
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengingatkan semua pihak untuk tidak menghalangi orang beribadah. Hal itu disampaikan Ace buntut adanya penggerudukan doa rosario yang dilakukan mahasiswa di Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu, (5/5/2024)
“Menjalankan Ibadah itu hak setiap warga negara. Tidak boleh dihalang-halangi. Apalagi untuk menghalanginya dengan cara-cara kekerasan,” kata Ace kepada wartawan, sebagaimana dilansir detik.com, Selasa (7/5/2024).
Politikus Golkar itu juga meminta agar masyarakat tak melakukan kekerasan maupun mengintimidasi orang yang hendak beribadah. Menurutnya, setiap permasalahan harus diupayakan diselesaikan dengan dialog.
“Lebih baik kita selesaikan dengan cara-cara dialog dan musyawarah secara kekeluargaan,” ujarnya.
Ace pun menyerahkan pengusutan kasus kepada aparat penegak hukum. Dia mendorong aparat hukum menindak tegas pelaku kekerasan terhadap warga yang beribadah.
“Aparat hukum harus bertindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang melaku
kan tindakan kekerasan atas nama apapun, apalagi tindakan kekerasan itu dilakukan karena mencoba menghalangi orang untuk menjalankan ibadah,” ujarnya. (***)













