• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Indonesia – Jepang Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah

Indonesia – Jepang Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah

Mei 13, 2026
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

September 13, 2026
Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

September 13, 2026
Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

September 13, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

September 12, 2026
Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

September 12, 2026
Studi Tiru Ke SLB Negeri 1 Bantul, Wiwiek Hargono Dorong Penguatan Keterampilan dan Kemandirian Siswa SLB Patriot Kota Bekasi

Studi Tiru Ke SLB Negeri 1 Bantul, Wiwiek Hargono Dorong Penguatan Keterampilan dan Kemandirian Siswa SLB Patriot Kota Bekasi

September 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Indonesia – Jepang Perkuat Kolaborasi Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah

[Internasional]

Mei 13, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
45
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Pemerintah Republik Indonesia dan Jepang kembali memperkuat kemitraan strategis di bidang lingkungan melalui pengembangan ekonomi sirkular sebagai solusi pengelolaan sampah plastik dan limbah elektronik atau electronic waste (e-waste)/Istimewa

Jakarta, satukanimdonesia.com – Pemerintah Republik Indonesia dan Jepang kembali memperkuat kemitraan strategis di bidang lingkungan melalui pengembangan ekonomi sirkular sebagai solusi pengelolaan sampah plastik dan limbah elektronik atau electronic waste (e-waste).

Penguatan kerja sama tersebut mengemuka dalam 2nd Indonesia–Japan Environment Week yang menyoroti pentingnya kolaborasi teknologi, regulasi, dan penguatan sistem pengelolaan limbah berkelanjutan.

Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Agus Rusly, mengatakan, peningkatan jumlah penduduk, urbanisasi, dan konsumsi perangkat elektronik mendorong kenaikan timbulan sampah, termasuk e-waste yang terus meningkat setiap tahun.

Menurutnya, limbah elektronik memiliki potensi ekonomi karena mengandung logam bernilai tinggi yang dapat dimanfaatkan kembali melalui pendekatan ekonomi sirkular.

“E-waste dan sampah plastik pada dasarnya mencerminkan masalah yang sama, yaitu kegagalan sistem linear dalam mengelola sumber daya. Karena itu, transisi menuju ekonomi sirkular menjadi suatu keharusan,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, dilansir dari infopublik, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, pendekatan ekonomi sirkular mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sistem “kumpul–angkut–buang” menjadi pengelolaan yang menjaga nilai material tetap berada dalam siklus ekonomi selama mungkin.

Dalam konteks nasional, pemerintah terus memperkuat regulasi pengelolaan sampah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik serta Peraturan Menteri LHK Nomor 9 Tahun 2024 terkait pengelolaan limbah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun.

KLH/BPLH juga mendorong penguatan kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) agar produsen bertanggung jawab terhadap produk hingga akhir siklus hidupnya, termasuk proses pengumpulan dan daur ulang.

“EPR akan memperkuat ekosistem ekonomi sirkular yang inklusif, melibatkan pemerintah, industri, sektor informal, dan masyarakat secara bersama-sama,” jelas Agus.

Selain isu e-waste, pencemaran sampah plastik di laut juga menjadi perhatian utama Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung pada keberlanjutan ekosistem laut.

Sementara itu, Ketua Dewan International Institute for Applied Systems Analysis (IIASA), Takemoto Kazuhiko, menilai penguatan ekonomi sirkular membutuhkan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

“Pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, termasuk penanganan e-waste, memerlukan dukungan teknologi lingkungan, infrastruktur, serta keterlibatan sektor bisnis. Selain itu, kolaborasi lintas pemangku kepentingan melalui forum seperti Environment Week menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tersebut,” ujar Takemoto.

Indonesia juga menyambut kolaborasi riset antara BRIN dan ERIA terkait penanganan sampah plastik di kawasan ASEAN guna memperkuat kebijakan berbasis data di tingkat regional.

Pemerintah menilai Jepang sebagai mitra strategis dalam pengembangan sistem pengelolaan e-waste modern, termasuk penerapan take-back system dan teknologi daur ulang inovatif yang dapat mendukung percepatan ekonomi sirkular di Indonesia.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Agus RuslyEkonomi SirkularIndonesia dan JepangKLH/BPLHPengelolaan E-Waste
ShareTweetSend

Related Posts

DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Dugaan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH

DLH Kota Bekasi Kembali Laporkan Dugaan Pencemaran Kali Bekasi ke KLH/BPLH

September 3, 2026
Indonesia dan Jepang Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM Industri

Indonesia dan Jepang Perkuat Kolaborasi Pengembangan SDM Industri

Oktober 16, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?