
Makassar, SatukanIndonesia.com – Komisaris Independen PT TASPEN (Persero), Ariawan, mengingatkan para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN, khususnya terkait penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026.
Peringatan tersebut disampaikan Ariawan saat melakukan pemantauan langsung penyaluran THR kepada peserta pensiun di sejumlah mitra bayar di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2).
Menurut Ariawan, momentum penyaluran THR seringkali dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan berbagai cara, seperti meminta data pribadi atau mengirimkan informasi palsu terkait pencairan dana.
“PT TASPEN (Persero) tidak pernah meminta data pribadi peserta seperti nomor rekening, PIN, maupun kode OTP dalam proses pencairan manfaat,” ungkap Mas Ari (panggilan akrab Ariawan).
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran THR kepada peserta pensiun dilakukan melalui mekanisme resmi yang telah terintegrasi dengan mitra bayar TASPEN di seluruh Indonesia.
Pada tahun ini, TASPEN menyalurkan THR kepada sebanyak 3.234.556 peserta pensiun yang pembayarannya dilakukan secara serentak melalui sistem pembayaran pensiun yang terhubung dengan 45 mitra bayar.
Besaran THR yang diterima peserta dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada bulan sebelumnya, meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pembayaran THR tersebut tidak dikenakan potongan iuran maupun potongan lain, termasuk potongan kredit pensiun. Satu-satunya potongan yang berlaku adalah pajak penghasilan sesuai ketentuan yang ditanggung oleh pemerintah.
Ariawan menegaskan bahwa TASPEN juga tidak pernah memungut biaya apapun dalam proses pencairan manfaat kepada peserta pensiun.
Karena itu, ia mengimbau para pensiunan agar tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau informasi yang mengatasnamakan TASPEN dan meminta data pribadi.
“Kami mengingatkan seluruh peserta pensiun untuk selalu bersikap waspada dengan menerapkan prinsip Tahan, Pastikan, dan Laporkan apabila menerima informasi yang mencurigakan sebelum mengambil keputusan atau tindakan lebih lanjut,” ujarnya.
Selain memberikan peringatan mengenai potensi penipuan, Ariawan juga memastikan bahwa penyaluran THR bagi pensiunan di Makassar berjalan lancar dan tertib.
Ia memonitor langsung proses pelayanan di sejumlah mitra bayar seperti Bank Mandiri Taspen (Mantap), Bank BRI, Kantor Pos, serta Bank Sulselbar.
Dari hasil pemantauan tersebut, proses pembayaran THR dinilai berjalan dengan baik tanpa antrean panjang serta dilayani secara cepat dan tertib.
Para pensiunan yang datang untuk menerima THR juga terlihat antusias dan menyambut baik pelayanan yang diberikan oleh mitra bayar.
TASPEN bersama mitra bayar juga menyediakan sejumlah fasilitas tambahan bagi para pensiunan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta kehadiran pelaku UMKM di sejumlah lokasi pembayaran.
Di beberapa lokasi, mitra bayar juga menyediakan paket sembako bagi para pensiunan yang datang untuk menerima THR.
Khusus untuk layanan melalui Kantor Pos, tersedia pula layanan tambahan berupa pengantaran uang THR langsung ke kediaman pensiunan tanpa dikenakan biaya tambahan.
Terkait yang disampaikan Ariawan yang juga salah satu tokoh muda pers nasional, untuk memperoleh informasi resmi mengenai layanan TASPEN, peserta pensiun diimbau hanya mengakses kanal resmi perusahaan melalui situs www.taspen.co.id, media sosial resmi TASPEN, kantor cabang TASPEN terdekat, atau Call Center TASPEN (Yosua/rls)













