• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
[FOTO] Sejumlah OKP Demo Tuntut Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Ma’ruf Amin: Kritik Omnibus Law Ciptaker karena Salah Paham

Oktober 12, 2020
Konflik yang Mengakar Tidak Bisa Diselesaikan dengan Satu Pendekatan

Konflik yang Mengakar Tidak Bisa Diselesaikan dengan Satu Pendekatan

September 19, 2026
Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi Indonesia, Presiden Prabowo Pimpin Sidang DEN

Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi Indonesia, Presiden Prabowo Pimpin Sidang DEN

September 19, 2026
ADVERTISEMENT
DPD RI Diminta Dorong Perundingan Indonesia-Papua

DPD RI Diminta Dorong Perundingan Indonesia-Papua

September 19, 2026
KPK Dorong Pengendalian Gratifikasi di Perguruan Tinggi

KPK Dorong Pengendalian Gratifikasi di Perguruan Tinggi

September 18, 2026
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

September 18, 2026
Kupas Historis Gerakan Perlawanan dan Konflik Papua, MenHAM RI Serukan Perdamaian Abadi

Kupas Historis Gerakan Perlawanan dan Konflik Papua, MenHAM RI Serukan Perdamaian Abadi

September 18, 2026
MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

MenHAM RI : TPNPB dan TNI/Polri Patuhi Hukum Humaniter Internasional

September 18, 2026
Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

Papua Selatan Terancam Kekeringan, Padi Berisiko Gagal Panen

September 18, 2026
Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

Di Mimika, DPD RI : Penyelesaian Konflik Tak Cukup dengan Pendekatan Keamanan

September 18, 2026
Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

Komisi V DPR Dorong Kemen PKP Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

September 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Ma’ruf Amin: Kritik Omnibus Law Ciptaker karena Salah Paham

[Politik]

Oktober 12, 2020
in Politik
0
0
SHARES
118
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai maraknya kritik keras terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di berbagai daerah karena muncul mispersepsi informasi dan salah paham dari berbagai kalangan.

“Substansi yang dipersoalkan oleh berbagai kalangan adalah karena mispersepsi, disinformasi, kesalahpahaman atau disalahpahamkan,” kata Ma’ruf pada acara pembukaan Pra-Ijtima Sanawi Dewan Pengawas Syariah se-Indonesia tahun 2020 secara daring, Senin (12/10/2020).

Ma’ruf menyatakan aspirasi masyarakat yang belum terakomodasi bisa disampaikan langsung kepada pemerintah. Nantinya, aspirasi itu akan menjadi bahan penyusunan peraturan pelaksana yang kini tengah dilakukan pemerintah.

“Baik peraturan pemerintah (PP), peraturan presiden atau aturan pelaksanaan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ma’ruf mengklaim Omnibus Law Cipta Kerja merupakan instrumen pemerintah untuk merespon tuntutan masyarakat agar tercipta lapangan kerja yang luas di Indonesia. Disamping itu, UU tersebut ingin memperbaiki birokrasi, penyederhanaan regulasi dan penciptaan iklim yang kondusif bagi dunia usaha.

UU Cipta Kerja, kata Ma’ruf, diperlukan karena dilatarbelakangi banyak kendala dalam menciptakan iklim investasi dunia usaha di Tanah Air. Ia mencotohkan masih banyak aturan yang tumpang tindih sehingga memerlukan waktu panjang bagi para investor dalam menanamkan modalnya.

“Itu menyebabkan Indonesia kalah bersaing dengan negara lain seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Kamboja dan lain-lain dalam hal kemudahan investasi yang mengakibatkan tersendatnya penciptaan lapangan kerja,” kata Ma’ruf.

Penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja

Gelombang penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah, mulai dari Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Kendari, hingga Maluku.

Massa dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan buruh menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada Senin 5 Oktober lalu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja berlangsung luas di wilayah Indonesia karena ada kesalahan informasi dan berita palsu. Ia turut meluruskan sejumlah isu yang tertuang dalam UU tersebut.

Namun, mahasiswa dan buruh membantah klaim Jokowi yang menyebut unjuk rasa tolak Omnibus Law Cipta Kerja dipicu disinformasi dan hoaks di media sosial. Koordinator lapangan aksi BEM SI, Anas Abi Hamzah mengatakan aksi unjuk rasa disebabkan pemerintah tak transparan.

Sementara, Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos meminta Jokowi untuk terbuka tentang draf Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan bersama DPR kepada publik. Ia meminta Jokowi membuka pasal per pasal yang dianggap hoaks. (*)

Sumber

Komentar Facebook

Tags: Ma'ruf AminOmnibus LawPolitik
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Rakornas PB, Wapres: Kita Memiliki Instrumen Kebijakan Jangka panjang dalam Pengelolaan Risiko Bencana

Wacana Prabowo Bakal Tambah Kementerian, Wapres: 34 Sudah Cukup Ideal

Mei 8, 2024
Wapres: Potensi Indonesia Dibidang Ekonomi Syariah Sudah Saatnya Kita Bangunkan

Wapres : Prabowo Lanjutkan Pemerintahan Jokowi, Tentu Tak Perlu Transisi

April 24, 2024

Wapres Ma’ruf Minta Kasus PT Timah Diusut, Uang Negara Harus Kembali

April 4, 2024

Wapres Terima Audiensi KSAD, Bahas Pemilu Hingga Kesehjateraan Masyarakat

Januari 31, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?