• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Masyarakat Adat dan Investasi adalah Mitra Strategis Pembangunan

Masyarakat Adat dan Investasi adalah Mitra Strategis Pembangunan

Maret 10, 2026
Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Agustus 23, 2026
Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Agustus 22, 2026
ADVERTISEMENT
Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Agustus 22, 2026
DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

Agustus 22, 2026
Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Agustus 22, 2026
Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Agustus 22, 2026
TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

Agustus 22, 2026
Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026
Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Agustus 22, 2026
Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Agustus 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Masyarakat Adat dan Investasi adalah Mitra Strategis Pembangunan

Maret 10, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
188
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Ketua Komite III DPD RI, Dr Filep Wamafma saat hadiri FGD tentang Peran Masyarakat Hukum Adat dalam Investasi, di Teluk Bintuni, Papua Barat//GRW

BINTUNI, SatukanIndonesia.com – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyatakan, Investasi dan masyarakat Adat adalah mitra strategis pembangunan daerah maupun Negara.

Hal ini ditegaskan, Dr Filep Wamafma sebagai Ketua Komite III DPD RI saat menghadiri kegiatan Fokus Group Diskusi (FGD) tentang peran Masyarakat Hukum Adat dalam Investasi, di Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin (09/03/2026).

Namun, kata Dr Filep, yang terjadi di tanah Papua masyarakat adat dianggap sebagai musuh, pada akhirnya terjadi konflik berkepanjangan.

“Masyarakat Adat bicara tentang hak atas tanah, dan menolak investasi. Sementara pemerintah pusat mengatakan, ini kewenangan Negara yang menjadi amanat konstitusi,”sebut Senator Papua Barat ini.

Maka yang terjadi, lanjut Dr Filep, tidak ada kesepahaman antara masyarakat Adat, Investasi, Pemerintah sehingga munculah konflik.

“Kalau sudah konflik, berarti berpengaruh kepada semua aspek. Itu bagian dari konflik politik investasi,”katanya.

Berikutnya, kata Dr Filep, konstitusi Republik Indonesia telah merumuskan berbagai ide cemerlang, untuk mengakui dan menghormati hak masyarakat adat.

“Negara (pemerintah) mengakui dan menghormati, itu kewajiban. Tidak ada istilah bahwa negara tidak mengakui hak masyarakat adat. Negara mengakui satu-satuan masyarakat adat, pemerintah daerah yang bersifat khusus atau istimewa”tutur Wamafma.

Terlebih khusus di tanah Papua, ia menjelaskan, sebagai ketua Tim penyusun Undang Undang Otonomi Khusus (UU Otsus), PP 106, dan PP 107 mendukung upaya pemerintah melindungi hak masyarakat Adat.

“Otsus adalah kebijakan dalam konstitusi yang menjamin hak-hak masyarakat Adat, jadi tidak serta-merta Otsus dalam konteks uang saja. Tapi kita bicara Otsus adalah satu kesatuan daripada seluruh elemen di dalam UU Otsus, jadi kalau orientasinya hanya uang. Maka sangat sempit sekali cara berpikir tentang Otsus,”sebutnya.

Katanya, dari sisi hukum masyarakat adat di berikan kesempatan oleh UU Otsus untuk merumuskan kewenangan termasuk dibidang investasi. Salah satunya, pembuatan regulasi atau peraturan daerah khusus (Perdasus).

Tak hanya itu, sebagai Ketua Komite III DPD RI menyoroti, pemerintah daerah (Pemda) terkait regulasi serta perlindungan hutan dalam mendukung pembangunan, yang berkeadilan di Papua Barat.

Menurut Dr Filep, setiap pembentukan regulasi, baik undang-undang maupun peraturan daerah (Perda), harus melalui proses uji publik agar dapat diketahui efektivitasnya ketika diterapkan di masyarakat.

Pasalnya, regulasi tidak boleh hanya disusun secara administratif tanpa memahami dampak serta manfaatnya.

“Pembentukan peraturan tidak bisa hanya sebatas dibuat, tetapi harus diuji kepada publik untuk melihat apakah efektif atau tidak dalam pelaksanaannya,”ujar Dr Filep.

Dalam FGD, sejumlah peserta yang berasal dari perwakilan lembaga masyarakat adat, dewan adat, serta tokoh perempuan menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Salah satu isu, yang mencuat adalah belum maksimalnya implementasi kompensasi bagi masyarakat adat atas pengelolaan hutan adat.

Dijelaskannya, hutan adat yang telah memenuhi persyaratan dan diakui oleh pemerintah melalui kementerian terkait seharusnya memperoleh jaminan kompensasi dari Negara.

Menurutnya, kompensasi tersebut penting, karena masyarakat adat telah menyerahkan sebagian wilayah hutan adat, untuk kepentingan pembangunan.

“Ketika hutan adat sudah memenuhi syarat dan diakui oleh pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, maka seharusnya ada alokasi kompensasi bagi masyarakat adat. Namun kenyataannya, pelaksanaan itu belum berjalan secara maksimal,”jelasnya.

Ketua STIH Manokwari ini juga menyoroti, komitmen Papua Barat sebagai provinsi konservasi yang seharusnya berkorelasi langsung dengan perlindungan hutan adat.

Ia mengutarakan, konsep konservasi tidak akan berjalan optimal apabila perlindungan terhadap wilayah adat justru diabaikan.

Oleh karena itu, Dr Filep mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) melalui instansi teknis guna merumuskan langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat adat sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hutan adat.

“Pemberdayaan masyarakat adat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, di Papua Barat. Mengingat masyarakat adat selama ini berperan menjaga kawasan hutan secara turun-temurun,”tukasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dewan Perwakilan Daerah Republik IndonesiaDr. Filep WamafmaFokus Group Diskusi (FGD)Ketua Komite III DPD RIPapua BaratSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Agustus 23, 2026
Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Agustus 22, 2026
Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026

Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Agustus 22, 2026

Ketua DPRD Kota Bekasi Sarankan Pemko Bekasi Lakukan Rasionalisasi Anggaran yang tidak Wajib bagi Masyarakat

Agustus 21, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?