Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Kasus pembunuhan merupakan tindak kriminal yang kerap menarik perhatian publik di Indonesia. Dalam beberapa dekade terakhir, terdapat beberapa kasus pembunuhan yang menjadi sorotan, bahkan ada yang memiliki dampak sosial.
Pada 1981, penemuan kardus berisi 13 potongan tulang, 180 potongan daging dan organ manusia, serta kepala manusia di kawasan Setiabudi, Jakarta membuat publik heboh. Kasus yang dikenal dengan nama Setiabudi 13 itu adalah kasus mutilasi pertama di Indonesia dan hingga saat ini masih belum terungkap siapa pelakunya.
Kasus pembunuhan yang dilakukan Very Idham Henyansyah atau Ryan Jombang pada 2008 adalah salah satu kasus pembunuhan berantai yang disorot secara luas oleh publik. Pada akhirnya, Ryan yang menghabisi 10 korban dengan linggis divonis mati di Pengadilan Negeri Depok, meski hingga saat ini, Januari 2023, masih belum dieksekusi.
Pembunuhan lain yang belum terpecahkan adalah pembunuhan ibu dan anak yang ditemukan di sebuah mobil mewah di Subang, Jawa Barat pada Agustus 2021. Polisi memeriksa 118 saksi dan ratusa bukti untuk memecahkan kasus yang mendapat sorotan publik ini, namun sejauh ini upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J oleh atasannya Irjen Pol Ferdy Sambo tidak diragukan menjadi kasus pembunuhan yang mendapat sorotan luas tidak hanya oleh publik Indonesia, tetapi juga media mancanegara. Kasus ini juga berdampak pada jatuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di Indonesia.(***)












