
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Peristiwa pembunuhan oleh dukun pengganda uang Tohari cukup mengagetkan masyarakat dan warga Banjarnegara, Jawa Tengah tak terkecuali bagi istrinya.
Dalam wawancara khusus dengan Seneh, istri Tohari, awalnya dirinya mengaku kaget. Sebab, dirinya tak mengetahui pasti pekerjaan yang dilakoni suaminya itu.
“Sudah satu tahun ini malah saya ditelantarkan sama suami,” ujarnya saat ditemui di rumahnya.
Ia bahkan mengaku tidak mengetahui pekerjaan pasti suaminya. Menurutnya suaminya banyak bekerja di jalanan.
“Pekerjaan tidak jelas. Setahu saya bekerjanya di jalanan. Jadi aktivitasnya apa saya tidak tahu,” ucapnya.
“Saya kaget, karena waktu kejadian saya enggak tahu, ada tamu yang terakhir dipateni (dibunuh) kan bukan di rumah ini,” ujarnya, sebagaimana dilansir Okezone, Selasa (4/4/2024).
Menurut Seneh, suaminya juga sudah setahun tidak pulang ke rumah. Saat masih di rumah, diakuinya sering membawa tamu, sedangkan dirinya sebagai istri hanya menyediakan minuman.
“Sebelumnya sering bawa tamu. saya disuruh minum kasih kopi pulang. Saya kan gitu, saya enggak tau orang mana,” katanya.
Dengan penangkapan Tohari, Seneh bukannya merasa sedih. Dirinya malah bersyukur, karena merasa sakit hati dengan kelakuan suaminya itu.
“Saya sudah lega, karena itu nyakiti saya sudah lama. Saya lihat sering sama perempuan lain, kan saya juga sakit hati. Makanya, saya dengar sudah ditangkap alhamdulillah,” ujar Seneh
Tohari, dukun pengganda uang itu membunuh 10 korbannya. Suasana di kompleks rumahnya terdapat bangunan kecil berukuran 2 x 2 meter yang digunakan pelaku untuk melakukan pertemuan dengan para korbannya.
Terungkapnya kasus pembunuhan cukup membuat geger warga. Hal ini juga dialami istri yang mengaku tidak pernah tahu pekerjaan sang suami.(***)












