• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Konflik Bersenjata Semakin Memanas, OPM: Pekerja Indonesia Segera Tinggalkan Tanah Papua!

Konflik Bersenjata Semakin Memanas, OPM: Pekerja Indonesia Segera Tinggalkan Tanah Papua!

Juni 7, 2021
Komnas HAM RI : Penanganan ‘Kasus Kemburu Berdarah’ Masih Berjalan

Komnas HAM RI : Penanganan ‘Kasus Kemburu Berdarah’ Masih Berjalan

Agustus 11, 2026
Pemerintah Pusat Mulai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan DOB di Tanah Papua

Pemerintah Pusat Mulai Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan DOB di Tanah Papua

Agustus 11, 2026
ADVERTISEMENT
Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK di 546 Daerah

Agustus 11, 2026
Komisi XIII DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA Diperketat

Komisi XIII DPR Dukung Pemerintah Perketat Naturalisasi WNA Diperketat

Agustus 11, 2026
Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jawa Barat, Dukung Penyelenggaraan Konferprov 2026

Agustus 11, 2026
Panglima TNI Tegaskan Bertanggung Jawab atas Keamanan Masyarakat di Seluruh Indonesia

Panglima TNI Tegaskan Bertanggung Jawab atas Keamanan Masyarakat di Seluruh Indonesia

Agustus 11, 2026
Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Agustus 11, 2026
Sinode GKI Tanah Papua Salurkan Bantuan untuk Pengungsi asal Puncak

Sinode GKI Tanah Papua Salurkan Bantuan untuk Pengungsi asal Puncak

Agustus 11, 2026
KRI KERAMBIT-627 Tangkap Kapal Diduga Bermuatan Narkoba Seberat 1,3 Ton dengan Taksiran Senilai 2,6 Triliunan Rupiah

KRI KERAMBIT-627 Tangkap Kapal Diduga Bermuatan Narkoba Seberat 1,3 Ton dengan Taksiran Senilai 2,6 Triliunan Rupiah

Agustus 10, 2026
TNI AL Gagalkan Peredaran Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

TNI AL Gagalkan Peredaran Ribuan Liter Minuman Keras Ilegal di Pelabuhan Bakauheni

Agustus 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

Konflik Bersenjata Semakin Memanas, OPM: Pekerja Indonesia Segera Tinggalkan Tanah Papua!

[News]

Juni 7, 2021
in News
0
0
SHARES
360
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Tentara melawan OPM.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – konflik bersenjata di wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir semakin memanas. Intensitas kontak senjata semakin meningkat bahkan terus memakan korban.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) telah memperingatkan seluruh warga Indonesia yang bekerja di Papua untuk segera meninggalkan Bumi Cenderawasih.

Ancaman itu dikeluarkan usai readyviewed pihaknya menabuh genderang perang terhadap aparat TNI-Polri secara terpusat di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak sejak beberapa pekan lalu.

“Melihat situasi Konflik bersenjata di Kabupaten Puncak Papua, Intan Jaya dan Nduga, maka kami dari Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan peringatan tegas kepada semua imigran Indonesia yang mencari makan di negeri milik bangsa Papua agar segera tinggalkan wilayah konflik bersenjata,” kata Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam keterangan resmi, Minggu (6/6/2021).

Sebby mengatakan bahwa pihaknya tak akan segan menembak pekerja Indonesia yang masih bertahan di lokasi perang. Menurutnya, hal tersebut menjadi konsekuensi bagi mereka yang tak mematuhi ultimatum itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat TNI-Polri terkait dengan ancaman yang dilontarkan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kini telah dicap sebagai teroris oleh pemerintah.

Konflik itu sendiri telah terjadi pada Jumat (28/5/2021) lalu saat KKB membunuh Kepala Subsektor Oksamol, Pegunungan Bintang, Papua, Briptu Mario Sanoy. Mereka mencuri dua senjata laras panjang tipe SS1 dan revolver dari markas polisi itu.

Hanya saja, tak berselang lama polisi berhasil menemukan senjata yang dicuri itu di sekitar markas KKB yang berada di wilayah tersebut.

Tak hanya aparat, warga sipil juga menjadi korban. Pada Kamis (3/6/2021), polisi menyebut KKB bertanggungjawab atas penembakan seorang tukang bangunan bernama Habel Halenti (30) saat dalam perjalanan pulang dari Kampung Eronggobak, Distrik Ilaga.

Aksi ini disaksikan oleh rekan Habel bernama Alif yang berhasil melarikan diri dan melapor ke Polsek setempat.

“Korban sempat berteriak, ‘Ampun, komandan.’ Namun, langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal.

ADVERTISEMENT

Masih di hari yang sama, penyerangan KKB dilakukan di sekitar wilayah Bandara Aminggaru Ilaga, Puncak.

KKB diduga membakar sejumlah fasilitas bandara hingga memicu kontak tembak dengan Paskhas (Korps Pasukan Khas TNI AU).

Kejadian itu berdampak pada kebakaran menara di Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) dan Kantor AirNav di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Namun, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Terakhir, polisi menuding bahwa KKB bertanggungjawab atas penembakan keluarga Kepala Desa Nipurlema, Petianus Kogoya di wilayah Ilaga. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Konflik BersenjataOPMPapua
ShareTweetSend

Related Posts

Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Serukan Dialog Damai, Anggota DPD RI : Papua Jangan Dijadikan Arena Konflik

Juli 26, 2026
TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

TNI – Polri Tegaskan Komitmen Menjadikan HAM sebagai Landasan Tugas Pengamanan di Papua

Juli 8, 2026
Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Konflik Bersenjata non-Internasional Ada di Tanah Papua

Juni 11, 2026

Otsus Merupakan Hasil Konsensus Pemerintah Indonesia dan Orang Papua 

April 26, 2026

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?