• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mikronesia Jadi Pangkalan Militer Baru Amerika Serikat

Mikronesia Jadi Pangkalan Militer Baru Amerika Serikat

Agustus 31, 2021
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Lingga

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Lingga

Agustus 3, 2026
Dicoreng Nama Baiknya Dikaitkan Narkoba, Andi Morena Deklarasikan Perang Hukum Total: Tak Ada Ampun Bagi Pemitnah Hukum Harus Ditegakkan!

Dicoreng Nama Baiknya Dikaitkan Narkoba, Andi Morena Deklarasikan Perang Hukum Total: Tak Ada Ampun Bagi Pemitnah Hukum Harus Ditegakkan!

Agustus 3, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Gelar Paripurna, Wali Kota Batam Usulkan Perubahan KUA/PPAS 2026 Rp 4,508 T

DPRD Gelar Paripurna, Wali Kota Batam Usulkan Perubahan KUA/PPAS 2026 Rp 4,508 T

Agustus 3, 2026
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Peliputan Demonstrasi, Minta Publik Waspadai Hoaks

Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Peliputan Demonstrasi, Minta Publik Waspadai Hoaks

Agustus 3, 2026
Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Kunjungan Perdana Menteri Thailand ke Jakarta

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Kunjungan Perdana Menteri Thailand ke Jakarta

Agustus 3, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Minta Putusan MK soal Anggaran MBG Mulai Diterapkan pada 2027

Wakil Ketua Komisi X DPR Minta Putusan MK soal Anggaran MBG Mulai Diterapkan pada 2027

Agustus 3, 2026
Wakil Ketua DPD RI Sebut RUU Bahasa Daerah Jaga Warisan Budaya di Era AI

Wakil Ketua DPD RI Sebut RUU Bahasa Daerah Jaga Warisan Budaya di Era AI

Agustus 3, 2026
Prakiraan BMKG: Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan BMKG: Cuaca di Jakarta Awal Pekan Ini Cenderung Cerah Sepanjang Hari

Agustus 3, 2026
Pemerintah Akan Salurkan Hampir 1 Juta Ton Beras bagi KPM Mulai 17 Agustus

Pemerintah Akan Salurkan Hampir 1 Juta Ton Beras bagi KPM Mulai 17 Agustus

Agustus 3, 2026
TNI AL dan Russian Navy Berlatih Vbss Hingga Tembakkan Meriam-76 Pada Sea Phase Exercise Orruda 2026

TNI AL dan Russian Navy Berlatih Vbss Hingga Tembakkan Meriam-76 Pada Sea Phase Exercise Orruda 2026

Agustus 3, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Mikronesia Jadi Pangkalan Militer Baru Amerika Serikat

[Internasional]

Agustus 31, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
290
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Wilayah Mikronesia, negara di Pasifik yang akan jadi pangkalan militer baru AS. Foto/REUTERS
Wilayah Mikronesia, negara di Pasifik yang akan jadi pangkalan militer baru AS. Foto/REUTERS

Palikir, SatukanIndonesia.com – Amerika Serikat(AS) menandatangani kesepakatan dengan Federasi Mikronesia (FSM) untuk menjadikan negara Pasifik itu sebagai pangkalan militer baru Washington.

Kesepakatan itu diteken ketika FSM mempertahankan hubungan diplomatik dengan China. China dan FSM berjarak cukup jauh yang dipisahkan oleh Laut Filipina.

Bulan lalu di Honolulu, Hawaii, Presiden Mikronesia David Panuelo mengadakan pembicaraan pertahanan tingkat tinggi dengan komandan Komando Indo-Pasifik (INDOPACOM) AS Laksamana Angkatan Laut AS John C. Aquilino tentang “postur pertahanan dan kekuatan Amerika Serikat yang lebih luas di Pasifik”, di antara topik lainnya.

Baca juga: Penampakan Milisi Taliban Muncul di Belakang Penyiar TV Afghanistan saat Live
“FSM dan Amerika Serikat berkolaborasi dalam rencana untuk kehadiran Angkatan Bersenjata AS yang lebih sering dan permanen,” kata pemerintah Mikronesia dalam keterangan pers.

“Dan telah sepakat untuk bekerja sama tentang bagaimana kehadiran itu akan dibangun baik untuk sementara maupun permanen di dalam FSM, dengan tujuan melayani kepentingan keamanan bersama dari kedua negara,” lanjut pemerintah Mikronesia.

Keterangan pers itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang di mana pangkalan militer AS itu akan berada atau jenis fasilitas apa yang akan dibangun.

Berbicara kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC) setelah pertemuan tingkat tinggi, Panuelo mengatakan bahwa sementara negara kecil berpenduduk 58.000 orang itu mempertahankan hubungan diplomatik dengan China, dia tidak melihat pangkalan militer baru AS akan merusak hubungan tersebut.

“Freely Associated States [FAS atau Negara Asosiasi Bebas] adalah bagian dari tanah air, dan karenanya, kami dilindungi oleh Amerika Serikat,” katanya, mengacu pada pengaturan “negara klien khusus” di mana FSM, serta tetangga Palau dan Republik Kepulauan Marshall, mendapatkan akses ke bantuan federal AS dengan imbalan mengizinkan militer AS beroperasi di wilayah mereka dan meminta tanah untuk pangkalan.

Perjanjian 20 tahun antara AS dan negara-negara Pasifik itu akan diperbarui pada tahun 2024. Baca juga: Gunakan ‘Bom Ninja’, Amerika Serikat Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan
Kesepakatan untuk pendirian pangkalan militer baru AS itu mendapat respons publik Mikronesia. “Setiap kali ada perubahan mendadak pada tanah, Anda memengaruhi identitas kami sebagai penduduk asli pulau,” kata Sam Illesugam, penduduk asli Mikronesia dari negara bagian Yap barat, kepada Public Radio International pekan lalu.

“Ini akan mengubah lanskap sosial pulau-pulau kita. Pulau kami sangat, sangat kecil. Segala jenis perubahan gaya hidup kita akan sangat memengaruhi kita,” ujarnya.

Posisi strategis Mikronesia dan pulau-pulau Pasifik tetangga tidak luput dari perhatian para pemikir pertahanan AS dalam beberapa tahun terakhir. Pada September 2019, sebuah laporan oleh Rand Corporation menyebut FASsebagai “jalan raya super proyeksi daya yang melintasi jantung Pasifik Utara ke Asia.”

“Sejarah menggarisbawahi bahwa FAS memainkan peran penting dalam strategi pertahanan AS,” bunyi laporan itu, seperti dilansir Radio New Zealand. “Jika diabaikan atau ditumbangkan, mereka bisa menjadi, seperti di masa lalu, kerentanan kritis.”

“Ke depan, Amerika Serikat, sekutunya, dan mitranya harus menunjukkan komitmen mereka terhadap kawasan dengan mempertahankan tingkat pendanaan yang sesuai untuk FAS, dan memperkuat keterlibatan dengan FAS secara lebih luas,” saran Rand Corporation lebih lanjut.

Gagasan yang lebih spesifik muncul dalam editorial April 2021 di Defense One yang ditulis oleh Abraham M. Denmark, yang menjabat sebagai Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk Asia Timur di bawah mantan Presiden AS Barack Obama dari 2015 hingga 2017, dan Eric Sayers, seorang visiting fellow di American Enterprise Institute (AEI) dan mantan asisten khusus INDOPACOM.

Baca juga: Militer AS Klaim Bunuh Dalang ISIS-K
Mereka berpendapat bahwa untuk mencegah Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), AS harus membangun fasilitas di pulau-pulau Pasifik utama termasuk Tinian, salah satu Kepulauan Mariana Utara di utara Guam; Palau, yang berjarak sekitar 750 mil barat daya Guam; dan Yap, pulau besar paling barat di Mikronesia, yang terletak sekitar setengah jalan antara Guam dan Palau.

Guam saat ini merupakan pusat aktivitas militer AS di kawasan tersebut, dengan fasilitas Pentagon mencakup 29 persen dari total wilayah tersebut permukaan pulau itu.

(nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Amerika SerikatChinamikronesiapangkalan as di mikronesiapangkalan militer as
ShareTweetSend

Related Posts

Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Mengembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular

Juli 1, 2026
Wali Kota dan DPRD Sepakati Langkah Percepatan Pembangunan PSEL Kota Bekasi

Wali Kota dan DPRD Sepakati Langkah Percepatan Pembangunan PSEL Kota Bekasi

Juni 30, 2026
RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?