• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

Gowes dari Rumah, Walikota Bekasi Hadiri Penyerahan SK Kepala Sekolah

April 17, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

Musrenbang RKPD 2027, Tri Adhianto Sebut Perkuat Sinergi Pembangunan Lintas Sektor

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

April 17, 2026
Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

April 17, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
15
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET.FOTO : Nurhadi saat menyampaikan pendapatnya terkait MBG (Dok. partai NasDem)

Kediri, SatukanIndonesia.com – Polemik menu ikan lele yang diduga belum matang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan, Madura, memantik perhatian berbagai pihak. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program tersebut benar-benar menjamin keamanan pangan bagi para siswa.

Nurhadi menyampaikan sikap tersebut di Jakarta, Rabu lalu (11/3).

Politikus yang telah dua periode duduk di DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kediri, Tulungagung, dan Blitar itu menegaskan bahwa program MBG menyentuh langsung aspek kesehatan anak-anak sehingga kualitas makanan yang dibagikan harus dipastikan aman dan layak konsumsi.

Menurutnya, dapur penyedia makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memastikan proses pengolahan dan distribusi makanan dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Ia menilai pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar tidak terjadi kelalaian yang berpotensi merugikan penerima manfaat.

“Program ini berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu mutu makanan harus dijaga dengan serius,” ulang Nurhadi kepada satukanindonesia.com Jumat (13/3).

Polemik tersebut bermula dari laporan di Kabupaten Pamekasan. Salah satu sekolah menolak paket makanan MBG setelah menemukan menu ikan lele yang dinilai tidak layak dikonsumsi. Informasi yang beredar menyebutkan lebih dari seribu porsi makanan tidak dibagikan kepada siswa karena pihak sekolah khawatir kondisi menu tersebut dapat membahayakan kesehatan.
Peristiwa itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai tanggapan. Badan Gizi Nasional selaku pelaksana program MBG di tingkat pusat pun melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan di wilayah tersebut.

Sejumlah masyarakat juga ikut memberikan pandangan terkait polemik tersebut. Dwi Tjahja Rudatin, pensiunab guru sekolah dasar di Kabupaten Kediri (14/3) , menilai tujuan utama program MBG harus tetap menjadi perhatian semua pihak, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak.

“Sesuai program Pak Presiden tujuannya kan untuk peningkatan gizi anak. Jadi yang harus diperhatikan adalah kandungan gizi dan pola penyajian. Jangan sampai justru merugikan anak. Kasihan mereka,” ujarnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Guntur Cahyana dari Mitra Publik Indonesia (MPI) Wilayah Kediri Raya. Organisasi masyarakat sipil tersebut bergerak di bidang pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan diseminasi informasi kepada masyarakat.

Menurut Guntur, sikap kritis Nurhadi sebagai wakil rakyat merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

“Apa yang dilakukan Nurhadi selaku wakil rakyat sudah tepat. Mengawali program dengan sikap kritis yang konstruktif penting agar pelaksanaannya tidak sampai merugikan masyarakat,” kata Guntur, Sabtu (14/3).

Sementara itu kembali ke insiden Pamekasan, Nurhadi menilai insiden di Pamekasan harus dijadikan bahan pembenahan dalam pelaksanaan program MBG secara nasional. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Bagi Nurhadi, Dwi Takhta maupun Guntur, pengawasan yang ketat terhadap standar keamanan pangan menjadi kunci agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Yos)

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDemGuntur CahyanaMakan Bergizi GratisNurhadiSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

April 12, 2026
Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

April 11, 2026
Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

April 11, 2026

Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning

April 11, 2026

Wawali Sambut Baik Pelatihan Vokasi Nasional, Harapkan Cetak Tenaga Kerja Cakap Dan Profesional

April 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?