• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Papua dan Daerah 3T Membutuhkan Penambahan Kuota Beasiswa PIP

Papua dan Daerah 3T Membutuhkan Penambahan Kuota Beasiswa PIP

Februari 2, 2026
Ketum Persaudaraan PENA, Achmad Suhawi Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rencana Aksi 27 Agustus 2026

Ketum Persaudaraan PENA, Achmad Suhawi Serukan Masyarakat Tidak Terprovokasi Rencana Aksi 27 Agustus 2026

Agustus 26, 2026
Rekam Demo KNPB di Papua, WNA Rusia Diamankan Imigrasi Indonesia

Rekam Demo KNPB di Papua, WNA Rusia Diamankan Imigrasi Indonesia

Agustus 26, 2026
ADVERTISEMENT
DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

DPD RI Segera Evaluasi Keppres 17 Tahun 2022 dan Inpres 2 Tahun 2023

Agustus 26, 2026
KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 Papua Barat Daya Segera Dibahas

KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 Papua Barat Daya Segera Dibahas

Agustus 26, 2026
Akademisi: Pengangkatan Guru PPPK sebagai Wujud Demokrasi yang Bekerja

Akademisi: Pengangkatan Guru PPPK sebagai Wujud Demokrasi yang Bekerja

Agustus 26, 2026
Menjelang Muktamar NU, Diduga Tebar Fitnah dan Hina Ulama, Gus Liur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Menjelang Muktamar NU, Diduga Tebar Fitnah dan Hina Ulama, Gus Liur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Agustus 26, 2026
Kemdiktisaintek Hormati Proses Hukum KPK Terkait Penangkapan Rektor UNSOED

Kemdiktisaintek Hormati Proses Hukum KPK Terkait Penangkapan Rektor UNSOED

Agustus 26, 2026
​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

​TNI AL Kerahkan KRI Teluk PARIGI-539 Angkut Bantuan Logistik Bencana Gempa Bumi NTT ke Maumere

Agustus 26, 2026
Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Dukung Penanggulangan Bencana Alam, TNI AL Melalui KRI Semarang-594 Siap Salurkan 150 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Agustus 26, 2026
KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

KRI dr. Soeharso-990 jadi Rumah Sakit Darurat Korban Bencana NTT, Rawat Pasien Hingga Suplai Oksigen

Agustus 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Papua dan Daerah 3T Membutuhkan Penambahan Kuota Beasiswa PIP

Februari 2, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
77
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO : Dr. Filep Wamafma, Ketua Komite III DPD RI saat memberikan beasiswa di Manokwari//GRW

MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum mendorong pemerintah pusat agar Program Indonesia Pintar (PIP) memberikan afirmasi yang lebih besar bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di wilayah Tanah Papua.

Dorongan tersebut disampaikan Filep Wamafma usai pertemuan antara Komite III DPD RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang membahas berbagai program afirmasi pendidikan nasional.

Dalam pertemuan itu, PIP dinilai sebagai salah satu program strategis pemerintah yang selama ini sangat membantu masyarakat kurang mampu, terutama dalam meringankan beban biaya pendidikan siswa.

Namun demikian, Filep menilai, kuota PIP yang ada saat ini masih belum sebanding dengan kebutuhan riil di lapangan, khususnya di daerah-daerah 3T.

Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat dalam mengurus PIP, yang justru menunjukkan masih banyak anak-anak yang membutuhkan bantuan pendidikan.

“Papua dan daerah 3T membutuhkan penambahan kuota. Afirmasi itu bukan hanya kebijakan di atas kertas, tetapi harus nyata dalam bentuk kuota yang lebih besar agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ucap Filep melalui telpon selular, Senin (02/02/2026).

Menurutnya, kondisi geografis, keterbatasan akses, serta tingkat kesejahteraan masyarakat di tanah Papua membuat program afirmasi pendidikan menjadi sangat penting. Tanpa dukungan kuota yang memadai, banyak siswa dari keluarga prasejahtera berpotensi tidak terjangkau oleh program bantuan pemerintah, meskipun secara ekonomi mereka sangat membutuhkan.

Filep juga menyebut, meningkatnya permintaan dan pengurusan PIP di berbagai daerah bukan semata-mata karena faktor administrasi, melainkan cerminan dari masih tingginya angka kebutuhan bantuan pendidikan. Di sisi lain, keterbatasan kuota justru memicu keluhan dari masyarakat yang merasa belum terakomodasi secara adil.

“Sekarang semangat masyarakat untuk mengurus PIP sudah tinggi. Tapi fakta di lapangan menunjukkan kuotanya masih kurang. Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,”ujarnya.

Pihaknya, tambah Filep, melalui Komite III DPD RI akan komitmen terus mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar memberikan afirmasi khusus bagi Papua dan daerah 3T melalui penambahan kuota PIP.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak.

“Peningkatan kuota PIP bukan hanya soal bantuan finansial semata, tetapi juga bagian dari upaya negara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah-wilayah yang selama ini masih tertinggal, termasuk di Tanah Papua dan secara khusus di Papua Barat,”tukas Filep. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dr. Filep WamafmaKetua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik IndonesiaM.HumS.H.
ShareTweetSend

Related Posts

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Agustus 19, 2026
Refleksi 81 Tahun RI,  Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Refleksi 81 Tahun RI, Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Agustus 15, 2026
RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

Agustus 15, 2026

IHTP Papua Raih Penghargaan, Dr. Filep : Inovasi Bukan Sekadar Mengikuti Perkembangan Teknologi

Agustus 13, 2026

Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Agustus 8, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?