• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Perkuat Amerika Serikat di Kawasan Pasifik, Lembaga Pemikir Konservatif Usulkan “Piagam Pasifik”

Perkuat Amerika Serikat di Kawasan Pasifik, Lembaga Pemikir Konservatif Usulkan “Piagam Pasifik”

Maret 13, 2026
Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Kementerian ESDM Didesak Terbitkan IPR

Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Kementerian ESDM Didesak Terbitkan IPR

Mei 11, 2026
Gubernur DKI Hadirkan Teknologi Hidrotermal di Pasar Tradisional, Olah Sampah Jadi Produk Ekonomis

Gubernur DKI Hadirkan Teknologi Hidrotermal di Pasar Tradisional, Olah Sampah Jadi Produk Ekonomis

Mei 11, 2026
ADVERTISEMENT
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Mei 11, 2026
Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Mei 11, 2026
Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Mei 11, 2026
Menteri ATR/BPN: Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Menteri ATR/BPN: Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Mei 11, 2026
Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Mei 11, 2026
Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Mei 11, 2026
Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Mei 11, 2026
Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Mei 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Perkuat Amerika Serikat di Kawasan Pasifik, Lembaga Pemikir Konservatif Usulkan “Piagam Pasifik”

Maret 13, 2026
in Internasional, Ragam Info
0
0
SHARES
55
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Sebuah lembaga pemikir konservatif Amerika Serikat mengusulkan pembentukan “Piagam Pasifik‘ yang bertujuan memperkuat kehadiran United States di kawasan Pasifik.

Dalam laporan terbarunya, The Heritage Foundation menilai Tiongkok sedang mengincar negara-negara Pasifik yang dianggap rentan terhadap berbagai ancaman keamanan, termasuk perdagangan Narkoba lintas negara. Demikian dikutip dari laman internet RNZ Pasifik, Kamis (12/03/2026).

Lembaga yang memiliki kedekatan dengan Partai Republik tersebut juga dikenal berpengaruh terhadap Presiden AS, Donald Trump, terutama melalui platform kebijakan Project 2025 yang menjadi panduan kebijakan konservatif menjelang pemilihan presiden 2024.

ADVERTISEMENT

Dalam laporan berjudul A Charter of Pacific Values for a Prosperous Pacific Future, disebutkan negara-negara Pasifik berada dalam posisi yang rentan pada masa yang sulit, sehingga membuka peluang bagi kekuatan luar untuk memanfaatkan situasi tersebut.

Laporan itu juga mengusulkan agar negara-negara Pasifik menyelaraskan agenda kebijakan mereka, sementara Amerika Serikat membentuk Pacific Partners Commission serta menunjuk seorang Pacific Advisor di United States National Security Council.

“Hubungan kerja sama antarnegara Pasifik yang lebih luas kini mulai tergeser oleh kepentingan aktor eksternal, dan agenda Pasifik berisiko dibentuk oleh kekuatan besar dari luar kawasan,”tulis laporan tersebut.

Tanpa keterlibatan negara-negara Barat, laporan itu menilai Tiongkok dengan “kesediaannya menggunakan pengaruh politik dan manuver untuk memajukan kepentingan sempitnya’ berpotensi memperkuat dominasinya di kawasan.

Dua penulis laporan, Allen Zhang dan Brent Sadler, mengusulkan piagam yang bersifat tidak mengikat. Piagam tersebut, menurut mereka, bukan untuk “memaksakan nilai atau menentukan hasil’, melainkan untuk “menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar serta memperkuat solidaritas kawasan’.

Laporan itu juga menyebut piagam tersebut dapat mendorong negara-negara Pasifik untuk menolak pengaruh dana dari Tiongkok, misalnya melalui proyek-proyek pembangunan infrastruktur.

Selain itu, langkah ini dinilai dapat mempererat hubungan antara negara-negara kepulauan Pasifik dan kekuatan pertahanan Amerika Serikat.

“Prinsip-prinsip tersebut sering kali diabaikan demi proposal kerja sama bilateral yang menguntungkan secara finansial dan kerap dikompromikan ketika dianggap menguntungkan secara pribadi atau lokal.

“Ketika negara-negara di kawasan menyetujui sebuah piagam, mereka menerima standar perilaku yang melampaui sekadar pernyataan aspirasi, seiring waktu, negara-negara akan mulai menilai keputusan strategis mereka berdasarkan seperangkat prinsip dasar tersebut.”

Sementara Gedung Putih belakangan mulai menunjukkan perhatian lebih terhadap kawasan Pasifik, antara lain dengan menggelar forum bisnis di Honolulu pada awal Februari.

Presiden Trump juga menyatakan ketertarikannya terhadap potensi mineral penting di dasar Samudra Pasifik, yang memicu pembicaraan penambangan laut dalam dengan Cook Islands dan Tonga.

Calon Duta Besar AS untuk Selandia Baru, Jared Novelly, bahkan menyebut terdapat “peluang yang sangat besar’ di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Cook Islands. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: Piagam PasifikSatukanindonesia.comThe Heritage Foundation
ShareTweetSend

Related Posts

Bersama Warga Menuju Bekasi Sehat, TP PKK Kota Bekasi Tutup Skrining Kesehatan Massal

Bersama Warga Menuju Bekasi Sehat, TP PKK Kota Bekasi Tutup Skrining Kesehatan Massal

Mei 10, 2026
Semangat Hidup Sehat, KORMI Kota Bekasi Gelorakan Budaya Olahraga Masyarakat

Semangat Hidup Sehat, KORMI Kota Bekasi Gelorakan Budaya Olahraga Masyarakat

Mei 10, 2026
Wawali Harris Bobihoe : Mukota Kadin Diharapkan Hasilkan Program Kerja Nyata Dan Mensejahterakan Masyarakat

Wawali Harris Bobihoe : Mukota Kadin Diharapkan Hasilkan Program Kerja Nyata Dan Mensejahterakan Masyarakat

Mei 9, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026

Galian Kabel Picu Kemacetan, Walikota Bekasi Kembali Tindak Galian Kabel Tak Berizin di Jatiasih

Mei 3, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?