• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional

Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional

Agustus 1, 2026
Kadin Kunjungi Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

Kadin Kunjungi Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

Agustus 1, 2026
ADVERTISEMENT
Mahkamah Konstitusi Putuskan Soal Anggaran MBG, Menkeu: Pemerintah Siap Laksanakan

Mahkamah Konstitusi Putuskan Soal Anggaran MBG, Menkeu: Pemerintah Siap Laksanakan

Agustus 1, 2026
Pengurus JMSI Resmi Dilantik , Gubernur: Papua Barat Butuhkan Kolaborasi Termasuk Insan Pers

Pengurus JMSI Resmi Dilantik , Gubernur: Papua Barat Butuhkan Kolaborasi Termasuk Insan Pers

Agustus 1, 2026
Ruas Jalan Kampung Warmomi Mulai Dibangun, Bupati Manokwari : Ini Bukti Kehadiran Negara

Ruas Jalan Kampung Warmomi Mulai Dibangun, Bupati Manokwari : Ini Bukti Kehadiran Negara

Agustus 1, 2026
Wakil Ketua MPR: TPPO Pengkhianatan Terhadap Konstitusi dan Kemanusiaan

Wakil Ketua MPR: TPPO Pengkhianatan Terhadap Konstitusi dan Kemanusiaan

Agustus 1, 2026
Wamen PPPA Dorong Kolaborasi Terpadu dan Digitalisasi untuk Berantas Perdagangan Orang

Wamen PPPA Dorong Kolaborasi Terpadu dan Digitalisasi untuk Berantas Perdagangan Orang

Agustus 1, 2026
Prediksi BMKG: Cuaca Jakarta Terik Seharian Pada Sabtu, 1 Agustus 2026

Prediksi BMKG: Cuaca Jakarta Terik Seharian Pada Sabtu, 1 Agustus 2026

Agustus 1, 2026
Polda Metro Jaya Jamin Kamtibmas Jakarta Kondusif Jelang Agustus

Polda Metro Jaya Jamin Kamtibmas Jakarta Kondusif Jelang Agustus

Agustus 1, 2026
Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Juli 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Nurhadi NasDem Desak Evaluasi MBG Usai Polemik Lele Mentah di Pamekasan, Masyarakat Minta Kualitas Gizi Dijaga

Maret 15, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
50
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO : Nurhadi saat menyampaikan pendapatnya terkait MBG (Dok. partai NasDem)

Kediri, SatukanIndonesia.com – Polemik menu ikan lele yang diduga belum matang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan, Madura, memantik perhatian berbagai pihak. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program tersebut benar-benar menjamin keamanan pangan bagi para siswa.

Nurhadi menyampaikan sikap tersebut di Jakarta, Rabu lalu (11/3).

Politikus yang telah dua periode duduk di DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kediri, Tulungagung, dan Blitar itu menegaskan bahwa program MBG menyentuh langsung aspek kesehatan anak-anak sehingga kualitas makanan yang dibagikan harus dipastikan aman dan layak konsumsi.

Menurutnya, dapur penyedia makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memastikan proses pengolahan dan distribusi makanan dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Ia menilai pengawasan di lapangan perlu diperkuat agar tidak terjadi kelalaian yang berpotensi merugikan penerima manfaat.

“Program ini berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak-anak. Karena itu mutu makanan harus dijaga dengan serius,” ulang Nurhadi kepada satukanindonesia.com Jumat (13/3).

Polemik tersebut bermula dari laporan di Kabupaten Pamekasan. Salah satu sekolah menolak paket makanan MBG setelah menemukan menu ikan lele yang dinilai tidak layak dikonsumsi. Informasi yang beredar menyebutkan lebih dari seribu porsi makanan tidak dibagikan kepada siswa karena pihak sekolah khawatir kondisi menu tersebut dapat membahayakan kesehatan.
Peristiwa itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai tanggapan. Badan Gizi Nasional selaku pelaksana program MBG di tingkat pusat pun melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan di wilayah tersebut.

Sejumlah masyarakat juga ikut memberikan pandangan terkait polemik tersebut. Dwi Tjahja Rudatin, pensiunab guru sekolah dasar di Kabupaten Kediri (14/3) , menilai tujuan utama program MBG harus tetap menjadi perhatian semua pihak, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak.

“Sesuai program Pak Presiden tujuannya kan untuk peningkatan gizi anak. Jadi yang harus diperhatikan adalah kandungan gizi dan pola penyajian. Jangan sampai justru merugikan anak. Kasihan mereka,” ujarnya.

Pandangan serupa juga disampaikan Guntur Cahyana dari Mitra Publik Indonesia (MPI) Wilayah Kediri Raya. Organisasi masyarakat sipil tersebut bergerak di bidang pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan diseminasi informasi kepada masyarakat.

Menurut Guntur, sikap kritis Nurhadi sebagai wakil rakyat merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

“Apa yang dilakukan Nurhadi selaku wakil rakyat sudah tepat. Mengawali program dengan sikap kritis yang konstruktif penting agar pelaksanaannya tidak sampai merugikan masyarakat,” kata Guntur, Sabtu (14/3).

Sementara itu kembali ke insiden Pamekasan, Nurhadi menilai insiden di Pamekasan harus dijadikan bahan pembenahan dalam pelaksanaan program MBG secara nasional. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Bagi Nurhadi, Dwi Takhta maupun Guntur, pengawasan yang ketat terhadap standar keamanan pangan menjadi kunci agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Yos)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDemGuntur CahyanaMakan Bergizi GratisNurhadiSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Wakil Direktur Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus LBH AMPI: Rapat Pleno IX Menyimpang dari Konstitusi Organisasi

Wakil Direktur Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus LBH AMPI: Rapat Pleno IX Menyimpang dari Konstitusi Organisasi

Juli 26, 2026
DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C Investigasi Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Telusuri Sumber Pencemar dari Hulu

DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C Investigasi Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Telusuri Sumber Pencemar dari Hulu

Juli 25, 2026
DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

DPPKB Kota Bekasi Gelar Sarasehan Kader KB, Perkuat Peran dalam Program Keluarga Berencana

Juli 25, 2026

Tinjau Pasar Tumpah di Rooftop Pasar Baru, Tri Adhianto: Fasilitas Kanopi, Eskalator hingga Lift Barang Disiapkan Bertahap.

Juli 24, 2026

Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sumur Batu, DLH Kota Bekasi Lakukan Investigasi

Juli 17, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?