• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Joe Biden Kucurkan Bantuan Senilai $800 Juta untuk Ukraina

Joe Biden Kucurkan Bantuan Senilai $800 Juta untuk Ukraina

Maret 17, 2022
Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Presiden Prabowo Ultimatum Pejabat: Rugikan Rakyat atau Korupsi, Saya Sikat!

Juli 20, 2026
DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

DPR Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Utamakan Solusi, Jangan Perbesar Konflik

Juli 20, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri HAM Bantah Ajak Masyarakat Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes

Menteri HAM Bantah Ajak Masyarakat Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes

Juli 20, 2026
Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

Juli 20, 2026
Mukhtarudin: Terus Terang, Saya Sudah Gregetan Sama Kasus TPPO

Mukhtarudin: Terus Terang, Saya Sudah Gregetan Sama Kasus TPPO

Juli 20, 2026
Final Piala Dunia 2026 Rekor Baru: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Final Piala Dunia 2026 Rekor Baru: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Juli 20, 2026
Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Senin, 20 Juli 2026 Diguyur Hujan Ringan

Prediksi BMKG Cuaca Jakarta Senin, 20 Juli 2026 Diguyur Hujan Ringan

Juli 20, 2026
LPS Pastikan Seluruh Persiapan Program Penjaminan Polis untuk Lindungi Nasabah

LPS Pastikan Seluruh Persiapan Program Penjaminan Polis untuk Lindungi Nasabah

Juli 20, 2026
KADIN: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Putar Ekonomi Nasional Rp5,03 Triliun

KADIN: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Putar Ekonomi Nasional Rp5,03 Triliun

Juli 20, 2026
Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat : Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Juli 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Joe Biden Kucurkan Bantuan Senilai $800 Juta untuk Ukraina

[Internasional]

Maret 17, 2022
in Internasional
0
0
SHARES
90
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

ADVERTISEMENT
Presiden AS Joe Biden menandatangani rancangan undang-undang untuk memberikan bantuan tambahan bagi Ukraina dalam sebuah acara di Gedung Putih, Washington, pada 16 Maret 2022. (Foto: AP/PHOTO)

Washington, SatukanIndonesia.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pada Rabu (16/3), menjawab permintaan bantuan Ukraina dengan paket bantuan bernilai $800 juta, yang mencakup berbagai senjata dan perlengkapan pertahanan.

Namun hal ini tidak mencakup penetapan zona larangan terbang yang diinginkan Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk menangkis serangan udara Rusia.

“Bantuan ini menjadikan total bantuan keamanan baru Amerika ke Ukraina menjadi $1 miliar, hanya pada minggu ini saja,” ujar Biden, dilansir dari AP, Kamis, (17/3/2022).

Baca Juga: NATO Janji Akan Bantu Lebih Banyak Untuk Ukraina

Ia menambahkan, “paket baru ini akan memberi bantuan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Ukraina. Hal ini mencakup 800 sistem antipesawat untuk memastikan agar militer Ukraina dapat menghentikan serangan pesawat dan helikopter terhadap rakyat mereka dan sekaligus mempertahankan wilayah udara Ukraina.”

Selain 800 sistem antipesawat Stinger yang disebut oleh Biden, paket tersebut juga mencakup 2.000 Javelin rudal antitank portabel, 1.000 piranti antisenjata ringan, 6.000 sistem antisenjata AT4, ratusan peluncur granat, senapan dan senapan mesin, ribuan senjata berukuran kecil dan besar, lebih dari 20 juta butir amunisi dan puluhan ribu set pelindung tubuh dan helm.

Pidato di Kongres AS, Zelenskyy Bangkitkan Kenangan Pahit di AS

Paket bantuan Amerika yang baru itu diberikan setelah permohonan berapi-api yang disampaikan Zelenskyy di hadapan Kongres Amerika pada Rabu (16/3) pagi, memohon agar Amerika berbuat lebih banyak untuk melindungi negaranya di tengah serangan pasukan Rusia yang sudah berlangsung selama tiga minggu.

Baca Juga: Dampak Invasi ke Ukraina, Turis Rusia di Indonesia Kesulitan Tarik Uang Tunai

Dalam pidatonya Zelenskyy membangkitkan beberapa trauma terburuk dalam sejarah Amerika untuk meminta Kongres dan pemerintahan Biden memberikan lebih banyak bantuan militer, serta memberlakukan zona larangan terbang di atas kota-kota Ukraina yang kini terkepung.

“Saat ini nasib negara kami sedang di ujung tanduk,” ujar Zelenskyy secara virtual di hadapan anggota Kongres, dalam pidato yang membangkitkan kenangan pedih atas serangan Jepang tahun 1941 di Pearl Harbor, yang mendorong Amerika memasuki Perang Dunia Kedua; serta serangan teror 11 September 2001 yang membuat Amerika melancarkan perang global melawan teror selama dua dekade.

Zelenskyy Tetap Memohon Penetapan Zona Larangan Terbang

Zelenskyy, 44, yang merupakan seorang aktor sebelum menjadi presiden, menyampaikan sebagian pidatonya dalam bahasa Inggris itu. Dalam pidatonya, ia juga menyentuh hal dari sejarah Amerika yang lebih menginspirasi, termasuk kata-kata pemimpin hak-hak sipil terkemuka Martin Luther King Jr.

Baca Juga: Joe Biden Umumkan Larangan Impor Minyak dan Gas Rusia

“Saya harus melindungi langit Ukraina,” ujar Zelenskyy. “Saya membutuhkan keputusan, bantuan, yang memiliki arti yang sama, perasaan yang sama, ketika mendengar kata ‘I have a dream,’” ujarnya merujuk pada kalimat popular yang disampaikan oleh Luther King Jr.

Ia menggarisbawahi kembali permohonannya untuk penetapan zona larangan terbang, permintaan yang menurut Gedung Putih akan menempatkan Amerika dalam konfrontasi langsung dengan Rusia. Sebaliknya Amerika mendorong apa yang dikatakan para pejabat sebagai sanksi keras dan efektif terhadap Rusia, terutama pada para elite kaya yang mengelilingi Putin.

Pejabat Keuangan Langsungkan Pertemuan

Sementara itu, Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen dan Jaksa Agung Merrick Garland, pada Rabu (16/3), melangsungkan pertemuan virtual dengan pejabat-pejabat dari Australia, Kanada, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, Inggris dan Komisi Eropa untuk meluncurkan “Satuan Tugas Multilateral terhadap Oligarki, Proksi dan Elite Rusia.”

Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya tidak terpengaruh dengan hal itu, dan pada hari yang sama mengatakan kepada media Rusia bahwa ia akan melanjutkan apa yang disebutnya sebagai “operasi khusus” di Ukraina.

Baca Juga: Rusia Ingatkan Negara Tetangga agar Tak Tampung Pesawat Ukraina

“Barat berusaha meyakinkan warganya bahwa kesulitan yang mereka hadapai adalah akibat dari tindakan Rusia, tetapi ini bohong,” ujar Putin sebagaimana dilaporkan media Rusia.

Dalam pertemuan tingkat menteri di Brussels, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg sepakat bahwa aliansi itu harus terus menyediakan dukungan signifikan pada Ukraina, termasuk pasokan militer, bantuan keuangan dan kemanusiaan. Tetapi ia juga menyerukan pada Rusia untuk berhenti menyerang Ukraina.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Amerika Llyod Austin menyoroti dukungan bagi kemampuan Ukraina untuk mempertahankan diri serta komitmen Amerika membantu sekutu NATO yang diserang.

“Saya pikir kehadiran kami di sini mengirim sinyal pada dunia bahwa kami tetap bersatu mendukung Ukraina, dan kami mengutuk invasi Rusia yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan ke Ukraina,” ujar Austin.

Ukraina Ingin Jadi Anggota NATO, Rusia Keberatan

Rusia telah menyampaikan keberatan dengan kehadiran NATO di dekat perbatasannya dan mencari jaminan bahwa Ukraina tidak akan pernah bergabung dengan NATO.

NATO menegaskan bahwa negara-negara bebas untuk membuat keputusan sendiri tentang hubungan keamanan yang diperlukan.

Meskipun Ukraina bukan bagian dari NATO, tujuh negara NATO berbagi perbatasan dengan Rusia, Ukraina, dan Belarus, yang merupakan sekutu Rusia, dan kedekatan itu telah menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas.

Stoltenberg, pada Rabu (16/3), mengatakan terdapat 100.000 tentara Amerika di Eropa dan 40.000 lainnya di bawah komando langsung NATO, serta ratusan ribu lainnya yang berada dalam siaga tinggi di negara-negara NATO.

Biden akan bergabung dengan para pemimpin NATO lainnya di Brussels minggu depan untuk mengikuti pertemuan puncak pada 24 Maret, menandai satu bulan sejak Rusia memulai invasi ke Ukraina setelah selama berbulan-bulan menyangkal berencana melakukan tindakan itu. (nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Source: AP, Voa Indonesia
Via: SatukanIndonesia.com
Tags: Amerika SerikatJoe BidenRusiaRussiaUkrainaUkraineunited states
ShareTweetSend

Related Posts

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pelestarian Warisan Budaya dan Pengelolaan Museum

Juni 17, 2026
Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

Diplomasi  Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia

April 16, 2026
Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?