• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Wakil Ketua DPD Minta Pemerintah Gandeng Eks Menkes Siti Fadilah Tangani Covid-19

Wakil Ketua DPD Minta Pemerintah Gandeng Eks Menkes Siti Fadilah Tangani Covid-19

Juli 23, 2021
Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Filep Wamafma Kembali Nakodahi Komite III DPD Republik Indonesia

Agustus 19, 2026
Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Senator Australia asal Aborigin Mengkritik Keras Kekerasan di Papua Barat

Agustus 19, 2026
ADVERTISEMENT
‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

‎Yayasan Yonkenedia Bantah Serobot Lahan Isenabasa, Dokumen BP Batam Catat Alokasi Dicabut Sebelum Permohonan Baru

Agustus 19, 2026
Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Agustus 19, 2026
 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

 Kemkomdigi dan DPR Sepakat Aturan Final Ojek Online Untuk Perlindungan Pengemudi

Agustus 19, 2026
Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Golkar Kekuatan Politik Utama di Manokwari Papua Barat

Agustus 19, 2026
Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

Agustus 19, 2026
Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Gagal Bawa Nama Kepri ke Panggung Pesparawi, 27 PSW Kepri Kini Menuntut Kepastian Hukum

Agustus 19, 2026
‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG  ‎

‎Ketua REL-MBG Kepri Diundang ke Istana, Isye Lombogia Tegaskan Kepri Siap Kawal MBG ‎

Agustus 19, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Wakil Ketua DPD Minta Pemerintah Gandeng Eks Menkes Siti Fadilah Tangani Covid-19

[Nasional]

Juli 23, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
71
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Langkah Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin.

Tetapi, menurutnya pemerintah membutuhkan lebih banyak dukungan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurutnya, pemerintah harus melibatkan pihak lain yang berkompeten untuk menentukan langkah serta skema kebijakan yang akan diambil dalam jangka panjang. Salah satunya mantan Menteri Kesehatan di era SBY, dr. Siti Fadilah Supari.

“Kita apresiasi langkah pemerintah dalam menerapkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Menko Luhut B. Panjaitan bersama Menko Airlangga Hartarto yang berakhir Selasa (20/7) dan kemudian dilanjutkan hingga tanggal 25 nanti. Ini merupakan langkah tepat dalam menurunkan penularan COVID-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit yang telah over kapasitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Komisi IX Apresiasi Keputusan Presiden Pemberlakuan PPKM Hingga 25 Juli 2021

Diketahui, per Senin (19/7/2021) jumlah kasus pasien terinfeksi yang meninggal dunia telah mencapai angka 74,920 orang dari total kasus sebanyak 2,91 juta.

Sultan menyatakan situasi tersebut memburuk karena adanya varian delta dari mutasi COVID-19 yang mana infeksi dapat menyebar hanya dalam waktu 15 detik melalui airborne.

Menurutnya, tak hanya di Indonesia, situasi terjadi di berbagai negara, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Australia, India, dan Inggris.

“Kita tidak pernah tahu kapan pandemi ini berakhir. Maka kita butuh kesiapan dalam menghadapi bagaimana pun situasinya ke depan, baik dalam penanganan maupun pencegahan terhadap setiap kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Dan harus melibatkan orang-orang khusus yang memiliki rekam jejak dalam menghadapi pandemi,” ujarnya.

Menurutnya, mantan Menteri Kesehatan di era SBY, dr. Siti Fadilah Supari adalah salah satu orang yang tepat untuk dilibatkan dalam memberikan wawasan, pertimbangan, bahkan strategi kebijakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang menghadapi pandemi COVID-19.

Baca Juga: Bukan Prestasi! Kematian Akibat Covid-19 Indonesia Peringkat Teratas di Dunia

“Saya meminta kepada Bapak Presiden RI untuk memanggil Ibu Siti Fadilah Supari ke istana dan sekaligus pemerintah untuk dapat memberikan ruang keterlibatan secara formal (kewenangan khusus) dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia,” tandasnya.

Sebab menurut Senator muda asal Bengkulu tersebut, dalam menghadapi pandemi, diperlukan sosok yang memiliki pengalaman secara nyata.

“Kita semua tahu presiden dan seluruh jajaran sudah berusaha maksimal melakukan yang terbaik untuk rakyat dalam menghadapi pandemi ini. Tapi situasi sekarang memang darurat dan ibarat sebuah perang, menurut saya, presiden perlu banyak masukan, nasihat, dan pertimbangan sebagai penguatan keyakinan dalam mengambil setiap keputusan,” ungkapnya.

“Presiden perlu kekuatan penuh dalam berperang melawan pandemi COVID-19. Ini saat yang tepat presiden melibatkan sebanyak mungkin orang orang yang berkompeten dalam bidangnya. Bukan hanya dr Siti Fadila Supari, tapi sosok seperti dokter Terawan (mantan Menteri Kesehatan) dan tentu masih banyak ahli berpengalaman lain,” kata dia.

Sebagai informasi, selain pernah menjabat sebagai Menteri dan staf pengajar kardiologi Universitas Indonesia, siti merupakan ahli jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita selama dua puluh lima tahun.

Baca Juga: Masih Belum Ada Izin Edar Tapi Ivermectin Dapat Untuk Covid-19, Ini Penjelasan BPOM

Pada tahun 2007, Siti menulis buku berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung konspirasi Amerika Serikat dan organisasi WHO dalam mengembangkan senjata biologis dengan menggunakan virus flu burung. Buku ini menuai protes dari petinggi WHO dan Amerika Serikat.

Pada 1987, Siti menerima The Best Investigator Award Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Best Young Investigator Award dalam Kongres Kardiologi di Manila, Filipina (1988).

Dia juga menerima The Best Investigator Award Konferensi Ilmiah tentang Omega 3 di Texas Amerika Serikat (1994) dan Anthony Mason Award dari Universitas South Wales (1997). Selain itu, Siti menerima beberapa penghargaan dari Amerika dan Australia.

“Kebijakan ke depan tidak boleh bersifat trial dan error. Ketika hadir masalah, kita kalang kabut dalam menghadapinya. Jadi segera harus dirumuskan dengan pendekatan yang berasal dari kacamata ilmu pengetahuan dengan melibatkan orang yang berpengalaman secara komprehensif dalam dunia epidemiologi. Dan beliau memiliki semuanya untuk berperan besar membantu pemerintah menanggulangi COVID-19,” ujar Sultan.

“Ibu Siti adalah aset bangsa ini, apalagi dalam menghadapi pandemi. Beliau adalah seorang ilmuwan dan kaya pengalaman di birokrasi sebagai menteri di pemerintahan. Selain itu, beliau telah menerbitkan 150 karya ilmiah yang di-publish. dalam jurnal nasional maupun internasional,” tutur Sultan yang juga mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini.

Dia juga menyebutkan bahwa Siti memiliki peran dalam mengatasi dua pandemi flu sebelumnya di Indonesia. Ia menginginkan kebijakan ke depan dapat menyeimbangkan tantangan, di mana satu sisi tetap mengedepankan upaya ketahanan ekonomi nasional tetap berjalan, tapi tanpa meninggalkan penyediaan public health services di tengah wabah.

“Dan saya, presiden pemerintah dapat mewujudkannya dengan melibatkan sosok-sosok berpengalaman seperti dr. Siti Fadilah Supari dan yang lain,” tutup Sultan. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Libatkan Eks Menkespandemi covid-19Siti FadilahSultan B NajamudinTangani Covid-19Waki Ketua DPD RI
ShareTweetSend

Related Posts

MK Putuskan Pemilu Nasional – Daerah Dipisah, Ketua DPD Minta Penyelenggara Perhatikan Perubahan Data Pemilih

MK Putuskan Pemilu Nasional – Daerah Dipisah, Ketua DPD Minta Penyelenggara Perhatikan Perubahan Data Pemilih

Juni 28, 2025
Kuda Hitam, Komjend Pol. (Purn) Dharma Pongrekun – Kun Wardhana Penuhi Syarat Cagub/Cawagub DK Jakarta

Kuda Hitam, Komjend Pol. (Purn) Dharma Pongrekun – Kun Wardhana Penuhi Syarat Cagub/Cawagub DK Jakarta

Agustus 30, 2024
PDIP dan Nasdem akan Bertemu Besok, Bahas Konsilidasi Pilpres 2024

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Puan Minta Pemerintah Beri Penjelasan

Mei 5, 2023

DPD Sultan Ingin Pasal Terkait UU Perkebunan dalam RUU Cipta Kerja Dievaluasi

Mei 3, 2022

Menyongsong Ketahanan Kesehatan Nasional Yang Tangguh Melalui Herbal

Maret 7, 2022
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?