• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Rupiah Menguat Pasca Pengumuman Kabinet Indonesia Maju

Rupiah hari ini (30/11/2020), Kebijakan The Fed Diprediksi kuatkan Rupiah atas Dolar AS

November 30, 2020
Sayangkan Pernyataan Soal Insiden Maybrat, Pangdam XVIII Kasuari Diminta Klarifikasi

Sayangkan Pernyataan Soal Insiden Maybrat, Pangdam XVIII Kasuari Diminta Klarifikasi

Agustus 18, 2026
Ribuan Personel dari PNG Akan Direkrut Angkatan Pertahanan Australia?

Ribuan Personel dari PNG Akan Direkrut Angkatan Pertahanan Australia?

Agustus 18, 2026
ADVERTISEMENT
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Subsidi Penerbangan Gratis

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Subsidi Penerbangan Gratis

Agustus 18, 2026
Upacara HUT RI ke-81 di Wyndham Panbil Batam: Menyemai Kebinekaan dan Profesionalisme di Dunia Perhotelan

Upacara HUT RI ke-81 di Wyndham Panbil Batam: Menyemai Kebinekaan dan Profesionalisme di Dunia Perhotelan

Agustus 17, 2026
Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Pernyataan TNI Terkait Insiden Maybrat Disoroti Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 17, 2026
Tindak Judi Kasino di 9 Stage Batam, Polisi Amankan 197 Orang

Tindak Judi Kasino di 9 Stage Batam, Polisi Amankan 197 Orang

Agustus 17, 2026
HP Wartawan Dirampas Oknum Anggota Dittipidnarkoba Bareskrim Polri

HP Wartawan Dirampas Oknum Anggota Dittipidnarkoba Bareskrim Polri

Agustus 17, 2026
Semua Pelaku dalam Kasus Serangan Andrie Yunus Harus Diungkap

Semua Pelaku dalam Kasus Serangan Andrie Yunus Harus Diungkap

Agustus 17, 2026
Pastikan Kualitas Beras, Bupati Hermus Sidak Gudang Bulog Manokwari

Pastikan Kualitas Beras, Bupati Hermus Sidak Gudang Bulog Manokwari

Agustus 17, 2026
Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Tri Adhianto Dorong Mahasiswa STIE Arlindo Kuasai Skill, Leadership, Networking dan Teknologi AI

Agustus 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah hari ini (30/11/2020), Kebijakan The Fed Diprediksi kuatkan Rupiah atas Dolar AS

[Ekonomi]

November 30, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
49
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kurs rupiah terus menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Para analis memproyeksikan, rupiah berpotensi menembus level bawah Rp 14.000 per dollar AS karena The Fed masih akan mempertahankan tingkat suku bunga yang rendah.

Jumat (27/11/2020), rupiah ditutup menguat 0,07% ke Rp 14.090 per dollar AS. Dihitung secara month to date rupiah menguat 3,66%.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo memperkirakan, rupiah berpotensi menguat ke bawah Rp 14.000 per dollar AS di akhir tahun ini. Sentimen utama pendorong penguatan rupiah adalah dollar AS yang tidak lagi memiliki bensin untuk menguat.

Sutopo mengamati, dollar AS perlahan bergerak ke posisi terendah di tahun ini. Ia melihat, investor kini mulai kembali mengalokasikan portofolio di luar dollar AS seiring pemulihan perdagangan global.

Salah satu bagian penting dari perkasanya rupiah adalah The Fed masih akan mempertahankan suku bunga rendah hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Minggu ini Ketua The Fed memiliki beberapa pernyataan dan juga akan tampil di hadapan senat, mungkin masih akan membicarakan hal yang sama,” kata Sutopo, Minggu (29/11/2020).

Sentimen lain yang perlu investor perhatikan adalah perkembangan gelombang infeksi Covid-19. Sutopo mengatakan kemungkinan pukulan ekonomi di kuartal IV 2020 dan gangguan lockdown masih membuat bank sentral dan otoritas fiskal dalam keadaan krisis.

Namun berita positif terkait vaksin di satu sisi membuat investor melihat harapan pemulihan ekonomi ke depan. Selain itu, tenggat waktu terbaru Brexit harusnya sudah final di Selasa depan. Begitu pun kelompok OPEC+ juga akan memutuskan perpanjangan pembatasan kuota.

Sutopo mengatakan, investor juga perlu memperhatikan data non farm payroll (NFP) AS yang akan rilis pekan depan.

“Semua tertuju pada NFP karena The Fed membiarkan pasar meraba-raba,” kata Sutopo.

Konsensus memproyeksikan NFP AS naik 520.000 di November atau turun dari 638.000 di periode sebelumnya. Kata Sutopo, kenaikan yang lebih kecil berarti tingkat pengangguran AS diperkirakan akan turun hanya 0,1 poin menjadi 6,8%.

Jika pembacaan tenaga kerja AS dan penganggurna jauh lebih buruk dari yang diperkirakan, maka data tersebut bisa menjadi ukuran terhadap angka atau jumlah pelonggaran yang The Fed tentukan di Desember.

“Dollar AS dengan cepat mendekati level terendah tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang dan kerugian tersebut dapat meningkat jika data menunjukkan pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat ini,” kata Sutopo.

Alhasil, tinggal menunggu waktu saja rupiah akan jebol ke bawah Rp 14.000 per dollar AS. Sutopo memperkifrakan, rentang pergerakan rupiah di bulan Desember 2020 berkisar di Rp 13.800 per dollar AS-Rp 14.500 per dollar AS. Sementara, proyeksi rupiah di akhir tahun berada di kisaran Rp 14.150 per dollar AS hingga Rp 14.200 per dollar AS.

Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono juga memproyeksikan, rupiah berpotensi lanjut menguat. Namun, menurut Wahyu, rupiah kehilangan momentum untuk menguat ke bawah Rp 14.000 per dollar AS karena beberapa waktu lalu Bank Indonesia, kembali memangkas suku bunga.

“Faktor utama tetap pekemahan dollar AS membuka peluang rupiah tembus ke bawah Rp 14.000 per dollar AS di Desember,” kata Wahyu. Jika rupiah jebol ke bawah Rp 14.000 per dollar AS, maka rupiah akan kencang untuk menguat lagi.

Secara teknikal, Wahyu mengamati level Rp 14.036 adalah support kuat bulanan. Jika level tersebut terjebol maka tidak ada support kecuali ke Rp 13.000 per dollar AS. “Perubahan rentang akan terjadi jika tembus Rp 14.000 di rentang Rp 12.000 per dollar AS-Rp 14.000 per dollar AS dalam jangka menengah,” kata Wahyu.

Sementara, rentang pergerakan akhir tahun dari Wahyu rupiah berada di Rp 13.700 per dollar AS-Rp 14.300 per dollar AS.

Komentar Facebook

Tags: Nilai Tukar RupiahRupiah
ShareTweetSend

Related Posts

Tinggalkan Dolar AS, Perdagangan Indonesia – China Kini Pakai Rupiah dan Yuan

Tinggalkan Dolar AS, Perdagangan Indonesia – China Kini Pakai Rupiah dan Yuan

September 6, 2021
Perdagangan RI-China Tak Lagi Menggunakan Dolar Amerika Serikat

Perdagangan RI-China Tak Lagi Menggunakan Dolar Amerika Serikat

Juli 28, 2021
Nilai Tukar Rupiah Kembali Alami Pelemahan

Nilai Tukar Rupiah Kembali Alami Pelemahan

Mei 24, 2021

Kurs Rupiah Masih Berada Dalam Tekanan, Dibuka Melemah 0,14%

Mei 20, 2021

IHSG Kembali Berakhir di Zona Merah, ke Level 5.928

Mei 7, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?