• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

Juni 28, 2025
Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Juli 18, 2026
HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

Juli 18, 2026
ADVERTISEMENT
Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Juli 18, 2026
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Juli 18, 2026
Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 Renovasi Jembatan Untuk Wujudkan Akses dan Harapan Masyarakat

Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 Renovasi Jembatan Untuk Wujudkan Akses dan Harapan Masyarakat

Juli 18, 2026
2027, Freeport Proyeksikan Setoran ke Indonesia Capai 4,7 Miliar Dolar

2027, Freeport Proyeksikan Setoran ke Indonesia Capai 4,7 Miliar Dolar

Juli 18, 2026
Kantor Perwakilan Taiwan di PNG Resmi Ditutup

Kantor Perwakilan Taiwan di PNG Resmi Ditutup

Juli 18, 2026
Republik Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia

Republik Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri Organisasi AI Dunia

Juli 18, 2026
Perempuan dan Anak Papua Dianggap Tak Lagi Mendapat Perlindungan dari Negara

Perempuan dan Anak Papua Dianggap Tak Lagi Mendapat Perlindungan dari Negara

Juli 18, 2026
Eks Jampidsus Kejagung Republik Indonesia Febrie Adriansyah sebagai Tersangka

Eks Jampidsus Kejagung Republik Indonesia Febrie Adriansyah sebagai Tersangka

Juli 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

[Daerah]

Juni 28, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
54
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Korban penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, kabupaten Nabire, Papua Tengah//Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Kepolisian Resor (Polres) Nabire segera menetapkan tersangka dan memproses hukum pelaku penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Dalam siaran pers bernomor 003/SP-KPHHP/VI/2025 yang diterima, Sabtu (28/06/2025), Koalisi HAM menyatakan bahwa hingga kini belum ada tindakan hukum tegas dari pihak kepolisian terhadap pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap Eko Ikomou serta penembakan yang melukai dua warga sipil, Ferry Mote dan Apedius Kayame.

Peristiwa ini disebut berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah daerah yang memberikan izin penjualan minuman keras secara bebas di wilayah Nabire.

Koalisi yang terdiri dari LBH Papua, PAHAM Papua, ALDP, SKP KC Sinode Tanah Papua, SKP Fransiskan, Elsam Papua, dan sejumlah lembaga lainnya itu menyebutkan, meskipun insiden itu terjadi di area publik pada siang hari dan disaksikan oleh banyak orang, hingga kini Polres Nabire belum menetapkan satu pun tersangka.

FOTO: Para korban penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, Kabupaten Nabire, Papua Tengah//Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua

Mereka menilai hal ini menunjukkan rendahnya profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas pokok sebagaimana diatur dalam Pasal 13 huruf (b) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Fakta adanya korban tewas dan luka-luka yang telah ditangani RSUD Nabire mestinya cukup menjadi alat bukti awal untuk penyidikan. Namun Polres Nabire tidak kunjung menetapkan tersangka dan tidak transparan kepada publik,” tulis Koalisi dalam pernyataan tersebut.

Koalisi juga mengingatkan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), aparat kepolisian dapat melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Selain meminta penegakan hukum terhadap para pelaku, Koalisi HAM Papua juga menyerukan.

Pertama, Gubernur Papua Tengah agar segera memerintahkan Bupati Nabire mencabut izin penjualan minuman keras di wilayah itu.

Kedua, Ketua DPR Papua Tengah agar memastikan Kapolda dan Kapolres menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional.

Ketiga, Kapolda Papua Tengah agar segera memerintahkan Kapolres Nabire memproses oknum polisi yang diduga terlibat dalam tindak pidana.

Keempat, Kapolres Nabire agar bertindak cepat dan transparan dalam mengusut pelaku pembunuhan dan penyalahgunaan senjata api terhadap warga sipil.

Koalisi juga menegaskan, penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghapuskan tanggung jawab pidana, mengacu pada putusan Mahkamah Agung (MA) No. 1187 K/Pid/2011 dan No. 2174 K/Pid/2009.

“Penegakan hukum tidak bisa ditawar. Kami mendesak tindakan hukum segera untuk menjamin keadilan bagi para korban dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,”tegas Koalisi. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kabupaten NabireKepolisian Resor (Polres) NabireKoalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia PapuaPapua TengahPasar KarangPenembakan
ShareTweetSend

Related Posts

Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Tangani Serius Penemuan Jenazah Warga

Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Tangani Serius Penemuan Jenazah Warga

Juli 4, 2026
Panglima TNI Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan Warga Asmat Papua

Panglima TNI Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan Warga Asmat Papua

Oktober 1, 2025
Freeport Indonesia Wujudkan Pertambangan Terintegrasi Terbesar di Dunia

Freeport Indonesia Wujudkan Pertambangan Terintegrasi Terbesar di Dunia

Agustus 18, 2025

Sidang Kasus Penembakan Pembela HAM, Korban dan Keluarga Dihadiri sebagai Saksi

Juli 29, 2025

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Juni 2, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?