• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Orang Papua Harus Produksi Pengetahuannya Sendiri

Orang Papua Harus Produksi Pengetahuannya Sendiri

Juli 19, 2024
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Mei 31, 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Mei 31, 2026
Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Mei 30, 2026
Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Mei 30, 2026
La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama  Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

Mei 30, 2026
Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Kemdiktisaintek-Bappenas Perkuat Riset dan IPTEK

Mei 30, 2026
Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Anggota Komisi I DPR Dukung Putusan MK Soal 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Pemilu

Mei 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Orang Papua Harus Produksi Pengetahuannya Sendiri

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa]

Juli 19, 2024
in Daerah, Metro, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
154
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: FOTO : Dosen Antropologi Sekolah Tinggi Filsafat atau STF Driyarkara Jakarta Dr. Budi Hernawan memaparkan materi saat diskusi buku berjudul ‘Papua: Antara Berkat dan Kutuk’ di kanal YouTube//ISTIMEWA

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com – Dr. Budi Hermawan, Dosen Antropologi Sekolah Tinggi Filsafat atau STF Driyarkara Jakarta menyebutkan, Orang Asli Papua (OAP) harus memproduksi pengetahuannya sendiri tentang apa yang dirasakan dan dialami di Tanah Papua. Pasalnya, orang Papualah yang mengetahui tentang Papua.

”Yang saya mau garis bawahi di sini dari buku ini adalah teman-teman Papua teruslah memproduksi pengetahuan tentang Papua oleh Papua,”kata Dr. Budi Hernawan seperti yang dalam diskusi buku seri Memoria Passionis No 42 berjudul ‘Papua : Antara Berkat dan Kutuk’ di kanal YouTube, Selasa (16/07/2024).

 

Budi Hernawan menjelaskan, menjadi poin yang paling penting dan perlu dirawat adalah produksi pengetahuan Papua. Karena semakin hari orang Papua juga tidak memproduksi lebih banyak dibandingkan pada tahun 1999–2003. Waktu itu, banyak lembaga seperti Elsham Papua yang aktif memproduksi pengetahuan Papua saat itu.

“Karena dari berbagai lembaga penelitian di Jakarta, Washington DC dan Cambridge juga memproduksi pengetahuan tentang Papua yang bersaing dengan teman-teman di Papua, produksi pengetahuan oleh orang Papua. Sekarang ada teman-teman media di tanah Papua yang mampu produksi pengetahuan Papua,”katanya.

Untuk itu, dia mengingatkan, untuk terus merawat daya kritis dan ingatan subversif, sebagaimana dalam buku ini ada rekomendasi yang berkaitan dengan pengetahuan Papua.

“Keberanian untuk bersaing memberikan wacana alternatif bagi publik nasional oleh teman-teman Papua. Karena di setiap departemen, kedutaan, mereka punya tim-tim yang sangat ahli, yang memonitor perkembangan Papua dengan teliti juga, dan bagaimana kemudian juga bersaing dengan tim peneliti ini,”ujarnya.

Sementara Direktur Sekretariat Keadilan, Perdamaian, Keutuhan Ciptaan atau SKPKC Fransiskan Papua, RP Alexandro Farini Rangga OFM mengatakan, jangan hanya mengingatkan akan penderitaan (Memoria Passionis), tapi juga ingatan akan kebangkitan di Papua.

“Jadi, karena ini Memoria Passionis, ingatan akan penderitaan, makanya judulnya kayak seram-seram. Misalnya tahun lalu itu judulnya ‘Terpasung Di Rumah Sendiri’, dan tahun ini ‘Papua: Antara Berkat dan Kutuk’. Banyak orang yang protes, ‘kamu buat judul ini bikin orang takut saja’, tapi saya bilang memang Papua itu begitu, begitu sudah, ngeri-ngeri sedap,”kata Alexandro Rangga.

Pater Alexandro mengatakan, sebenarnya alasan pemilihan judul buku seringkali didasarkan pada analisis-analisis, yang dibuat oleh para penulis. Dan kebetulan seri tahun 2023 ini mereka memilih judul dari salah satu judul tulisan berkaitan dengan hutan Papua “antara berkat dan kutuk“– yang bertolak dari pengalaman penulis sendiri sebagai orang asli Papua dari suku Ngalum di Oksibil, Pegunungan Bintang.

“Kami menilai bahwa refleksi dari salah satu penulis itu mewakili perjalanan di Papua selama tahun 2023. Karena itu judul ini dipilih Papua: Antara Kutuk dan Berkat,” ujar lulusan master dari Universitas Lateran Roma, Italia ini. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Direktur Sekretariat KeadilanDosen AntropologiDr. Budi HermawanFransiskan PapuaKeutuhan Ciptaanorang asli Papua (OAP)perdamaianRP Alexandro Farini Rangga OFMSekolah Tinggi FilsafatSKPKCSTF Driyarkara Jakarta
ShareTweetSend

Related Posts

Otonomi Khusus Gagal Mensejahterakan Orang Papua

Otonomi Khusus Gagal Mensejahterakan Orang Papua

November 27, 2025
Presiden Republik Indonesia Perlu Menetapkan Level Operasi Militer di Tanah Papua

Presiden Republik Indonesia Perlu Menetapkan Level Operasi Militer di Tanah Papua

Agustus 6, 2025
Orang Papua Harus Diperlakukan Setara dan Tidak Menderita

Orang Papua Harus Diperlakukan Setara dan Tidak Menderita

Juli 7, 2025

Pemerintah Papua Barat Akomodir 30 persen kontraktor Asli Untuk Paket Proyek PL

Juni 16, 2025

Harapan Menipis, PSN Ancaman bagi SDA dan Ekonomi lokal

Maret 12, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?