
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pernyataan yang dilontarkan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin terhadap ekonom senior, Rizal Ramli (RR) dikecam berbagai pihak. Para analis menilai pernyataan kasar Ngabalin itu menunjukkan otak Ngabalin yang penuh isi septic tank.
Zaman bergerak, nilai-nilai pun berubah. Hari ini di istana ada Ali Mochtar Ngabalin si tukang sembur berkostum Islam itu dipakai istana Jokowi untuk menyerang kaum intelektual kritis., yang oleh banyak kalangan disebut bertabiat preman berkedok agama.
”Kasar sekali dan keterlaluan banget itu omongan Ngabalin, komentarnya tentang RR sudah melampaui batas, terkesan isi otaknya cuma septic tank” kata F Reinhard MA dari Indonesian Research Group. Baca Juga: KPK Diminta untuk Telusuri Harta Pejabat yang Naik Selama Pandemi
”Bahasa septic tank Ngabalin sudah kotor sekali, ” imbuh Muhamad Muntasir Alwy, aktivis LSM dan sosok muda pesantren NU/nahdliyin, alumnus Fisipol UGM
Sebelumnya, RR menyebut kalau setiap kali jurnalis, penulis, aktivis atau seseorang dipolisikan dengan tudingan berbuat bohong, maka Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun layak dipolisikan karena kerap mengumbar janji bohong terhadap masyarakat.
Tahu akan hal ini, Ngabalin geram hingga membahas mengenai sakit hati hingga menyebut otak RR hanya tersisa septic tank.
“Kalau yg ini orgnya sangat pendendam karena sakit hatinya dlm banget masuk sampai sum-sum tulang belakang, nafsunya melebihi akal sehat&yg tertinggal dalam otaknya hanya septic tank tunggu wktnya krn sdh bau tanah. Waktu menjabat nggak tahu prestasi apa yg dibuat, akhirnya dipecat OMG,” ujar Ngabalin melalui Twitter pribadinya Senin, 13 September 2021.
Salah satu dari banyak pihak yang mengecam pernyataan Ngabalin terhadap RR ialah Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie.
Baca Juga: AHY Sebut Upaya Merampas Partai Demokrat Masih Terus Berjalan
Jerry dengan tegas balik melabeli Ngabalin sebagai orang yang tak berpendidikan dan tak beretika.
“Saya lihat bahasa bang Ngabalin kayak tak beretika dan punya sopan santun. Kayaknya waktu di kuliah tak belajar etika dan tata krama. Atau hanya banyak belajar tata boga?” ujarnya dalam keterangan, Senin, 13 September 2021.
Selain itu, Jerry mengaku heran dengan posisi dan peranan Ngabalin di KSP.
Sebab, selama ini dia hanya sering tampil ke media dengan gaya komunikasi yang mirip dengan buzzer (pendengung) dengan bahasa kasar dan brutal..
Sehingga dia menilai Otak Ngabalin dan RR berbeda seperti langit dan bumi“Nah, bahasa ini seperti gaya para buzzer yang menyerang RR, orang hebat kok di bilang Septic Tank. Otak Nagbalin dan Rizal Ramli beda antara langit dan bumi,” katanya.
“Orang kalau cerdas lingiustik verbal bahasa polite (sopan) dan juga santun,” pungkasnya. (Nal/SI)













