
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kurs Rupiah dibuka dengan mengalami pelemahan, dilansir dari Bloomberg pukul 09.10 WIB, rupiah melemah di level Rp 14.440 per dolar AS.
Artinya rupiah sudah melemah 0,22% dari penutupan pada akhir pekan lalu di level Rp 14.410 per dolar AS.
Rupiah hari ini sendiri diperkirakan berpotensi melemah. Analis Monex Investindo Futures Faisyal menjelaskan, ada kemungkinan dolar AS masih melanjutkan penguatan walaupun relatif terbatas. Sentimen soal pergerakan yield US Treasury masih akan jadi katalis utama.
“Tapi pasar juga akan menantikan seperti apa hasil pertemuan AS dengan China, apakah hasilnya membaik atau tidak. Jika membaik, ini bisa menjadi sentimen positif untuk aset berisiko,” jelas Faisyal dilansir dari Kontan.co.id, Senin (22/3/2021).
Tak hanya itu, Faisyal menyebut pasar juga akan melihat perkembangan dari penggunaan vaksin AstraZeneca yang sempat dihentikan penggunaannya seiring timbulnya efek samping. Kabar yang beredar, Jerman sudah mengizinkan untuk digunakan lagi.
Faisyal pun memperkirakan, pada perdagangan Senin, rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.400 – Rp 14.500 per dolar AS. (FA/SI).













