• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jika Tata Bicara Tak Baik Bukan Habib Namanya, Kritik Pangdam Jaya

Jika Tata Bicara Tak Baik Bukan Habib Namanya, Kritik Pangdam Jaya

November 20, 2020
MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

September 5, 2026
Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

September 5, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

September 5, 2026
‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

September 5, 2026
Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

September 5, 2026
Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

September 5, 2026
Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

September 5, 2026
Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

Pertegas Manfaat Ekonomi hingga 2055, Pemerintah Pusat Didesak Audit Proyek LNG Tangguh

September 5, 2026
Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

Wali Kota Bekasi Kukuhkan FKUB 2026-2031, Dorong Aksi Nyata Toleransi hingga Tingkat Wilayah

September 4, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 4, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jika Tata Bicara Tak Baik Bukan Habib Namanya, Kritik Pangdam Jaya

[Nasional]

November 20, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
62
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menilai seorang yang menyandang status tokoh agama seperti habib atau kiai seharusnya memiliki hati yang baik dan bisa menjaga tutur kata dengan bijaksana di hadapan para pengikutnya.

Hal itu ia katakan untuk merespons pelbagai pernyataan kontroversial yang dilontarkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam ceramahnya beberapa waktu lalu.

“Kalau katanya sebagai imam besar, kalau dibilang sebagai kiai atau habib, karena habib atau kiai itu selalu hatinya baik, jadi kalau ucapan tidak baik bukan habib namanya itu,” kata Dudung kepada wartawan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Dudung menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam pasti mengajarkan kasih sayang antarsesama manusia dan seluruh alam. Ia pun berharap Rizieq ke depannya tak asal bicara sembarangan dan tetap menjunjung tinggi ajaran Islam sebagai agama yang Rahmatan lil Alamin.

“Kemudian jangan asal bicara sembarangan, jaga dari siksa api neraka,” kata Dudung.

Melihat hal itu, Dudung prihatin bila ada seorang tokoh agama yang berstatus sebagai habib justru mengucapkan pernyataan yang tak pantas. Ia mengatakan seorang habib harus memiliki tindakan dan perkataan yang baik di depan pengikutnya.

“Saya prihatin dan tidak terima sebagai orang Muslim,” kata dia.

Diketahui, Rizieq sempat melontarkan pernyataan kontroversial seperti menyinggung artis Nikita Mirzani yang kediamannya sempat dikawal pihak kepolisian dalam ceramahnya di acara Maulid Nabi yang digelar di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11) malam lalu.

“Saya enggak marah, cuma ada umat yang marah. Ngancem mengepung lonte Eh polisi kalang kabut jagain lonte. Lonte hina habib dijaga polisi, “kata Rizieq”

Rizieq menilai hal tersebut tak masuk akal. Seharusnya, pihak polisi justru menangkap pihak yang berani menghina seorang habib.

Sejumlah tokoh juga geram terhadap ceramah yang disampaikan Rizieq Shihab karena dinilai dapat memicu kebencian dan permusuhan di tengah masyarakat.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie menyatakan ceramah Rizieq adalah contoh dakwah yang berisi kebencian dan permusuhan. Ia pun berharap aparat dapat bertindak tegas terhadap ceramah Rizieq yang demikian.

“Hentikan ceramah seperti ini, apalagi atasnamakan dakwah yang mesti dengan hikmah dan mau’izhoh hasanah (nasihat yang baik),” ujar Jimly dalam cuitan di akun Twitter pribadinya seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (19/11/2020).

Selain Jimly, putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid juga mengkritik ceramah Rizieq Shihab yang mengatasnamakan umat Islam terkait hasutan aksi kekerasan.

“Kalau ada ceramah mengatakan ‘jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya dipenggal di jalan’ itu #TidakAtasNamaSaya. Saya Muslim, & menolak diatasnamakan untuk tindak kekejian seperti itu,” tulis Alissa di akun Twitter @AlissaWahid.

 

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: FPIRizieq ShihabTNI
ShareTweetSend

Related Posts

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

Agustus 24, 2026
Militer Indonesia Serang Markas TPNPB di Puncak Jaya Papua

Militer Indonesia Serang Markas TPNPB di Puncak Jaya Papua

Agustus 21, 2026
Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Agustus 18, 2026

Sejumlah Warga Sipil di Maybrat Dilaporkan Ditembak

Agustus 14, 2026

Gubernur DKI Pastikan Jakarta Aman, Pemprov Bersama TNI-Polri Siap Jaga Keamanan

Agustus 2, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?