• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kelompok pro Papua Merdeka Minta, Belanda Hentikan Penjualan Senjata ke Negara Kesatuan Republik Indonesia

Kelompok pro Papua Merdeka Minta, Belanda Hentikan Penjualan Senjata ke Negara Kesatuan Republik Indonesia

April 26, 2026
Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Dugaan Korupsi Rp6,5 Miliar, Polisi Geledah Sekretariat DPR Papua Barat Daya

Juli 30, 2026
Presiden Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh

Presiden Prabowo Percepat Proyek Kereta Api Trans Sumatera, Target Tembus Banda Aceh

Juli 30, 2026
ADVERTISEMENT
Wakapolri Lantik Kepengurusan Baru KBPP Polri Masa Bakti 2026-2031

Wakapolri Lantik Kepengurusan Baru KBPP Polri Masa Bakti 2026-2031

Juli 30, 2026
Pemkab Tapanuli Utara Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari Sarulla Operations Ltd

Pemkab Tapanuli Utara Terima Bantuan Mobil Pelayanan Pendapatan Daerah Keliling dari Sarulla Operations Ltd

Juli 30, 2026
Beras Malaysia Masuk Batam Tanpa Karantina? Disperindag Diabaikan, Publik Resah Harga Melambung

Beras Malaysia Masuk Batam Tanpa Karantina? Disperindag Diabaikan, Publik Resah Harga Melambung

Juli 30, 2026
Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia Bungkam Aktivis Lingkungan di Tanah Papua

Juli 30, 2026
Pemprov DKI Beri Pelatihan Gratis bagi Pekerja Perusahaan

Pemprov DKI Beri Pelatihan Gratis bagi Pekerja Perusahaan

Juli 30, 2026
Menkomdigi Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Ekonomi Digital dan Kedaulatan Indonesia

Menkomdigi Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Ekonomi Digital dan Kedaulatan Indonesia

Juli 30, 2026
Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Menteri Pertanian Tegaskan Seluruh Pabrik Gula Wajib Memiliki Kebun Tebu Demi Swasembada Nasional

Juli 30, 2026
Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Setelah Delapan Tahun

Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Setelah Delapan Tahun

Juli 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Kelompok pro Papua Merdeka Minta, Belanda Hentikan Penjualan Senjata ke Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Fokus Berita)

April 26, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
57
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Sidang di Parlemen Belanda mengenai situasi hak asasi manusia di bekas koloni yaitu Papua Barat (West Papua)//RNZ Pasifik

 

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Sejumlah diaspora Papua pekan ini berada di Parlemen Belanda untuk menghadiri sidang Komite Luar Negeri mengenai situasi hak asasi manusia di Papua Barat. Termasuk tokoh pro Papua Merdeka, Benny Wenda dan Raki Ap. Mereka meminta Belanda untuk menghentikan penjualan senjata ke Indonesia.

Dalam sebuah video yang disiarkan ke Belanda dari warga Papua di West Papua, kelompok pro-kemerdekaan menyerukan kepada Belanda untuk menghentikan penjualan senjata ke Indonesia. Demikian dikutip dari laman internet, RNZ Pasifik Sabtu (25/04/2026).

“Kami, rakyat Papua Barat, mendesak pemerintah Belanda untuk menghentikan kerja sama dan pasokan senjata ke Indonesia, karena transaksi antara Indonesia dan Belanda, khususnya senjata, dibeli dan digunakan untuk melakukan pembunuhan terhadap kami,”demikian pernyataan di video tersebut.

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya konflik kekerasan antara militer Indonesia, dan pejuang kemerdekaan Papua baru-baru ini.

Komisi Hak Asasi Manusia Indonesia pekan ini mengatakan, sedang menyelidiki kematian belasan warga sipil Papua Barat pekan lalu sebagai akibat dari operasi militer di Papua Tengah.

Belanda adalah bekas kekuatan kolonial di Papua Barat dan wilayah Indonesia lainnya. Oleh karena itu, Gerakan Pembebasan mengatakan bahwa Belanda memiliki tanggung jawab untuk menanggapi pelanggaran hak asasi manusia dan konflik yang terus berlanjut di Papua.

Ekspor militer Belanda saat ini dan baru-baru ini sebagian besar terkait dengan Angkatan Laut Indonesia dan terkonsentrasi pada kapal angkatan laut, sistem kapal, dan persenjataan pendukung.

Juru bicara Kedutaan Besar Belanda di Indonesia mengatakan, semua permohonan izin ekspor barang militer dari Belanda diperiksa dengan cermat dan berdasarkan kasus per kasus, dalam kerangka Perjanjian Perdagangan Senjata dan Posisi Bersama Uni Eropa tentang kontrol ekspor senjata.

“Hal yang menjadi inti dari penilaian ini adalah pengguna akhir barang, tujuan penggunaan akhir, dan situasi di negara tujuan.”katanya.

“Dalam melakukan penilaian ini, Kementerian Luar Negeri Belanda secara sistematis mempertimbangkan semua informasi yang relevan, termasuk perkembangan politik, keamanan, dan hak asasi manusia.”tambahnya.

“Permohonan izin ditolak jika penilaian mengidentifikasi risiko yang sangat besar bahwa barang-barang militer yang dimaksud dapat disalahgunakan oleh pengguna akhir. Kementerian tidak mengecualikan pengguna akhir mana pun sebelumnya,”kata juru bicara tersebut.

RNZ Pacific telah meminta, komentar dari pemerintah Indonesia. Sebelumnya, Jakarta menolak untuk mengakui bahwa ULMWP memiliki legitimasi apa pun.

Dalam sidang parlemen di Den Haag, Benny Wenda tokoh pro Papua Merdeka bertemu dengan beberapa anggota parlemen Belanda dari berbagai partai, termasuk Uni Kristen dan Partai Progresif

Turut hadir pula anggota parlemen Partai Buruh Inggris, Alex Sobel, ketua Parlemen Internasional untuk Papua Barat. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Benny WendaParlemen BelandaPro Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

ULMWP Tolak Tawaran Dialog oleh Pemerintah Indonesia, Wenda: Papua Barat bukan Aceh

ULMWP Tolak Tawaran Dialog oleh Pemerintah Indonesia, Wenda: Papua Barat bukan Aceh

Februari 9, 2025
ULMWP Optimis Menjadi Anggota Penuh di Melanesian Spearhead Group

ULMWP Optimis Menjadi Anggota Penuh di Melanesian Spearhead Group

Juni 11, 2023
China Minta Setop Pengeboran, DPR: Indonesia Tak Perlu Takut, Natuna Utara Wilayah Kedaulatan Kita

Anggota Komisi I DPR Heran Tokoh OPM Benny Wenda Bela Lukas Enembe

Januari 15, 2023

Benny Wenda Minta Bantuan China, Anggota Komisi I DPR Pastikan Hoaks

Mei 1, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?