• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Komnas HAM RI Diminta Usut Dugaan Pengeboman di Maybrat

Komnas HAM RI Diminta Usut Dugaan Pengeboman di Maybrat

Desember 2, 2025
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Juli 14, 2026
DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

Juli 14, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Juli 14, 2026
DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

Juli 14, 2026
DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

Juli 14, 2026
Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Juli 14, 2026
Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Juli 14, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Juli 14, 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Juli 14, 2026
Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Juli 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Komnas HAM RI Diminta Usut Dugaan Pengeboman di Maybrat

(Daerah)

Desember 2, 2025
in Daerah
0
0
SHARES
74
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy menyampaikan, keprihatinan serius atas laporan dugaan pengeboman oleh aparat keamanan di wilayah sipil di kabupaten Maybrat, provinsi Papua Barat Daya.

Menurut informasi yang diterima dari kontak person di Bintuni, peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu (29/11/2025) dan Minggu (30/11/2025), di sekitar kampung Aimau dan kampung Tiefromen, di distrik Aifat Timur.

 

Yan Christian Warinussy selaku Pembela HAM di tanah Papua menyebut, sejumlah rumah warga dan fasilitas masyarakat termasuk tempat tinggal, dan tempat budidaya dikabarkan rusak parah.

Meskipun belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, kerusakan materiil dan trauma psikologis terhadap warga sipil dianggap sudah sangat besar.

Untuk itu, ia mendesak, Komnas HAM RI segera melakukan investigasi kemanusiaan secara independen guna menelusuri kebenaran peristiwa tersebut.

“Apakah benar terjadi tindakan militer di wilayah sipil, jenis senjata yang digunakan, serta potensi pelanggaran terhadap hukum HAM dan hukum humaniter internasional,?”

Tak hanya itu, Selain itu, LP3BH juga menyerukan, agar badan internasional termasuk United Nations Human Rights Council (UN-HRC) di Jenewa untuk memantau situasi di wilayah tersebut.

Warinussy juga mendesak, pemerintahan pusat serta pimpinan militer, termasuk Prabowo Subianto dalam kapasitasnya sebagai Kepala Negara dan Panglima TNI, agar menghentikan operasi militer di wilayah yang berdampak pada keselamatan masyarakat sipil.

Mereka meminta jaminan bahwa operasi keamanan tidak melanggar hak atas tempat tinggal warga sipil, serta meminta ganti rugi dan pemulihan rumah jika kerusakan terbukti.

“Kami mendesak agar keselamatan masyarakat sipil dijamin, hak atas tempat tinggal tidak dirusak, dan bila perlu dilakukan pemulihan rumah serta ganti rugi atas kerusakan yang terjadi,”demikian pernyataan.

Belakangan ini, kondisi HAM di Papua terus menjadi sorotan. Baru-baru ini, Komnas HAM RI mengumumkan bahwa sepanjang 2025 pihaknya telah memantau 60 dugaan pelanggaran HAM di Papua. Kasus-kasus tersebut mencakup hak sipil dan politik serta hak ekonomi, sosial, dan budaya.

Sebelumnya, di kabupaten Maybrat yang berdekatan dengan wilayah diduga pengeboman, Komnas HAM pernah memfasilitasi pemulangan 64 warga pengungsi ke kampung mereka di distrik Aifat Selatan setelah lebih dari tiga tahun mengungsi akibat konflik bersenjata.

Dalam proses itu Komnas HAM mendesak jaminan keamanan, pemenuhan hak dasar, serta perbaikan rumah dan fasilitas bagi warga yang kembali.

Namun, masih banyak laporan kekerasan di Papua yang melibatkan warga sipil dan aparat termasuk dugaan pelanggaran HAM yang melibatkan tindakan militer atau kekerasan terhadap warga membuat kehadiran investigasi independen dan proteksi HAM menjadi sangat penting.

Dengan mendesak investigasi independen dan pemantauan internasional, selaku LP3BH menekankan sejumlah hal penting.

Pertama, fakta waktu, lokasi, jenis senjata, identitas saksi harus dikumpulkan dan diperiksa secara independen agar kebenaran bisa diverifikasi.

Kedua, Pemerintah dan militer harus menjamin keamanan warga, menghormati hak atas tempat tinggal, serta bertanggung jawab apabila terjadi kerusakan rumah atau kehilangan harta benda.

Ketiga, apabila kerusakan terbukti, harus ada mekanisme pemulihan rumah dan kompensasi atas kerugian.

Keempat, operasi militer atau keamanan yang berpotensi membahayakan warga sipil harus dievaluasi atau dihentikan sampai situasi dapat dipastikan aman.

Kelima, ada pengawasan ketat, dan agar pelanggaran HAM tidak berulang secara sistemik.

Menurutnya, pengalaman sebelumnya di Papua menunjukkan bahwa operasi militer sering berlangsung di wilayah terpencil, di mana akses media, organisasi kemanusiaan, dan pemantau HAM sangat terbatas.

Hal ini menghambat verifikasi fakta, dokumentasi pelanggaran, dan pertanggungjawaban.

Oleh iarena itu, advokad senior di tanah Papua ini menyarankan, investigasi independen dan akses kemanusiaan ke wilayah terdampak dengan didampingi pemantau HAM, media, dan masyarakat sipil menjadi sangat krusial untuk memastikan hak asasi manusia dihormati dan dilindungi. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: advokat senior Yan Christian WarinussyDirektur Eksekutif LP3BH ManokwariKomnas HAM RI
ShareTweetSend

Related Posts

Kematian Warga Sipil di Intan Jaya adalah Tragedi Kemanusiaan

Kematian Warga Sipil di Intan Jaya adalah Tragedi Kemanusiaan

Juli 6, 2026
Komnas HAM RI Didesak Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Puncak Papua

Komnas HAM RI Didesak Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Puncak Papua

April 22, 2026
Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

April 22, 2026

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026

Pemerintah Diminta Bentuk Tim Investigasi Intan Jaya

Oktober 31, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?