasi Keilmuan, Prabowo dan Ramos Bertemu di Istana Merdeka

Bahas Lingkungan hingga Kolaborasi Keilmuan, Prabowo dan Ramos Bertemu di Istana Merdeka

Agustus 29, 2026
Isu Papua Barat akan Dibahas di PIF ke-55 di Palau

Isu Papua Barat akan Dibahas di PIF ke-55 di Palau

Agustus 29, 2026
Polda Kepri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Risiko di Lokasi Aksi

Polda Kepri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Risiko di Lokasi Aksi

Agustus 29, 2026
Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Internasional, Tiarma Convention Center Siap Beroperasi Awal September 2026

Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Internasional, Tiarma Convention Center Siap Beroperasi Awal September 2026

Agustus 29, 2026
Dana Otsus Pendidikan Papua Perlu Adopsi Model Distribusi KIP Kuliah

Dana Otsus Pendidikan Papua Perlu Adopsi Model Distribusi KIP Kuliah

Agustus 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Anggota DPR Ini Ungkap Berbagai Persoalan di Teluk Wondama

[Daerah- Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa, Untuk Menyerap Aspirasi Rakyat, Anggota DPR Papua Barat, Ferry D.M Auparay, S.Sos Melaksanakan Reses di Dailnya]

November 20, 2024
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
83
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Ferry Auparay, Anggota DPR Provinsi Papua Barat (tengah baju kotak-kotak biru) saat reses III di kabupaten Teluk Wondama//FOTO : Istimewa

WONDAMA, SATUKANINDONESIA. Com – Guna menyerap aspirasi dan mendengar keluhan masyarakat, Ferry D.M Auparay, S.Sos melaksanakan Reses ke III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) provinsi Papua Barat pada November 2024.

Reses yang dilaksanakan pada tanggal 11-16 November 2024, yang  berlangsung di dua distrik, yakni distrik Rasiei di kampung Torey dan Rasiei, serta distrik Wasior di kampung Maniwak, Maimari, dan kampung Dotir

Dalam kunjungan, Ferry mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mengumpulkan aspirasi mereka (masyarakat).

 

Pertemuan di dua distrik dan lima kampung tersebut, Ferry mencatat ada empat masalah substansial yang perlu perhatian, yaitu ekonomi kerakyatan, harga komoditas, kesehatan, dan pendidikan.

“Masalah ini perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi agar segera ditindaklanjuti dalam agenda pembangunan dan penganggaran ke depan, khususnya dalam APBD 2025 untuk pemerintahan yang baru,”ungkapnya.

Ferry menjelaskan, saat ini tidak ada lapangan bisnis alternatif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di kabupaten Teluk Wondama.

Ia menyebutkan, pergerakan ekonomi di daerah tersebut sangat bergantung pada belanja proyek APBD.

Dimana, ketika proyek pemerintah ditender dan dilaksanakan, baru ada pergerakan ekonomi. Namun, setelah proyek selesai, aktivitas ekonomi kerakyatan cenderung lumpuh.

“Tanpa adanya kegiatan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan, masyarakat hanya bergantung pada belanja APBD yang terbatas. Ini menjadi tantangan besar yang harus diatasi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten,”ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai Anggota DPR Papua Barat Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang mencakup kabupaten Teluk Wondama dan Kaimana menyarankan, agar pemerintahan baru yang akan dilantik pada 7 Februari 2025 segera mendorong pertumbuhan investasi baru terleh di Teluk Wondama.

Ia mengusulkan pengembangan potensi lokal di sektor perikanan dan kehutanan, dengan harapan dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pergerakan ekonomi.

“Mendorong investor untuk berinvestasi di sektor perikanan, terutama dengan mengaktifkan kembali PPI Perikanan di wilayah Rado, serta membuka perusahaan industri kayu, seperti kayu lapis dan industri lainnya, bisa menjadi langkah positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,”tambahnya.

Sebagai anggota DPR provinsi, Ferry berkomitmen untuk mengawal sejumlah usulan tersebut, agar terwujud dalam agenda pembangunan APBD 2025.

Ia berharap, kehadiran investor di sektor perikanan dan kehutanan dapat memberikan harapan baru bagi masyarakat Teluk Wondama.

“Ini menjadi penting bagi kita semua. Mari Pemda kabupaten dan provinsi kita bersinergi mendorong sektor ekonomi baru di Teluk Wondama,”harapnya.

Ditambahkannya, daya beli sangat rendah karena perputaran uang di Teluk Wondama tidak efektif.

“Ketika inflasi daerah tinggi dan daya beli rendah, maka berbagai persoalan muncul di masyarakat seperti stunting dan ekonomi ekstrim,”katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut yang seharusnya menjadi tugas pokok pemerintah kabupaten maupun provinsi.

“Jangan hanya melihat dan mendengar saja, tapi harus buat satu skema hilirisasi dari hulu sampai hilir. Ini harus diperhatikan, kalau tidak masyarakat akan terus hidup dibawa garis kemiskinan,”tandasnya.

 

Sementara harga komoditas barang, kata Ferry, sangat mahal dan variasi baik di toko maupun kios.

“Harga barang di beberapa toko dan kios berbeda-beda, padahal barangnya sama,”ungkapnya.

 

Selain itu, Ferry mengungkapkan, masyarakat mengeluh soal kesehatan. Dimana, angka ibu hamil dan bayi yang meninggal sangat tinggi. Sambungnya, Kemudian kebutuhan gizi anak serta ibu hamil sangat minim.

“Sehingga menyebabkan persoalan stunting bertumbuh subur atau sangat tinggi, khususnya di wilayah teluk Wondama dan itu keluhan masyarakat,”kata Ferry.

 

Untuk masalah pendidikan, ia mengatakan, secara teknis sebagai Anggota DPR Papua Barat tidak dapat menyoroti begitu jauh.

Pasalnya, dirinya (ferry-red) yakin bahwa dinas pendidikan kabupaten maupun provinsi hingga kementerian sudah memiliki berbagai program yang direncanakan terstruktur.

Tapi semua kampung yang ia kunjungi mengeluh soal transportasi pendidikan, buku tulis, da seragam.

“Masyarakat di dua distrik dan lima kampung ini, hampir semuanya mengeluh soal transportasi pendidikan. Anak-anak sekolah di setiap kalau mau ke sekolah, hampir menghabiskan Rp 100ribu per hari,”katanya.

Namun, dirinya menyayangkan, ada anak sekolah yang tidak bisa ke sekolah karena harus berjalan kaki berkilo-kilo dibawa terik matahari dan hujan.

“Jadi jangan kita terlalu bangga dengan sekolah gratis maupun makan siang gratis yang disediakan sudah menyelesaikan persoalan,”aku Ferry Auparay.

Tetapi menurutnya, masalah transposisi ini sangat penting karena proses belajar mengajar bisa terlaksana apabila siswa dan siswi ada dalam kelas, maka dia (siswa) membutuhkan transportasi.

Oleh sebab itu, dia menyarankan, dinas pendidikan provinsi untuk menganggarkan bantuan bus pendidikan empat unit bagi kabupaten teluk Wondama.

“Dua untuk beroperasi di dalam kota dan dua beroperasi di wilayah Utara dan Selatan. Sehingga bisa membantu mengurangi beban setiap keluarga,”tutupnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Aspirasi Rakyat Teluk WondamaFerry D.M. AuparayResesTeluk Wondama
ShareTweetSend

Related Posts

Tampung Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi Gelar Reses di Dapilnya Teluk Pucung Bekasi

Tampung Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi Gelar Reses di Dapilnya Teluk Pucung Bekasi

Juli 10, 2026
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Himpun Aspirasi Langsung dari Warga, Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses

Himpun Aspirasi Langsung dari Warga, Anggota DPRD Kota Batam Mulai Laksanakan Reses

Mei 7, 2026

Bupati Manokwari Bantu Rp 1 Miliar di Perayaan 100 tahun Nubuatan I.S Kijne

Oktober 25, 2025

ASN Teluk Wondama Diminta Miliki Pemikiran Maju dan Membangun

Maret 13, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?