
MANOKWARI, satukanindonesia.com – Ratusan mahasiswa STIH Manokwari yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama sebulan di tiga lokasi, di wilayah provinsi Papua Barat.
Tiga wilayah tersebut, yaitu kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel) dan Teluk Wondama.
Pelepasan mahasiswa KKN dilakukan oleh Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H.,M.Hum melalui PJs Ketua Marius Sakmaf, S.H.,MH.
Dalam sambutannya, Marius Sakmaf menyampaikan, atas nama ketua STIH melepas keberangkatan mahasiswa KKN ke lokasi masing-masing.
Selanjutnya dalam pelaksanaan program KKN, mahasiswa diminta memperhatikan semua arahan yang disampaikan oleh ketua STIH disaat pembekalan, pra lokasi, hingga pelepasan Mahasiswa ke lokasi, Kamis (17/07/2025).
“Yang utama adalah mahasiswa menjaga nama baik almamater STIH selama berada di lokasi KKN. Mahasiswa diminta berkoordinasi dengan dosen supervisi selama berada dl lokasi”pesan Marius Sakmaf.
Program KKN, kata Marius, disesuaikan dengan kemampuan finansial dan yang utama adalah melakukan sosialisasi hukum kepada masyarakat dan program fisik tidak boleh terlalu banyak karena keterbatasan finansial mahasiswa di lokasi.
Ketua panitia KKN tahun akademik 2025/2026 sekaligus Kepala LP2M STIH Manokwari, Anthon Rumbruren, S.H.,M.H melaporkan bahwa semua mahasiswa yang akan turun melakukan Program KKN 338 orang.
Mahasiswa KKN ini, tambah Rumbruren, berbagi sesuai dengan hasil survei lokasi saat pra lokasi.
“Setiap kelompok KKN ada yang terdiri dari 10-20 mahasiswa dan mahasiswi, terbagi ke kabupaten Manokwari dari setiap distrik dan kampung sesuai jumlah dan hasil koordinasi panitia ke lokasi, dimana mahasiswa akan tinggal dan melakukan pengabdian, penelitian hukum ditengah masyarakat”ungkapnya. [**/GRW]













