• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

RUU Reforma Agraria Disiapkan, Ketimpangan di Balik Penguasaan Lahan Disoroti

September 18, 2026
Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

Gaji P3K Rp23 Triliun Masuk APBN 2027, Pemda Tak Boleh Alasan Efisiensi

September 18, 2026
ADVERTISEMENT
Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

Kantor Gakkum Kehutanan Wilayah Maluku Papua di Geledah Kejaksaan

September 17, 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Pidanakan Pelanggar Karhutla Indonesia

September 17, 2026
Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

Selain Dialog, Pemahaman Sejarah Papua Penting Untuk perdamaian

September 17, 2026
Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

Mentan Perkuat Produksi Pertanian untuk Jaga Swasembada Pangan dan Dukung Kemandirian Energi

September 17, 2026
Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

Dasco Sebut  Ketum Parpol Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu

September 17, 2026
BBM Langka, Antrian Kendaraan Buat Macet tak tampak Petugas Polisi

BBM Langka, Antrian Kendaraan Buat Macet tak tampak Petugas Polisi

September 17, 2026
Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

Presiden Prabowo Siapkan Rekrutmen Sarjana Terbaik untuk Jadi Guru

September 17, 2026
Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

September 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, September 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET.FOTO : Nurhadi saat menyampaikan pendapatnya terkait MBG (Dok. partai NasDem)

Kediri, SatukanIndonesia.com – Polemik menu ikan lele yang diduga belum matang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan, Madura, memantik perhatian berbagai pihak. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program tersebut benar-benar menjamin keamanan pangan bagi para siswa.

Nurhadi menyampaikan sikap tersebut di Jakarta, Rabu lalu (11/3).

Politikus yang telah dua periode duduk di DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kediri, Tulungagung, dan Blitar itu menegaskan bahwa program MBG menyentuh langsung aspek kesehatan anak-anak sehingga kualitas makanan yang dibagikan harus dipastikan aman dan layak konsumsi.

Menurutnya, dapur penyedia makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memastikan proses pengolahan dan distribusi makanan dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Ia menilai pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar tidak terjadi kelalaian yang berpotensi merugikan penerima manfaat.

“Program ini berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu mutu makanan harus dijaga dengan serius,” ulang Nurhadi kepada satukanindonesia.com Jumat (13/3).

Polemik tersebut bermula dari laporan di Kabupaten Pamekasan. Salah satu sekolah menolak paket makanan MBG setelah menemukan menu ikan lele yang dinilai tidak layak dikonsumsi. Informasi yang beredar menyebutkan lebih dari seribu porsi makanan tidak dibagikan kepada siswa karena pihak sekolah khawatir kondisi menu tersebut dapat membahayakan kesehatan.
Peristiwa itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai tanggapan. Badan Gizi Nasional selaku pelaksana program MBG di tingkat pusat pun melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan di wilayah tersebut.

Sejumlah masyarakat juga ikut memberikan pandangan terkait polemik tersebut. Dwi Tjahja Rudatin, pensiunab guru sekolah dasar di Kabupaten Kediri (14/3) , menilai tujuan utama program MBG harus tetap menjadi perhatian semua pihak, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak.

“Sesuai program Pak Presiden tujuannya kan untuk peningkatan gizi anak. Jadi yang harus diperhatikan adalah kandungan gizi dan pola penyajian. Jangan sampai justru merugikan anak. Kasihan mereka,” ujarnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Guntur Cahyana dari Mitra Publik Indonesia (MPI) Wilayah Kediri Raya. Organisasi masyarakat sipil tersebut bergerak di bidang pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan diseminasi informasi kepada masyarakat.

Menurut Guntur, sikap kritis Nurhadi sebagai wakil rakyat merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

“Apa yang dilakukan Nurhadi selaku wakil rakyat sudah tepat. Mengawali program dengan sikap kritis yang konstruktif penting agar pelaksanaannya tidak sampai merugikan masyarakat,” kata Guntur, Sabtu (14/3).

Sementara itu kembali ke insiden Pamekasan, Nurhadi menilai insiden di Pamekasan harus dijadikan bahan pembenahan dalam pelaksanaan program MBG secara nasional. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Bagi Nurhadi, Dwi Takhta maupun Guntur, pengawasan yang ketat terhadap standar keamanan pangan menjadi kunci agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Yos)

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDemGuntur CahyanaMakan Bergizi GratisNurhadiSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS

Pemkot Bekasi Dan DPRD Tandatangani Perubahan KUA-PPAS

September 12, 2026
Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

Kukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif & Kreatif

September 9, 2026
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026

Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026

PKK Kota Bekasi Bagikan 80.000 Masker untuk Warga Kota Bekasi, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

September 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?