• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kepri: Marwah yang Diperdagangkan

Kepri: Marwah yang Diperdagangkan

September 11, 2025
Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Juni 7, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
ADVERTISEMENT
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Juni 7, 2026
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Juni 7, 2026
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Opini

Kepri: Marwah yang Diperdagangkan

[Ragam Opini]

September 11, 2025
in Ragam Opini
0
0
SHARES
24
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Profil penulis: Monica Nathan, konsultan di bidang teknologi informasi. Hidup di dunia modern, tapi hatinya selalu kembali pada akar: Melayu dan Indonesia.

Batam, satukanindonesia.com – Di Kepulauan Riau, marwah Melayu kini tak lagi terlihat, Ia ditukar dengan kontrak. Diganti dengan pundi Disisihkan di meja rapat penuh angka.

Dulu, dari tanah ini lahir bahasa Indonesia. Dulu, dari Penyengat bergema Gurindam Dua Belas. Kini, yang bergema justru palu mesin dan pena birokrat.

Gurindam 12: Simbol Dijadikan Komoditas

Lahan Taman Gurindam 12 hendak dilelang. Hanya 7.500 meter, kata pemerintah. Tetapi rakyat paham, ini bukan soal luas. Ini soal nilai.

Investor mau bikin restoran, parkir. Pemerintah mengejar PAD. Padahal Gurindam 12 adalah pusaka, bukan kios sewaan. Ketika pusaka diperlakukan seperti properti, harga diri ikut tergadai di bawah meja.

Purajaya: Dari Ikon Jadi Puing

Batam punya Purajaya. Hotel yang dulu jadi ikon. Dibangun keluarga bangsawan. Tempat marwah Melayu menegakkan kepala.

Kini hanya tersisa debu. Dirobohkan tanpa dasar hukum. Dilindas seperti bangunan tak bernama. Marwah terkubur dikaki mafia.

ADVERTISEMENT

Rempang: Leluhur yang Dihapus

Rempang lebih pahit. Sebanyak 7.572 hektar dialihkan untuk Eco-City. Hitungan 16 kampung tua dilenyapkan dari peta.

Yang melawan disemprot gas air mata. Yang bertahan dicap pengganggu. Melayu dipaksa angkat kaki dari tanah yang diwariskan nenek moyang.

Teluk Tering: Izin Hantu, Pancang Menikam

Di Teluk Tering, izin seperti hantu. Tak pernah terlihat, tapi selalu bekerja. Tiba-tiba pancang-pancang menantang laut. Hari ini disegel, besok dengan senyap dibuka. Menikam sumber hidup nelayan.

Mangrove: Benteng yang Ditebang

Mangrove adalah perisai. Menahan gelombang, memberi nafkah. Tapi perisai itu ditebang untuk tambang dan reklamasi. Meninggalkan banjir, meninggalkan sakit. Benteng alam roboh. Ekonomi kecil ikut ambruk.

Bintan, Lingga, Natuna: Kaya, tapi Bukan untuk Rakyat

Bintan dan Lingga dikuras bauksitnya. Gunung jadi cekungan. Hutan jadi lubang.

Natuna penuh gas. Nilainya miliaran dolar. Tapi nelayan tetap antre solar mahal. Rakyat tetap hidup seadanya.

Satu Pola yang Terulang

Apapun kasusnya, polanya sama. • Pusaka jadi komoditas. • Tanah leluhur jadi proyek. • Alam jadi ladang uang.

Dan rakyat? Selalu penonton.

Penjajahan Model Baru

Ini bukan kolonial lama. Bukan Belanda. Bukan Portugis.

Ini kolonial baru. Berbaju investasi. Berlabel pembangunan. Disahkan tanda tangan pejabat.

Akhir Kata

Kepri hari ini adalah cermin. Warisan agung, tapi marwahnya diperdagangkan. Sumber daya besar, tapi rakyatnya disengsarakan.

Melayu tak akan terus diam. Bangkit serentak penuh semangat. Bukan sekadar mempertahankan tanah, atau kekayaan alam, tapi merebut kembali martabat dan harga diri.

Megat Rurry Afriansyah menutup, “Selaku Panglima Utama Majelis Rakyat Kepri, menjelang hari lahir Kepri yang ke-23, saya menyerukan kepada seluruh penjuru negeri Melayu ini:

Agar semua pihak bersiap diri. Terutama organisasi-organisasi Melayu, dari nelayan, pesisir, pulau-pulau, hingga ke kota-kota di seluruh Kepri.

Saatnya kita berdiri bersama. Menjaga marwah, menuntut hak, dan merebut masa depan. “

Penutup

Selamat ulang tahun ke-23, Kepri. Hadiahmu bukan kue.

Hadiahmu adalah perjuangan. Rakyat Melayu siap melawan siapa saja yang menukar marwahmu dengan keserakahan.

 

Oleh: Monica Nathan

 

Komentar Facebook

Tags: MelayuMonica Nathan
ShareTweetSend

Related Posts

Kasus Purajaya: Kejahatan Menghapus Histori Pengusaha Melayu Pribumi di Kepri Bukti Pemerintah Takluk di Bawah Mafia Tanah

Kasus Purajaya: Kejahatan Menghapus Histori Pengusaha Melayu Pribumi di Kepri Bukti Pemerintah Takluk di Bawah Mafia Tanah

Oktober 16, 2025
KETIKA NEGERI “FOBIA” PADA KEJUJURAN MAKA MELAYU TEMPATAN TERABAIKAN

KETIKA NEGERI “FOBIA” PADA KEJUJURAN MAKA MELAYU TEMPATAN TERABAIKAN

Oktober 13, 2025
NEGARA HUKUM, HOBI MENENGGELAMKAN KASUS

NEGARA HUKUM, HOBI MENENGGELAMKAN KASUS

Oktober 9, 2025

BP Batam dan Halusinasi Pertumbuhan Ekonomi

September 22, 2025

Pantun Dari Kepri: Teguh Bermarwah Kini Mulai Pudar Dirusak Penjilat dan Mafia

September 12, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?