• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Demokrat: Meski Pernah Diajak, Kami Hormati Kabinet Jokowi

Demokrat: Meski Pernah Diajak, Kami Hormati Kabinet Jokowi

Oktober 24, 2019
Tim Gabungan TNi AL Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah dan Balik Timah Senilai Miliaran Rupiah fi Belitung

Tim Gabungan TNi AL Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah dan Balik Timah Senilai Miliaran Rupiah fi Belitung

Juli 27, 2026
Pesona Beta tu Pulo Sibandang Memukau ,PRSU ke- 50 pemkab Taput angkat budaya jadi daya tarik Wisata

Pesona Beta tu Pulo Sibandang Memukau ,PRSU ke- 50 pemkab Taput angkat budaya jadi daya tarik Wisata

Juli 27, 2026
ADVERTISEMENT
Mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomasi UNJ Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Singasari

Mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomasi UNJ Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Singasari

Juli 27, 2026
Gubernur BI Undur Diri, Pemerintah Siapkan Keppres dan Usul Calon Pengganti  ke DPR RI

Gubernur BI Undur Diri, Pemerintah Siapkan Keppres dan Usul Calon Pengganti  ke DPR RI

Juli 27, 2026
Pascabentrokan di Tambak Menteng, Kapolres Himbau Warga Tidak Terprovokasi

Pascabentrokan di Tambak Menteng, Kapolres Himbau Warga Tidak Terprovokasi

Juli 27, 2026
Komisi VI DPR Dorong BUMN Maritim Optimalkan Aset dan Memperkuat Industri Galangan Kapal

Komisi VI DPR Dorong BUMN Maritim Optimalkan Aset dan Memperkuat Industri Galangan Kapal

Juli 27, 2026
Kementerian UMKM Dorong Perguruan Tinggi Cetak Pengusaha Muda Berkualitas

Kementerian UMKM Dorong Perguruan Tinggi Cetak Pengusaha Muda Berkualitas

Juli 27, 2026
Prediksi BMKG: Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Didominasi Berawan

Prediksi BMKG: Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Didominasi Berawan

Juli 27, 2026
Gempa Bumi Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Gempa Bumi Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Juli 27, 2026
Menbud Sebut Permainan Tradisional Benteng Anak Indonesia Hadapi Risiko Ruang Digital

Menbud Sebut Permainan Tradisional Benteng Anak Indonesia Hadapi Risiko Ruang Digital

Juli 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juli 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Demokrat: Meski Pernah Diajak, Kami Hormati Kabinet Jokowi

[Politik]

Oktober 24, 2019
in Politik
0
0
SHARES
90
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pihaknya menghormati susunan kabinet yang baru meski pernah diajak Jokowi untuk berkoalisi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pihaknya sempat diajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi bagian dari koalisi pemerintahan setelah Pemilu 2019 usai. Namun, ternyata tidak ada kader Demokrat yang dipilih Jokowi menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Mengenai hal itu, Hinca mengatakan partainya menghormati keputusan Jokowi. Hinca yakin ada niat dan tujuan baik dibalik keputusan Mantan Wali Kota Solo tersebut.

“Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi kepada Partai Demokrat Pascapemilu 2019 yang lalu, Partai Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memiliki niat dan tujuan yang baik,” tutur Hinca melalui siaran pers, Rabu (23/10/19).

Tidak diketahui pasti kapan Jokowi mengajak Demokrat untuk bergabung dalan koalisi pemerintahan. Meski begitu, petinggi Demokrat memang telah beberapa kali bertemu Jokowi usai Pemilu 2019.

Misalnya Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bertemu Jokowi di Istana Negara pada 10 Oktober lalu. Kemudian, tak lama setelah Pilpres 2019 usai, Agus Harimurti Yudhoyono juga bertemu Jokowi di Istana Negara pada 22 Mei lalu.

Hinca mengamini bahwa penyusunan kabinet adalah hak prerogatif Jokowi selaku seorang presiden. Karenanya, dia yakin Jokowi tidak dipengaruhi pihak mana pun dalam menentukan menteri.

Termasuk ketika tidak ada perwakilan Demokrat yang ditunjuk menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Hinca, atas nama Partai Demokrat, mengucapkan selamat kepada Jokowi dan Ma’ruf Amin. Ucapan selamat juga ditujukan kepada para tokoh yang dipercaya menjadi menteri untuk lima tahun ke depan.

“Partai Demokrat mendoakan agar kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” tuturnya.

Ihwal posisi Demokrat ke depan, Hinca belum mau bicara secara tegas. Dia mengatakan partainya belum menentukan arah politik usai tidak menjadi bagian dari koalisi pemerintahan.

Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), lanjutnya, yang akan menyampaikan sikap politik Demokrat selanjutnya. Hinca menyebut Demokrat tetap ingin berperan agar pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin sukses mengemban amanah dari rakyat.

“Agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang lebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah melantik menteri-menteri yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan untuk lima tahun ke depan. Kabinet yang mereka bentuk bernama Kabinet Indonesia Maju.

Ada satu partai rival Jokowi-Ma’ruf yang bergabung dalam koalisi pemerintahan, yakni Gerindra. Ketua Umum Prabowo Subianto dan wakil Ketua Umum Edhy Prabowo ditunjuk menjadi menteri, masing-masing sebagai menteri pertahanan serta menteri kelautan dan perikanan.

Gerindra adalah satu-satunya partai lawan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 yang masuk dalam koalisi pemerintahan. Sementara 3 partai lainnya, yakni Demokrat, PKS, dan PAN, tidak mendapat kursi menteri.

Pada Pilpres 2019 lalu, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS berkoalisi mengusung paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melawan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kabinet Indonesia MajuPartai DemokratPolitik
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Siapa Pengendali Pemerintahan Prabowo-Gibran? Demokrat Bongkar Fakta Tersembunyi

Siapa Pengendali Pemerintahan Prabowo-Gibran? Demokrat Bongkar Fakta Tersembunyi

Mei 8, 2025
Ketua Tim Badan Pemenangan Li Claudia (BPC) Calon Wakil Walikota Batam Meriahkan Acara Senam Zumba

Ketua Tim Badan Pemenangan Li Claudia (BPC) Calon Wakil Walikota Batam Meriahkan Acara Senam Zumba

Juli 19, 2024

Unggul Dalam Survei, E2L Dapat Dukungan Solid Koalisi Besar

Mei 29, 2024

Caleg Demokrat Divonis 5 Bulan Penjara Karna Bagi-bagi Uang saat Pemilu

April 3, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?