• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Tanah Papua Masih Tersendat

Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Tanah Papua Masih Tersendat

Maret 19, 2025
Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Menteri PPPA Kawal Pemulihan Psikologi Santriwati Korban Pelecehan Seksual di Pati

Mei 11, 2026
Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Anggota Komisi II DPR Dukung Pemda Prioritas RTH dan Jalur Pedestrian untuk Wujudkan Kota Ramah Pejalan Kaki

Mei 11, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri ATR/BPN: Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Menteri ATR/BPN: Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Hak Tanah Ulayat Masyarakat Adat

Mei 11, 2026
Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Wamendagri Akhmad Wiyagus Sebut Kendari Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Mei 11, 2026
Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Mei 11, 2026
Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Legislator Dorong PP Manajemen ASN Segera Disahkan

Mei 11, 2026
Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Kementerian HAM Sebut Kebebasan Pers Bagian dari Hak Asasi Manusia

Mei 11, 2026
Anggota DPRD DKI Nilai Persoalan Parkir Jakarta Sudah Masuk Tahap Darurat Tata Kelola

Anggota DPRD DKI Nilai Persoalan Parkir Jakarta Sudah Masuk Tahap Darurat Tata Kelola

Mei 11, 2026
Ketua DPRD Terima Audiensi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam

Ketua DPRD Terima Audiensi 20 Finalis Duta Wisata Kota Batam

Mei 10, 2026
World Press Freedom Day 2026, Kemkomdigi Ajak Insan Pers Perkuat Ruang Informasi Sehat

World Press Freedom Day 2026, Kemkomdigi Ajak Insan Pers Perkuat Ruang Informasi Sehat

Mei 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Tanah Papua Masih Tersendat

Maret 19, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
132
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Progres pengakuan terhadap wilayah Adat masih berjalan lamban, di Tanah Papua. Hanya sekitar delapan persen wilayah Adat yang telah diregistrasi, diakui pemerintah.

Demikian hal ini diungkapkan Kepala Kantor Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Tanah Papua, Zoel Hasbullah melalui siaran pers yang dikutip media ini, Selasa (18/03/2025).

Ia mengatakan, terdapat 291 wilayah adat telah teregistrasi di Tanah Papua. Total luas wilayahnya mencapai 13,8 juta hektare, yang tersebar di 20 kabupaten dan kota di lima provinsi. Namun, pemerintah daerah baru mengakui 30 wilayah adat dengan total luas sekitar 1 juta hektare.

“Kompleksitas penyelenggaraan yang bersyarat dan berliku serta minimnya alokasi dana, menjadi faktor utama lambannya proses pengakuan ini. Tanpa komitmen pemerintah, masyarakat Adat terus menghadapi ketidakpastian hukum atas wilayah yang mereka kelola secara turun-temurun,,”kata Zoel.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepemilikan lahan pada wilayah adat. Selain itu, mengancam keanekaragaman hayati, dan ruang hidup masyarakat adat akibat penguasaan sepihak oleh investor.

“Progres penetapan hutan adat juga masih jauh dari harapan. Kementerian Kehutanan baru menetapkan sekitar 0,32 persen atau 39.912 hektare hutan adat di Tanah Papua,”ujar Zoel.

Dia menyatakan, luas penetapan hutan adat tersebut belum ada peningkatan dari tahun sebelumnya padahal terdapat 12,4 juta hektare potensi hutan adat di Tanah Papua. Kesenjangan itu mencerminkan besarnya pekerjaan rumah bagi pemerintah, dalam mengemban amanat konstitusi tentang pengakuan dan perlindungan terhadap hak masyarakat adat.

“Pengakuan ini bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan soal keadilan, perlindungan hak, dan keberlanjutan ekosistem yang masyarakat jaga selama berabad-abad. Untuk itu, pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih sistematis untuk mempercepat pengakuan terhadap wilayah adat dan hutan adat,”kata Zoel.

Secara nasional, BRWA telah meregistrasi 1.499 wilayah adat dengan total luas sekitar 30,1 juta hektare di 32 provinsi di Indonesia. Namun, baru sekitar 4,85 juta wilayah adat diakui pemerintah melalui peraturan daerah setempat. Sementara itu, Kementerian Kehutanan baru menetapkan sekitar 265 ribu hektare hutan adat dari 23,2 juta hektare potensi hutan adat di Indonesia.

“Banyak sekali hak masyarakat adat, termasuk di Tanah Papua belum mendapat pengakuan dari pemerintah. Kami sadar Tanah Papua ini luas sehingga butuh dukungan semua pihak untuk memperjuangkan pengakuan wilayah Adat dari pemerintah,”pungkas Abner Mansai dari Forum Kerja Sama Lembaga Swadaya Mayarakat (Foker LSM) Papua. [GRW

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Kepala Kantor Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA)Pengakuan Tanah Adat TersendatPengakuan Wilayah Adattanah PapuaWilayah AdatWilayah Adat Tanah PapuaZoel Hasbullah
ShareTweetSend

Related Posts

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

Papua Krisis Kemanusiaan, Dewan Gereja : Penting Mencari Solusi Damai 

April 22, 2026
DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026
RSUD Manokwari Didorong sebagai Sentral Pelayanan Kesehatan di Papua Barat

RSUD Manokwari Didorong sebagai Sentral Pelayanan Kesehatan di Papua Barat

Maret 24, 2026

Kembali Nahkodai WAHLI Papua, Gerakan Lingkungan Siap Diperluas

Maret 11, 2026

Dikepung Oligarki, Ruang Hidup Masyarakat Adat Papua Terancam

Februari 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?