
SatukanIndonesia.com – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pimpinan Juniver Girsang menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat (UPA) secara serentak di 7 wilayah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) pada beberapa provinsi di Indonesia, pada hari Sabtu, (08/12/18).
Adapun tujuh wilayah DPC PERADI yang menyelenggarakan UPA meliputi DPC Jakarta Utara, DPC Pekanbaru, DPC Ambon, DPC Makassar, DPC Samarinda, DPC Mataram dan DPC Bali.
Hal itu diungkapkan David Marbun Panitia UPA DPN PERADI pimpinan Junver Girsang pada saat mengawas penyelenggaraan UPA oleh DPC PERADI Jakarta Utara di Hotel All Sedayu – Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, (08/12/2018).
Menurut David Marbun, penyelenggaraan UPA, Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Penyumpahan bagi calon Advokat didasarkan pada permintaan dan kesediaan DPC PERADI di berbagai Daerah di Indonesia.
“Semua tergantung DPC PERADI, jika DPC-nya sudah siap, maka DPN akan memfasilitasi. Misalnya, DPC PERADI Jakut mengajukan untuk dilakukan UPA maupun Penyumpahan, maka DPN akan memfasilitasi. DPN akan membuat soal UPA”, kata David disela-sela penyelenggaraan UPA di Jakarta, Sabtu (08/12/18).
David menambahkan, demikian juga dengan penyumpahan bagi calon Advokat, DPN memberi kewenangan kepada setiap DPC PERADI.
“Jika DPC memandang sudah mempunyai peserta yang cukup untuk disumpah sesuai dengan UU Advokat dan ketentuan tentang Penyumpahan bagi calon Advokat, supaya DPC mengajukan permohonan kepada DPN PERADI, maka DPN akan menindaklanjutinya kepada Ketua Pengadilan Tinggi untuk dilakukan pengambilan Sumpah sesuai dengan UU yang berlaku”, ujarnya.
Ketua PKPA DPC PERADI Jakut Maruli Tua Silaban memberi apresiasi yang tinggi atas kebijakan DPN PERADI yang memberi kesempatan luas kepada DPC PERADI untuk memajukan organisasi PERADI secara equal dengan DPN.
Lanjut Maruli, pihaknya akan lebih giat dan kerja keras dalam melakukan tugas-tugas organisasi demi menghasilkan para Advokat yang profesional, jujur dan kompeten untuk menghadapi era jasa profesi hukum yang semakin kompetitif ditengah derasnya arus globalisasi saat ini dan di masa depan. (Redaksi SatukanIndonesia.com)













