• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

Juni 28, 2025
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

September 3, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Dorong PJJ: Kesehatan Siswa dan Guru Jadi Prioritas

Wakil Ketua Komisi X DPR Dorong PJJ: Kesehatan Siswa dan Guru Jadi Prioritas

September 3, 2026
ADVERTISEMENT
BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Merata, dengan Tingkat Kelembapan Berkisar 38 hingga 76 Persen 

BMKG: Cuaca di Jakarta Cerah Merata, dengan Tingkat Kelembapan Berkisar 38 hingga 76 Persen 

September 3, 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

September 3, 2026
Pemerintah dan DPR Sepakati Asumsi Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027

Pemerintah dan DPR Sepakati Asumsi Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027

September 3, 2026
DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Perubahan APBD 2026

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Perubahan APBD 2026

September 3, 2026
Komisi IV DPR Setujui Pagu Anggaran Kemenhut 2027 dan Apresiasi Pemadaman Karhutla

Komisi IV DPR Setujui Pagu Anggaran Kemenhut 2027 dan Apresiasi Pemadaman Karhutla

September 2, 2026
Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sekda Kota Bekasi, Junaedi Buka Pelatihan Kota HAM, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

September 2, 2026
Puluhan Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Penembakan Warga Sipil di Maybrat

Puluhan Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Penembakan Warga Sipil di Maybrat

September 2, 2026
Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT

September 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, September 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan di Pasar Karang Nabire Papua

[Daerah]

Juni 28, 2025
in Daerah, News
0
0
SHARES
54
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Korban penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, kabupaten Nabire, Papua Tengah//Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Kepolisian Resor (Polres) Nabire segera menetapkan tersangka dan memproses hukum pelaku penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Dalam siaran pers bernomor 003/SP-KPHHP/VI/2025 yang diterima, Sabtu (28/06/2025), Koalisi HAM menyatakan bahwa hingga kini belum ada tindakan hukum tegas dari pihak kepolisian terhadap pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap Eko Ikomou serta penembakan yang melukai dua warga sipil, Ferry Mote dan Apedius Kayame.

Peristiwa ini disebut berkaitan erat dengan kebijakan pemerintah daerah yang memberikan izin penjualan minuman keras secara bebas di wilayah Nabire.

Koalisi yang terdiri dari LBH Papua, PAHAM Papua, ALDP, SKP KC Sinode Tanah Papua, SKP Fransiskan, Elsam Papua, dan sejumlah lembaga lainnya itu menyebutkan, meskipun insiden itu terjadi di area publik pada siang hari dan disaksikan oleh banyak orang, hingga kini Polres Nabire belum menetapkan satu pun tersangka.

FOTO: Para korban penembakan dan pembunuhan dalam insiden berdarah pada Kamis (26/06/2025), di Pasar Karang, Kabupaten Nabire, Papua Tengah//Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua

Mereka menilai hal ini menunjukkan rendahnya profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas pokok sebagaimana diatur dalam Pasal 13 huruf (b) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Fakta adanya korban tewas dan luka-luka yang telah ditangani RSUD Nabire mestinya cukup menjadi alat bukti awal untuk penyidikan. Namun Polres Nabire tidak kunjung menetapkan tersangka dan tidak transparan kepada publik,” tulis Koalisi dalam pernyataan tersebut.

Koalisi juga mengingatkan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 17 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), aparat kepolisian dapat melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Selain meminta penegakan hukum terhadap para pelaku, Koalisi HAM Papua juga menyerukan.

Pertama, Gubernur Papua Tengah agar segera memerintahkan Bupati Nabire mencabut izin penjualan minuman keras di wilayah itu.

Kedua, Ketua DPR Papua Tengah agar memastikan Kapolda dan Kapolres menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional.

Ketiga, Kapolda Papua Tengah agar segera memerintahkan Kapolres Nabire memproses oknum polisi yang diduga terlibat dalam tindak pidana.

Keempat, Kapolres Nabire agar bertindak cepat dan transparan dalam mengusut pelaku pembunuhan dan penyalahgunaan senjata api terhadap warga sipil.

Koalisi juga menegaskan, penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghapuskan tanggung jawab pidana, mengacu pada putusan Mahkamah Agung (MA) No. 1187 K/Pid/2011 dan No. 2174 K/Pid/2009.

“Penegakan hukum tidak bisa ditawar. Kami mendesak tindakan hukum segera untuk menjamin keadilan bagi para korban dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,”tegas Koalisi. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kabupaten NabireKepolisian Resor (Polres) NabireKoalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia PapuaPapua TengahPasar KarangPenembakan
ShareTweetSend

Related Posts

Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Tangani Serius Penemuan Jenazah Warga

Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemkab Intan Jaya Tangani Serius Penemuan Jenazah Warga

Juli 4, 2026
Panglima TNI Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan Warga Asmat Papua

Panglima TNI Didesak Proses Hukum Pelaku Penembakan Warga Asmat Papua

Oktober 1, 2025
Freeport Indonesia Wujudkan Pertambangan Terintegrasi Terbesar di Dunia

Freeport Indonesia Wujudkan Pertambangan Terintegrasi Terbesar di Dunia

Agustus 18, 2025

Sidang Kasus Penembakan Pembela HAM, Korban dan Keluarga Dihadiri sebagai Saksi

Juli 29, 2025

Tanah Papua Sedang Tidak Baik-baik Saja

Juni 2, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?