
Jakarta, SatukanIndonesia.Com –Usai menggelar Agenda Parliament 20 (P20) di Bali, Ketua DPR RI Puan Maharani langsung melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara (Sumut). Puan pun menghadiri kegiatan penghijauan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) hingga menanam benih ikan di Danau Toba.
Puan tiba di Bandara Silangit, Kamis (1/9), disambut Gubernur Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra, dan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin. Puan datang didampingi Ketua Komisi V DPR Lasarus dan Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti.
Puan kemudian melakukan penanaman pohon mangga di Kawasan Wisata Gantole, Huta Ginjang Kecamatan Muara. Lokasinya persis di punggung bukit Tugu Aritonang yang menghadap Danau Toba.
Warga menyambut kedatangan Puan di sepanjang jalan menuju lokasi tanam. Ia juga disambut ratusan relawan PUMA (Puan Maharani) yang memakai kaos putih bergambar foto Puan.
“Puan presiden, Puan presiden,” teriak para relawan.
Puan dan rombongan kemudian menanam pohon mangga bersama warga setempat. Kecamatan Muara merupakan daerah penghasil mangga.
Selesai menanam, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu berdialog bersama masyarakat yang didampingi Bupati Tapanuli Selatan, Nikson Nababan.
“Saya ajak anggota-anggota DPR ini untuk memikirkan Tapanuli Utara dan Sumatera Utara karena saya melihat Taput kok begini-begini saja. Makanya saya ajak anggota DPR untuk sama-sama memikirkan pembangunan di sini,” kata Puan.
Puan lalu pergi ke Danau Toba yang berada di wilayah Kecamatan Muara untuk melakukan penaburan bibit ikan yang tempatnya dekat Pelabuhan Muara. Sepanjang perjalanan dari lokasi penanaman pohon hingga penaburan bibit ikan, Puan disambut meriah warga yang berjejer rapi di pinggir jalan.
Selain menabur bibit ikan, mantan Menko PMK itu pun berdialog dengan sejumlah pembubidaya ikan. Puan juga banyak memenuhi permintaan warga dan pedagang ikan dari pelabuhan untuk foto bersama.
Dalam kunjungannya Puan juga mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan. Puan bersama warga setempat kemudian menanam cabai bersama. Kali ini, ia didampingi oleh Ketua Komisi V DPR Lasarus dan Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti melakukan penanaman cabai di Desa Pearung Silali, Kecamatan Paranginan Utara.
Ia pun disambut oleh acara adat, termasuk tarion Tortor dan pengalungan ulos. Sekitar 5.000 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Humbang Hasunduta hadir menyambut Puan.
Dalam kegiatan ini, Puan bersama warga menanam 2 ton bibit cabai. Usai menanam cabai, Puan lalu berdialog dengan warga dari berbagai profesi.
Mulai dari kepala desa, budayawan, kelompok tani, bidan, aparatur sipil negara (ASN), hingga guru. Ada juga sejumlah lansia atau opung-opung yang ikut hadir berdialog dengan Puan.
“Saya datang ke sini untuk mendengar aspirasi warga Humbang Hasunduta,” kata Puan.
Puan kemudian memanggil sejumlah warga bergantian naik ke atas panggung. Salah satu opung bernama Menti Boru Siregar yang sehari-harinya bekerja sebagai petani sayur mengeluhkan soal pupuk subsidi.
“Kami sudah lansia, minta pembagian susu untuk kesehatan dan obat rematik,” tambah Menti.
Kepada Menti, Puan berjanji akan mendorong Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan pupuk bersubsidi yang selama ini dikeluhkan para petani.
“Nanti saya kasih susu, pupuk juga saya beresin,” kata Puan.
Beberapa warga ada yang meminta agar Puan membantu mereka mendapatkan jalan yang bagus. Puan pun menyatakan siap menyalurkan aspirasi warga dan berpesan agar masyarakat setempat terus menjaga kerukunan.
“Tolong dijaga kerukunan di Humbang Hasundutan. Bagi Indonesia, keragaman adalah sumber kekuatan, bukan sumber perpecahan,” ucap mantan Menko PMK itu.
“Ingat selalu untuk bergotongroyong dalam menghadapi berbagai persoalan ataupun untuk mencapai sebuah tujuan untuk kepentingan bersama,” sambung Puan. (***)













