
MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Guna membahas sejumlah isu strategis termasuk situasi HAM di tanah Papua, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggelar pertemuan resmi dengan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas), Jakarta, pada Kamis (27/02/2025).
Atnike Nova Sigiro, ketua Komnas HAM mengatakan, pertemuan resmi kelembagaan tersebut bertujuan membangun koordinasi di antara kedua institusi. Dalam kesempatan itu, ia menekankan, peran penting Kemenko Kumham Imipas.
“Kemenko Kumham Imipas berperan penting dalam memfasilitasi dan mengoordinasi sejumlah kementerian ataupun lembaga negara yang menangani HAM. Lembaga itu, seperti Kementerian HAM, dan Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Komisi Nasional Disabilitas, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban,”kata Atnike dalam siaran pers Komnas HAM yang diterima media ini, Jumat (28/02/2025).
Dalam pertemuan di Kemenko Kumham Imipas tersebut, Komnas HAM menyampaikan, lima isu strategis yang menjadi perhatian mereka selama ini.
Isu itu strategis diantaranya, situasi HAM di tanah Papua, upaya penyelesaian pelanggaran berat HAM, serta regulasi dan praktik hukuman mati.
Selain itu, rencana penyusunan Rencana Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana, dan isu orang tanpa kewarganegaraan.
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyambut baik inisiatif Komnas HAM untuk memperkuat koordinasi dengan kementerian ataupun lembaga negara.
Yusril pun menyampaikan, kesediaan mereka (Kemen Kumham Imipas) memfasilitasi pertemuan dan koordinasi dengan kementerian ataupun lembaga terkait. [GRW]













