
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Peningkatan klaster keluarga di DKI Jakarta disebut mengalami peningkatan dari minggu ke minggu. Hal ini diungkapkan oleh dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sampai saat ini terdapat sebanyak 612 klaster keluarga terinfeksi Covid-19.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, 1.643 kasus aktif Covid-19 dari klaster keluarga teridentifikasi pasca libur natal dan tahun baru, yakni 3-31 Januari 2021.
Dwi pun menjelaskan, ribuan kasus aktif Covid-19 dari klaster keluarga tersebut berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, dan juga Banten.
“Klaster keluarga terus meningkat dari minggu ke minggu. Sebanyak 612 klaster keluarga dengan 1.643 kasus positif,” ucap Dwi yang dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (8/2/2021).
“Penularan di keluarga dan komunitas mendominasi, karena persentase warga keluar rumah menurun menjadi 52%, kendati demikian kasus tetap tinggi,” tambahnya.
Adapun jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta hingga Minggu (7/2/2021) turun sebanyak 175 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 23.869 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai saat ini sebanyak 293.825 kasus.
“Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 265.369 dengan tingkat kesembuhan 90,3%, dan total 4.587 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%,” tandas Dwi. (*)













