• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Maret 11, 2026
Komisi XIII DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA Diperketat

Komisi XIII DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA Diperketat

Agustus 11, 2026
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Agustus 11, 2026
ADVERTISEMENT
Panglima TNI Tegaskan Bertanggung Jawab atas Keamanan Masyarakat di Seluruh Indonesia

Panglima TNI Tegaskan Bertanggung Jawab atas Keamanan Masyarakat di Seluruh Indonesia

Agustus 11, 2026
Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Agustus 11, 2026
Sinode GKI Tanah Papua Salurkan Bantuan untuk Pengungsi asal Puncak

Sinode GKI Tanah Papua Salurkan Bantuan untuk Pengungsi asal Puncak

Agustus 11, 2026
KRI KERAMBIT-627 Tangkap Kapal Diduga Bermuatan Narkoba Seberat 1,3 Ton dengan Taksiran Senilai 2,6 Triliunan Rupiah

KRI KERAMBIT-627 Tangkap Kapal Diduga Bermuatan Narkoba Seberat 1,3 Ton dengan Taksiran Senilai 2,6 Triliunan Rupiah

Agustus 10, 2026
TNI AL Gagalkan Peredaran Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

TNI AL Gagalkan Peredaran Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

Agustus 10, 2026
Prajurit TNi AL dari Satgas Yonif 2 Marinir Bangun Penampungan Air Bersama Masyarakat Paniai, Papua

Prajurit TNi AL dari Satgas Yonif 2 Marinir Bangun Penampungan Air Bersama Masyarakat Paniai, Papua

Agustus 10, 2026
Program Sarjana Kehutanan dan Ekonomi Bisnis Berbasis Adat Hadir di Bumi Papua

Program Sarjana Kehutanan dan Ekonomi Bisnis Berbasis Adat Hadir di Bumi Papua

Agustus 10, 2026
Hari Masyarakat Adat Internasional, 14 Pernyataan Sikap Diserukan antaranya Tutup Bandara Antariksa di Biak

Hari Masyarakat Adat Internasional, 14 Pernyataan Sikap Diserukan antaranya Tutup Bandara Antariksa di Biak

Agustus 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Maret 11, 2026
in Daerah, Fokus Berita
0
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Suasana pemilihan Direktur Eksekutif WAHLI Papua, di Kota Jayapura

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Maikel Primus Peuki kembali terpilih sebagai Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua periode 2026–2030.

Maike Peuki kembali terpilih dalam Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup 2026, di Kota Jayapura, Papua, pada tanggal 10 Maret 2026.

Ia pun memaknai ini, sebagai bentuk kemenangan perlawanan masyarakat dalam mempertahankan lingkungan hidup dan wilayah adat di Tanah Papua.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan sekadar kemenangan organisasi atau individu, melainkan kemenangan perjuangan masyarakat adat yang selama ini berupaya mempertahankan ruang hidup dari berbagai proyek ekstraktif.

“Kemenangan ini adalah kemenangan perlawanan terhadap proyek-proyek ekstraktif yang merampas wilayah keluarga dan masyarakat adat di Tanah Papua,”kata Maikel Peuki.

Dia mengatakan, kondisi lingkungan hidup di Tanah Papua saat ini berada dalam ancaman serius. Tanah Papua sedang menghadapi tekanan dari kekuatan oligarki dan korporasi di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Aktivitas investasi dan eksploitasi sumber daya alam semakin memperbesar ancaman terhadap hutan, tanah, serta ruang hidup masyarakat adat,”ucapnya.

Karena itu, kata Peuki, penting memperkuat gerakan lingkungan serta memperluas advokasi untuk mendukung masyarakat adat dalam mempertahankan wilayahnya.

Selain penguatan di tingkat komunitas, kampanye lingkungan juga perlu ditingkatkan, terutama terkait isu deforestasi, ancaman terhadap ruang hidup masyarakat, serta kebijakan yang tidak berpihak pada perlindungan lingkungan dan masyarakat adat Papua.

Maikel Peuki mengatakan, ekologi di Tanah Papua saat ini berada dalam situasi yang sangat rentan. Sebab, berada di tengah tekanan kepentingan investasi besar dan kekuatan oligarki. Karenanya, advokasi ekologi dan gerakan perlindungan lingkungan harus terus diperkuat.

“Kebijakan seringkali diputuskan di tingkat pusat tanpa melibatkan masyarakat adat di daerah. Akibatnya, masyarakat adat sebagai pemilik tanah dan hutan sering tidak mengetahui proses pengambilan keputusan yang berdampak langsung terhadap wilayah mereka,”ujarnya.

Ia berharap, pemerintah daerah di Tanah Papua bersama seluruh elemen masyarakat, dapat memperkuat perlindungan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat adat dan lingkungan hidup melalui pendekatan ekologis yang sesuai dengan kondisi Tanah Papua.

Dalam tiga tahun ke depan, ia mengusung visi mewujudkan masyarakat adat Papua yang adil secara ekologis dan sosial. Upaya tersebut akan dilakukan melalui peningkatan pendidikan, penguatan komunitas masyarakat, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada perlindungan lingkungan hidup.

“Beberapa fokus utama yang akan dijalankan adalah memperluas gerakan advokasi lingkungan di Tanah Papua,”katanya.

Selain itu, memperkuat organisasi masyarakat sipil yang bekerja di bidang lingkungan, melindungi masyarakat adat di berbagai wilayah, memperkuat perlindungan lingkungan adat dan ruang hidup masyarakat, serta memperluas jaringan dan kemitraan untuk memperkuat gerakan lingkungan dirasa penting.

Dalam program 100 hari kerja ke depan, WALHI Papua akan menyusun kerangka kerja tahunan sebagai dasar perencanaan program organisasi. Fokus utamanya adalah memperkuat komunitas adat dan gerakan rakyat di tingkat akar rumput, khususnya masyarakat yang terdampak aktivitas investasi di Tanah Papua.

“Gerakan yang dibangun mengusung prinsip dari rakyat oleh rakyat, dan untuk rakyat, dengan tujuan memastikan tanah adat tetap menjadi milik dan dikelola oleh masyarakat,”ucapnya.

Ia mengatakan, strategi yang akan dijalankan mencakup perluasan jaringan, pendampingan kepada masyarakat, serta mendorong penegakan hukum bagi masyarakat adat yang mengalami perampasan tanah.

Kampanye juga akan diperluas hingga ke tingkat lokal, nasional, dan internasional melalui media serta jaringan aktivis dan jurnalis.

Sementara Kepala Divisi Kelembagaan WALHI, Umbun Wulang mengatakan, proses pemilihan kepemimpinan di WALHI Papua merupakan bagian dari praktik demokrasi dalam organisasi.

“Proses ini adalah kemenangan kita bersama. Ini bagian dari demokrasi yang memang harus dijalankan. Dan kita bersyukur seluruh tahapan dapat berlangsung dengan baik,”katanya.

Dia mengutarakan, ke depan WALHI Papua diharapkan terus memperkuat kerja-kerja organisasi dalam mendorong isu lingkungan dan perlindungan masyarakat adat di Tanah Papua.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta, anggota, aktivis, serta Dewan Nasional dan Dewan Eksekutif Nasional yang telah mendukung jalannya proses tersebut.

“Dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat gerakan lingkungan di Papua,”pungkas Umbun Wulang. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kepala Divisi Kelembagaan WALHIMaikel Primus PeukiPertemuan Daerah Lingkungan Hidup 2026Satukanindonesia.comtanah PapuaUmbun Wulang
ShareTweetSend

Related Posts

Rakor Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Tata Ruang, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama dengan KPK dan ATR/BPN

Rakor Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Tata Ruang, Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Bersama dengan KPK dan ATR/BPN

Agustus 4, 2026
Antisipasi Musim Kemarau, Wali Kota Bekasi Lepas 11 Armada Water Trucking untuk Warga

Antisipasi Musim Kemarau, Wali Kota Bekasi Lepas 11 Armada Water Trucking untuk Warga

Agustus 4, 2026
*Wali Kota Serukan Peningkatkan Kinerja, Perkuat Sinergi dan Beri Apresiasi Berbagai Prestasi dimoment Apel Pagi”

*Wali Kota Serukan Peningkatkan Kinerja, Perkuat Sinergi dan Beri Apresiasi Berbagai Prestasi dimoment Apel Pagi”

Agustus 4, 2026

Puluhan Bangli di Pejuang Segera Ditertibkan Demi Atasi Banjir

Agustus 4, 2026

Perkuat Ruang Hijau Kota, Wali Kota Bekasi Tanam 200 Pohon di Danau Duta Harapan

Agustus 4, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?