• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menyongsong Bergabungnya Pemerintahan Otonom Bougainville dalam MSG 2025

Menyongsong Bergabungnya Pemerintahan Otonom Bougainville dalam MSG 2025

Juni 16, 2025
Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Menkeu Purbaya Nilai Kebijakan DHE SDA Berpotensi Dongkrak Kinerja Himbara

Juni 2, 2026
Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Ditjen Imigrasi Siapkan Layanan Khusus untuk Percepat Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2026

Juni 2, 2026
ADVERTISEMENT
Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Mensos Sebut 45 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran Akibat Data Kurang Akurat

Juni 2, 2026
Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM untuk Perkuat Perlindungan HAM

Juni 2, 2026
Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Meski Diguyur Hujan, Seluruh Kader PDI Perjuangan Tetap Semangat Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Juni 2, 2026
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Mei 31, 2026
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Menyongsong Bergabungnya Pemerintahan Otonom Bougainville dalam MSG 2025

[Internasional]

Juni 16, 2025
in Internasional, News
0
0
SHARES
155
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO: Warga Bougainville siap membangun negaranya menjelang kemerdekaan 1 September 2027//ISTIMEWA

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Guna membahas masa depan Bougainville yang kaya akan tambang Negara tetangga Papua Nugini (PNG) baru-baru ini mengadakan dialog dan pertemuan di Selandia Baru.

Bougainville, yang berencana memproklamasikan kemerdekaannya pada 1 September 2027, masih menunggu ratifikasi dari Parlemen Nasional PNG atas hasil referendum 2019, di mana 98,31 persen pemilih menyatakan ingin merdeka dari PNG. Walaupun referendum ini tidak bersifat mengikat, hasilnya memberikan tekanan besar kepada pemerintah PNG.

Kehadiran Bougainville dalam konstelasi politik Pasifik Selatan diperkirakan akan mengubah dinamika di kawasan, terutama dalam tubuh Melanesian Spearhead Group (MSG).

Bougainville berpeluang menjadi anggota penuh, sebagaimana Front Pembebasan Nasional Kanak dan Sosialis (FLNKS) dari Kaledonia Baru, atau setidaknya sebagai pengamat seperti United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

Aktivis lingkungan dan tambang laut dalam dari Fiji, Mauren Penjueli dari LSM PANG, dalam pertemuan di Madang pada 2018 menyatakan keraguannya terhadap keseriusan PNG dalam melepaskan Bougainville sebagai wilayah kaya tambang.

“Saya kira hal itu akan sulit diterima oleh PNG,” katanya.

 

Referendum 2019 dan Jalan Menuju Kemerdekaan

Referendum yang dilaksanakan antara 23 November hingga 7 Desember 2019 memberikan dua pilihan otonomi yang lebih besar atau kemerdekaan penuh. Sebagian besar memilih kemerdekaan. Meskipun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Parlemen PNG.

Tertundanya implementasi hasil referendum menyebabkan perundingan antara Perdana Menteri PNG, James Marape, dan Presiden Pemerintah Otonom Bougainville (ABG), Ishmael Toroama, dilakukan dengan bantuan pihak ketiga, yaitu mantan Gubernur Jenderal Selandia Baru, Sir Jerry Mateparae, sebagai moderator.

Perjalanan Bougainville menuju kemerdekaan tidak lepas dari sejarah konflik bersenjata yang panjang. Pada 1996, PM PNG saat itu, mendiang Sir Julius Chan, bahkan menyewa tentara bayaran dari Inggris, Sandline International, untuk menghadapi Tentara Revolusioner Bougainville (BRA) yang dipimpin Sam Ona.

Barulah di bawah pemerintahan PM James Marape, PNG menyetujui referendum 2019. Walau tidak mengikat, keputusan untuk mengadakan referendum ini merupakan langkah maju dalam menyelesaikan konflik dengan cara damai.

 

Tanggal Kemerdekaan Ditentukan

Pada Maret 2025, para pemimpin Bougainville yang berkumpul dalam Forum Konsultasi Pemimpin Kemerdekaan di Buka, ibu kota ABG, merekomendasikan tanggal 1 September 2027 sebagai hari kemerdekaan resmi. Rekomendasi ini menjadi pijakan konsultasi lanjutan dengan PNG, difasilitasi oleh Sir Jerry Mateparae.

Dalam pernyataan bersama yang ditandatangani oleh 14 perwakilan, termasuk Presiden Toroama, ditegaskan bahwa proses moderasi tidak akan memengaruhi keputusan Majelis Konstituante. Fokus forum adalah merumuskan hubungan baru antara Bougainville dan PNG sebagai dua negara berdaulat yang independen.

 

Tantangan Bagi PNG

PNG, yang akan merayakan 50 tahun kemerdekaannya pada 16 September 2025, menghadapi tantangan berat. Kemerdekaan Bougainville dapat memicu gejolak di provinsi-provinsi lain yang selama ini merasa termarjinalkan dalam pembagian kekayaan sumber daya alam.

Sir Julius Chan sendiri pernah memperjuangkan pembagian hasil tambang Lihir dan Porgera saat menjadi Gubernur Provinsi New Ireland. Bila Bougainville benar-benar merdeka, provinsi lain mungkin akan menuntut hal serupa.

Selain pembagian hasil sumber daya, muncul pertanyaan apakah PNG akan mengizinkan Bougainville duduk berdampingan sebagai anggota MSG. Hingga kini, Bougainville belum pernah diwakili secara mandiri dalam forum MSG, selalu di bawah representasi PNG.

 

Peluang Bougainville di MSG 2025

Melanesian Spearhead Group (MSG) kini telah tumbuh dari sebuah kelompok kecil menjadi blok kuat yang memiliki pengaruh besar dalam urusan regional Pasifik. Sejak didirikan pada 1986, MSG telah menjadi platform kerja sama antara negara-negara Melanesia, yang kini memasuki usia ke-37 pada 14 Maret 2025.

Menurut islandsbusiness.com, MSG memiliki posisi strategis karena secara kolektif mewakili 86 persen populasi, 98 persen persen daratan, 91 persen PDB, serta hampir setengah dari ZEE dan 90 persen kekayaan sumber daya alam kawasan Pasifik.
MSG awalnya dibentuk untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Kanaky (Kaledonia Baru), namun kini juga menampung suara ULMWP dari Papua Barat.

Bougainville, dengan posisinya yang strategis dan latar belakang perjuangan serupa, memiliki peluang untuk diterima baik sebagai anggota penuh maupun pengamat.

Dalam pertemuan bersama antara ABG dan Pemerintah Nasional PNG di Kamp Militer Burnham, Christchurch, Selandia Baru, 6–15 Juni 2025, para pihak menegaskan komitmen untuk membangun “Kemitraan Melanesia” yang damai dan saling menghormati.

 

Konservasi dan Kepemimpinan Regional

Sementara itu, negara-negara Melanesia seperti Kepulauan Solomon dan Vanuatu mengumumkan peluncuran “Cagar Laut Melanesia”, kawasan konservasi laut multinasional pertama di dunia yang dipimpin oleh masyarakat adat, pada UNOC 2025 di Nice, Prancis.

Inisiatif ini mencerminkan kepemimpinan regional Melanesia yang mengedepankan kedaulatan ekologis dan perlindungan budaya leluhur.

Dengan perkembangan ini, kehadiran Bougainville di MSG 2025 menjadi isu strategis yang dinanti. Apakah akan diterima sebagai anggota penuh atau tetap sebagai pengamat, semuanya tergantung dinamika politik regional menjelang proklamasi kemerdekaannya pada 1 September 2027. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BougainvilleMSG 2025Papua Nugini (PNG)
ShareTweetSend

Related Posts

Bahas Kerjasama, Gubernur Papua Terima Kunjungan Dubes PNG

Bahas Kerjasama, Gubernur Papua Terima Kunjungan Dubes PNG

Desember 14, 2025
Perundingan PNG dan Bougainville Hasilkan ‘Perjanjian Melanesia’

Perundingan PNG dan Bougainville Hasilkan ‘Perjanjian Melanesia’

Juni 28, 2025
Kemerdekaan Bougainville Didukung Perjanjian Hubungan Melanesia

Kemerdekaan Bougainville Didukung Perjanjian Hubungan Melanesia

Juni 16, 2025

Tingkatkan Pendidikan, Pegunungan Bintang Kerjasama dengan PNG

Mei 14, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?