• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Pelajar se Kabupaten Paniai Turun Jalan

Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Pelajar se Kabupaten Paniai Turun Jalan

Februari 25, 2025
Pansus Ranperda Kampung Tua DPRD Batam Gelar Rapat Perdana Bersama Pemko

Pansus Ranperda Kampung Tua DPRD Batam Gelar Rapat Perdana Bersama Pemko

September 17, 2026
Soal Konflik Bersenjata di Papua Barat Daya, DPD RI Dorong Lima Poin Krusial

Soal Konflik Bersenjata di Papua Barat Daya, DPD RI Dorong Lima Poin Krusial

September 17, 2026
ADVERTISEMENT
DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

DPR Teluk Bintuni Apresiasi ‘Perjuangan’ Penyaluran DBH Tepat Waktu

September 16, 2026
Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

September 16, 2026
Ditreskrimsus Polda Metro Ungkap Impor 49,85 Ton Kacang Tanah Ilegal

Ditreskrimsus Polda Metro Ungkap Impor 49,85 Ton Kacang Tanah Ilegal

September 16, 2026
Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya Dilaporkan ke Mabes Polri

Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya Dilaporkan ke Mabes Polri

September 16, 2026
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas di Bekasi Timur

Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas di Bekasi Timur

September 16, 2026
KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Atasi Banjir Bekasi

KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar untuk Atasi Banjir Bekasi

September 16, 2026
Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

September 16, 2026
Pemko Bekasi Peringati Haornas 2026, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

Pemko Bekasi Peringati Haornas 2026, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

September 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, September 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Pelajar se Kabupaten Paniai Turun Jalan

[Daerah - Gegara Dinilai Tak Mendidik & Tidak Dibutuhkan Warga, Program Pemerintahan Prabowo Bidang MBG Ditolak di Bumi Papua]

Februari 25, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
171
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Tampak Pelajar depan Kantor Bupati di kampung Madi, distrik Paniai Timur, kabupaten Paniai, provinsi Papua Tengah//istimewa

PANIAI, SATUKANINDONESIA.Com – Pelajar yang tergabung dalam Aliansi Pelajar se kabupaten Paniai menggelar aksi damai menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Masa aksi melakukan Longmarch sejauh 4 kilometer, yakni dikulai Dimulai dari lapangan Karel Gobai menuju ke Kantor Bupati di kampung Madi, distrik Paniai Timur, kabupaten Paniai, provinsi Papua Tengah, Senin (24/02/2025).

Alpius Tebai, sebagai koordinator lapangan Aliansi Pelajar mengatakan, tujuan diselenggarakan aksi itu untuk menolak program nasional MBG.

Tebai mengatakan, yang dibutuhkan pelajar di kabupaten Paniai adalah pendidikan gratis. Bukan makanan gratis.

“Makanan bergizi itu selalu disiapkan oleh orang tua kami. Mereka menyiapkan kami makan sehari tiga kali. Soal makanan kami tidak susah. Karena alam juga ikut menyediakan segalanya. Yang kami susah adalah biaya pendidikan. Kami meminta pendidikan harus digratiskan,”katanya.

Dikatakannya, siswa dan siswi se kabupaten Paniai meminta kepada Pemerintah kabupaten (Pemkab) Paniai dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, agar melanjutkan pernyataan sikapnya ke pemerintah pusat.

“Penolakan ini dilakukan agar ke depan tidak ada program makanan bergizi gratis itu lagi. Melainkan pendidikan digratiskan, sarana prasarana dilengkapi,”katanya.

Koordinator lapangan umum Apornalis Domai Yogi, menyampaikan program makanan bergizi yang dijalankan tidak sesuai dengan harapan siswa dan dinilai tidak efektif.

“Kami ingin pemerintah lebih fokus pada pendidikan gratis daripada memberikan makanan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan kami,”katanya.

KET. FOTO : Tampak Siswa siswi SD disalah satu sekolah di kabupaten Paniai saat memegang Pamflet//istimewa

Yogi mengakui di sisi lain, beberapa guru dan orang tua menyayangkan aksi ini. Mereka beralasan program itu bertujuan untuk meningkatkan gizi serta kesehatan dan kualitas belajar siswa.

“Meskipun kami diberi penjelasan terkait makan siang gratis, Namun, mereka juga memahami bahwa akses pendidikan gratis merupakan harapan banyak keluarga di Paniai, selama ini aspirasi itu tidak pernah tersampaikan sehingga kami sampaikan hari ini,”katanya.

Yogi mengklaim, sumber dari makanan bergizi gratis yang diberikan kepada siswa sekolah di Paniai, seperti daging dan beras, berasal dari luar Paniai. Menurutnya hal itu berisiko. Daging yang disuguhkan bisa terkontaminasi jika tidak dijaga higienitasnya.

“Kami butuh makanan yang benar-benar bergizi, bukan sekadar gratis karena beberapa fakta makan siang gratis tidak sehat dikonsumsi, banyak kasus di Indonesia menyebabkan pingsan sakit perut dan lain lain ,”katanya.

Sementara Kepala Sekolah Dasar (SD) Yegeka Enarotali Paniai Nurdiyanto mengatakan, pada hari ini, beberapa guru di Sekolah Dasar (SD) Yegeka Enarotali ikut mengawal aspirasi dari Aliansi Siswa dan Pelajar (ASP) Paniai yang melakukan aksi demo damai ‘Menolak Makanan Bergizi Gratis, Menuntut Pendidikan Gratis’.

‘Kami sangat memahami pergumulan hati para orang tua murid, khususnya orang tua anak-anak asli Papua, terhadap program makan gratis ini. Kami memilih untuk memahami dan menghargai kegelisahan orang tua dan anak-anak siswa. Sehingga kami juga bertanggungjawab memastikan anak-anak yang ikut kegiatan itu berjalan aman ,”katanya.

Nurdiyanto mengatakan, anak-anak kami yang ikut aksi ini baru duduk di bangku SD kelas V dan VI.

“Kami, para guru, mengambil kebijakan hanya anak-anak anak di bangku kelas V dan VI yang boleh hadir dan ikuti undangan aksi dari aliansi. Oleh karena itu hari kami, khususnya para guru lelaki SD Yegeka Enarotali Paniai, hadir sambil sekadar membawakan minum dan permen untuk anak anak didik kami,”katanya.

Nurdiyanto mengemukakan, dirinya sebetulnya sedih karena pihaknya melihat sedikit guru-guru ada ditengah-tengah para siswa. Padahal banyak guru-guru yang sudah mendapatkan pekerjaan tetap, baik sebagai pegawai maupun kontrak di Paniai.

“Kehadiran guru menurut kami penting karena tugas kita adalah menemani dan melayani pergumulan anak didik kita. Pekerjaan guru adalah pekerjaan pelayanan dengan hati dan nurani. Apa yang menjadi keresahan anak didik wajib kita dengarkan dan coba pahami. Tetapi kami tetap bersyukur, Terima Kasih Tuhan, aksi damai berlangsung dengan baik. Anak-anak sudah ungkapkan isi hatinya,”katanya.

Aksi itu dijaga ketat aparat kepolisian Resor Paniai. Aspirasi peserta aksi diterima langsung oleh Asisten I Soleman Boma, Anggota DPRD kabupaten Paniai, Kapolres Paniai.

Asisten I kabupaten Paniai Soleman Boma menerima aspirasi dari Aliansi Pelajar Se kabupaten Paniai. Dia mengatakan, aspirasi akan dilanjutkan kepada bupati terpilih.

“Aspirasi yang disampaikan oleh para pelajar ini akan disampaikan di Bupati dan DPRD Paniai, dibahas lebih lanjut terkait aspirasi dari pelajar sekabupaten Paniai,”pungkasnya. [*/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Aliansi PelajarAlpius TebaiMakan Bergizi Gratis (MBG)menolak program nasional MBGPapua Tolak MBGPelajarPelajar Papua Tolak MBG
ShareTweetSend

Related Posts

Wali Kota Bekasi Serahkan Simbolis Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan

Wali Kota Bekasi Serahkan Simbolis Penganugerahan Pramuka Garuda kepada 277 Siswa di Tiga Kecamatan

September 3, 2026
Dukung MBG, HKTI Kepri: Produk Petani Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Bergizi

Dukung MBG, HKTI Kepri: Produk Petani Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Bergizi

Agustus 14, 2026
DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

Juli 20, 2026

Aliansi SPPG Blitar Raya Soroti Manfaat MBG, Dinilai Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Lokal

Juni 28, 2026

Wakil Ketua DPR Pastikan Semua Masukan dari Mahasiswa akan Ditindaklanjuti

Juni 20, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?