• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Iron Dome Israel Jadi Solusi Sementara AS untuk Hadapi Ancaman China dan Rudal Hipersoniknya

Iron Dome Israel Jadi Solusi Sementara AS untuk Hadapi Ancaman China dan Rudal Hipersoniknya

November 10, 2021
Pimpin Sertijab, Pejabat Utama dan Kapolres Baru di Papua Barat Diminta Siaga

Pimpin Sertijab, Pejabat Utama dan Kapolres Baru di Papua Barat Diminta Siaga

Juli 2, 2026
Menginap di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Pedagang Mama Papua Tuntut Janji Pemerintah

Menginap di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Pedagang Mama Papua Tuntut Janji Pemerintah

Juli 2, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi I DPR Puji Langkah Komdigi Gandeng Meta Berantas Judi Online

Anggota Komisi I DPR Puji Langkah Komdigi Gandeng Meta Berantas Judi Online

Juli 2, 2026
Kemkomdigi Beri Batas Waktu Terakhir 25 PSE jika Tak Segera Mendaftar hingga 3 Juli

Kemkomdigi Beri Batas Waktu Terakhir 25 PSE jika Tak Segera Mendaftar hingga 3 Juli

Juli 2, 2026
 Polri Ungkap 24.837 Kasus Narkoba Sepanjang 2026

 Polri Ungkap 24.837 Kasus Narkoba Sepanjang 2026

Juli 2, 2026
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Ingatkan dan Dukung Pemkot Bekasi mengenai Skala Prioritas Pemerintah tahun 2027

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Ingatkan dan Dukung Pemkot Bekasi mengenai Skala Prioritas Pemerintah tahun 2027

Juli 2, 2026
Lahan Yayasan Mawar Saron di Batam, Diduga di Alihfungsikan Jadi Komersil

Lahan Yayasan Mawar Saron di Batam, Diduga di Alihfungsikan Jadi Komersil

Juli 1, 2026
Hari Bhayangkara: Mengapa Bangsa Ini Selalu Merindukan Sosok Hoegeng?

Hari Bhayangkara: Mengapa Bangsa Ini Selalu Merindukan Sosok Hoegeng?

Juli 1, 2026
HUT Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi dan Lindungi Hak Masyarakat Sampaikan Pendapat

HUT Bhayangkara, Prabowo Minta Polri Jaga Demokrasi dan Lindungi Hak Masyarakat Sampaikan Pendapat

Juli 1, 2026
Per 1 Juli 2026 Pukul 00.00 WIB, Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBM

Per 1 Juli 2026 Pukul 00.00 WIB, Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBM

Juli 1, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Iron Dome Israel Jadi Solusi Sementara AS untuk Hadapi Ancaman China dan Rudal Hipersoniknya

[Internasional]

November 10, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
162
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel. AS menguji coba sistem ini di Guam dengan tujuan melawan ancaman dari China, termasuk rudal hipersoniknya. Foto/Kementerian Pertahanan Israel/via Times of Israel

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Militer Amerika Serikat (AS) sedang menguji coba sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel di Guam. Tujuannya untuk melawan ancaman dari China , termasuk rudal hipersoniknya.

Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ), Selasa (9/11/2021), tes tersebut adalah bagian dari pembangunan militer AS di kawasan Asia-Pasifik yang bertujuan untuk melawan Beijing.Baca Juga: Makin Canggih, Israel Kini Miliki Balon Udara Pendeteksi Rudal Musuh

Guam adalah wilayah AS yang terletak sekitar 1.800 mil dari China. Sekitar 190.000 warga sipil dan personel militer AS berada di pulau itu, yang menampung pangkalan militer Amerika terdekat dengan China.

ADVERTISEMENT

China baru-baru ini menguji rudal dengan hulu ledak hipersonik, dan memiliki pengebom dengan rudal jelajah sea-skimming, yang keduanya merupakan ancaman bagi Guam.

Iron Dome kurang efektif terhadap rudal jelajah daripada target biasanya, dan menurut laporan WSJ, sistem itu akan menjadi solusi sementara untuk pangkalan AS.

AS membeli dua baterai Iron Dome dari Israel seharga USD373 juta pada 2019. Yang pertama dikirimkan pada akhir 2020 dan yang kedua pada Januari 2021. Baca Juga: Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Iran

Militer AS telah berupaya mengintegrasikan sistem itu ke dalam susunan pertahanan udaranya sejak menerima baterai, dan melakukan tes pertama sistem selama musim panas 2021.

Perundang-undangan yang disahkan Kongres pada tahun 2019 mengharuskan penyebaran sistem ke teater operasional pada akhir tahun 2021, dengan baterai kedua Iron Dome tetap di daratan AS.

Masih menurut laporan WSJ, tes sistem pertahanan rudal Iron Dome Israe di Guam akan berlangsung hingga Desember nanti.

Perencana militer AS sedang mempersiapkan langkah-langkah pertahanan rudal lainnya, seperti untuk perlindungan terhadap rudal balistik dari luar angkasa.

Selain China, sekutu AS Jepang dan Korea Selatan sedang mempersiapkan sistem pertahanan rudal baru. Komando Pertahanan Udara dan Rudal ke-94 Angkatan Darat AS pertama kali mengumumkan penempatan Iron Dome ke Guam bulan lalu, menyebutnya sebagai “penempatan eksperimental sementara”. Pernyataan itu mengatakan Angkatan Darat tidak memiliki rencana untuk melakukan latihan menembak langsung dengan sistem tersebut. Baca Juga: Hadapi Kapal Perang Rusia di Laut Hitam, Pentagon Siapkan Bomber Siluman Strategis B-1

Sistem Iron Dome, yang pertama kali dikembangkan di Israel tetapi diperluas secara signifikan dengan dana AS, telah digunakan secara operasional selama hampir satu dekade di Israel, terutama terhadap roket jarak pendek yang ditembakkan dari Jalur Gaza, tetapi juga di sepanjang perbatasan Suriah.

Ini mewakili tingkat terendah dari susunan pertahanan udara multi-level negara itu, bergabung dengan sistem rudal jarak menengah David’s Sling, dan sistem rudal jarak jauh Arrow-2 dan Arrow-3.

Iron Dome telah mencegat ribuan proyektil dalam 10 tahun pelayanannya, dan telah dipuji karena telah menyelamatkan ratusan nyawa sejak pertama kali dikerahkan pada tahun 2011.

Dewan Perwakilan Rakyat AS sangat memilih untuk meloloskan undang-undang yang akan memberi Israel USD1 miliar untuk mendanai sistem Iron Dome pada bulan September lalu, setelah dana dihapus dari rancangan undang-undang pengeluaran pemerintah di tengah tekanan dari sekelompok kecil anggota parlemen kubu progresif Demokrat yang memicu kontroversi. (Nal/SI)

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatIsraelShema Israel ADONAI Ehad
ShareTweetSend

Related Posts

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Mei 29, 2026
9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

Mei 22, 2026

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?